Facebook Pixel Code 10 Menu Kreasi PMT Posyandu yang Bisa Dibuat di Rumah

10 Menu Kreasi PMT Posyandu yang Bisa Dibuat di Rumah

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 12 Juli 2023

Diperbarui: 23 Juni 2025

1 Tahun
Nutrisi
Cover Image of 10 Menu Kreasi PMT Posyandu yang Bisa Dibuat di Rumah

Ketika sering membawa si Kecil periksa tumbuh kembang ke posyandu, Bunda mungkin tidak asing dengan PMT. Kabar baiknya, ada berbagai menu kreasi PMT Posyandu yang bisa dibuat sendiri di rumah untuk disantap si Kecil, lho!

PMT untuk Apa? 

PMT, atau Pemberian Makanan Tambahan, merupakan program pemberian makanan berbahan dasar lokal, bukan makanan olahan pabrikan. 

Tujuan utama PMT yang diberikan di posyandu adalah membantu memperbaiki status gizi balita, khususnya bagi yang mengalami kekurangan gizi, dengan memenuhi kebutuhan nutrisi harian agar berat badan anak sesuai dengan usianya.

Sebagai catatan, petugas posyandu juga akan memberikan PMT pada ibu hamil dengan kondisi KEK (Kurang Energi Kronis) supaya bisa melahirkan bayi dengan berat badan normal dan tidak berpotensi melahirkan anak dengan keadaan stunting.

Untuk dukung tumbuh kembang si Kecil, Bunda juga bisa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. 

Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

DHA Dalam Minyak Ikan

Contoh Menu PMT Posyandu

Nah, bagi Bunda yang ingin coba membuat menu kreasi PMT posyandu sendiri, berikut inspirasi resep yang bisa dimasak di rumah sepulang dari posyandu. Menu-menu ini lezat, sehat, bergizi, dengan bahan yang mudah didapat dan cara membuat yang praktis!

1. Tim Ikan Menado

Menu kreasi PMT Posyandu satu ini mengandung energi sebesar 234,3 kkal, protein 10,7 gram, dan lemak 8,5 gram. Jenis makanan ini cocok untuk anak usia 1 hingga 2 tahun, Bun. 

Bahan yang dibutuhkan: 

  • 60 gram jagung muda yang sudah ditumbuk.
  • 60 gram labu kuning (potong dadu).
  • 30 gram ikan segar (cincang). 
  • 1 sendok makan telur ayam (sudah dikocok). 
  • 15 gram daun kangkung (iris tipis). 
  • 10 gram tomat (buang kulitnya).
  • 50 gram pisang ambon (potong bulat-bulat tipis). 
  • 5 sendok teh minyak kelapa. 
  • 100 cc (⅓ gelas belimbing) kaldu ayam.

Cara membuatnya: 

  1. Masukkan jagung muda, labu kuning, ikan segar, dan telur ayam pada satu mangkuk tim. 
  2. Tambahkan air kaldu, kemudian tim hingga matang. 
  3. Selanjutnya, masukkan pisang ambon, daun kangkung, tomat, minyak kelapa. Tim hingga matang. 
  4. Tunggu hingga Tim Ikan Manado hangat, lalu masukkan ke mangkuk saji.

Baca Juga: 8 Nutrisi Bantu Dukung Periode Emas Anak Usia 1-3 Tahun

2. Soto Lamongan dengan Jeruk

Siapa sih yang tidak suka makanan berkuah dan segar? Semua pasti suka, termasuk anak-anak! 

Menu kreasi PMT posyandu resep Soto Lamongan ini dilengkapi dengan Jeruk yang mengandung energi sebesar 268,5 kkal, protein 10,5 gram, dan lemak 8,9 gram. 

Bahan yang dibutuhkan: 

  • 50 gram nasi putih. 
  • 25 gram daging ayam cincang. 
  • 10 gram mie soun (rebus hingga matang).
  • 1 buah wortel ukuran kecil (potong tipis memanjang, rebus).
  • 1 butir telur puyuh (rebus, belah menjadi 2 bagian). 
  • ½ sendok teh minyak goreng. 
  • 1 lembar daun salam. 
  • 1 lembar daun jeruk. 
  • 1 batang serai (geprek). 
  • ½ cm lengkuas (geprek). 
  • 1 buah jeruk (sekitar 50 gram).

Bahan bumbu yang dihaluskan: 

  • 1 buah kemiri. 
  • 1 siung bawang merah.
  • ½ cm jahe. 
  • ½ cm kunyit.
  • ¼ sendok teh jinten. 
  • ½ sendok teh ketumbar. 
  • 1500 ml air. 
  • Merica secukupnya. 
  • Garam secukupnya 

Bunda, ingat si Kecil belum boleh mengonsumsi terlalu banyak garam, ya. Sebab ginjalnya belum berkembang dengan sempurna. Maksimal berikan asupan garam sebanyak 2 gram untuk anak usia 1-3 tahun.

Cara membuatnya: 

  1. Rebus daging ayam hingga setengah matang lalu masukkan serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk. 
  2. Kemudian, panaskan wajan dan tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ke dalam rebusan ayam. 
  3. Setelah itu, tambahkan garam dan merica. 
  4. Tunggu hingga ayam matang dan empuk. Jangan lupa koreksi rasa. 
  5. Sementara itu, siapkan mangkuk makan dan isi dengan soun, irisan wortel rebus, dan telur rebus.
  6. Tuang kuah soto hangat ke dalam mangkuk. 
  7. Agar lebih sedap dan bernutrisi, Bunda dapat taburkan seledri, daun bawang, serta bawang goreng di atasnya. 
  8. Jika suka, Bunda dapat mengucurkan ¼ buah jeruk nipis untuk menambah rasa segar dan kandungan vitamin C. 
  9. Sajikan dengan nasi hangat dan 1 butir buah jeruk. 

3. Sup Ikan Air Tawar Labu Kuning

Menu kreasi PMT posyandu selanjutnya adalah sup Ikan Air Tawar Labu Kuning yang mengandung energi sebesar 230,1 kkal, protein 10,8 gram, dan lemak 9 gram. Menu ini cocok untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak usia 1-2 tahun. 

Bahan yang diperlukan: 

  • 70 gram kentang (potong dadu).
  • 50 gram labu kuning (potong dadu).
  • 25 gram ikan mujair (kukus lalu suwir). 
  • 1 butir telur puyuh (kocok).
  • 5 gram kacang merah.
  • 25 gram tomat (potong dadu).
  • 1 batang bawang daun.
  • 5 gram bawang goreng.
  • 5 ml minyak goreng.
  • 300 ml kaldu ayam.

Cara membuatnya: 

  1. Rebus kaldu ikan hingga mendidih lalu masukkan minyak, kentang, kacang merah, dan labu kuning. Masak hingga setengah matang. 
  2. Kemudian, masukkan suwiran ikan, tomat, daun bawang, bawang goreng, dan telur. Aduk perlahan hingga telur mengeras. 
  3. Angkat dan sup siap disajikan saat hangat. 

Baca Juga: Ingin Tumbuh Kembang si Kecil Optimal? Pastikan Kecukupan Zat Besinya!

4. Nasi Ayam Katsu Mandi Sayuran dan Buah Melon

Menu kreasi PMT posyandu ini sangat sesuai disajikan sebagai menu PMT untuk anak usia 2 hingga 5 tahun. Dalam satu porsi, terkandung sekitar 403,3 kalori, 12,0 gram protein, dan 17,7 gram lemak.

Bahan yang dibutuhkan untuk ayam katsu: 

  • 225 gram nasi putih.
  • 75 gram ayam fillet.
  • 10 sendok makan tepung terigu.
  • 10 gram tepung jagung.
  • 50 gram tepung roti.
  • ½ butir telur ayam.
  • Garam dan merica secukupnya.
  • Air secukupnya.

Bahan yang dibutuhkan untuk tumis sayuran: 

  • 30 gram wortel.
  • 30 gram buncis.
  • 30 gram jagung manis pipil.
  • 30 gram bawang bombay.
  • 30 gram bawang putih.
  • Garam dan gula secukupnya.

Cara membuat ayam katsu: 

  1. Potong tipis ayam fillet menjadi 3 bagian. 
  2. Kemudian, pipihkan daging ayam menggunakan ulekan. 
  3. Jika sudah, lumuri daging ayam dengan garam dan merica. Diamkan selama kurang lebih 15 menit. 
  4. Sementara itu, ambil wadah dan campurkan tepung terigu, tepung jagung, garam, merica, serta telur. Tuangkan sedikit air ke dalam adonan lalu aduk hingga tercampur rata. 
  5. Lumuri ayam dengan campuran tersebut, kemudian gulingkan ke dalam tepung roti hingga seluruh permukaannya terlapisi.
  6. Siapkan wajan cekung dan panaskan minyak. Goreng ayam katsu hingga warnanya kuning keemasan. Sisihkan. 

Cara membuat tumis sayuran: 

  1. Panaskan wajan lalu tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum. 
  2. Jika sudah, tambahkan sedikit air lalu masukkan wortel dan jagung. 
  3. Ketika sudah setengah matang, tambahkan buncis lalu garam dan gula secukupnya. Campur sampai rata. 
  4. Tunggu hingga semua sayuran matang merata sambil koreksi rasa. 

Untuk menyajikannya coba susun nasi dan ayam katsu di dalam piring saji kemudian siram dengan tumis sayuran. Sajikan dengan 4 potong buah melon sebagai pelengkap nutrisi.

5. Nasi Bakar Ikan Tongkol dan Pepaya

Anak bosan makan nasi putih yang begitu-begitu saja? Nasi bakar akan memberikan cita rasa baru pada si Kecil, Bun!

Selain memberikan cita rasa baru menu ini juga mampu memberikan energi sebesar 270,5 kkal, protein 10,6 gram, dan lemak 15,7 gram. 

Bahan yang diperlukan untuk nasi bakar: 

  • 330 gram nasi putih.
  • 90 gram ikan tongkol kukus.
  • 15 gram bayam.
  • 45 gram tahu putih (hancurkan).
  • 70 ml santan.
  • ½ cm jahe (geprek).
  • ½ cm lengkuas (digeprek)
  • 3 batang serai.
  • 3 lembar daun salam.
  • 1 ikat daun kemangi.
  • Minyak goreng secukupnya.
  • Garam dan gula secukupnya.
  • Daun pisang untuk membungkus nasi bakar. 

Bahan yang diperlukan untuk bumbu halus: 

  • 2 siung bawang merah.
  • 2 siung bawang putih.
  • 2 butir kemiri.

Cara membuatnya: 

  1. Tumis bumbu halus hingga harum lalu masukkan sedikit air. 
  2. Kemudian, tambahkan salam, serai serta lengkuas. Aduk hingga harum dan matang.
  3. Selanjutnya, masukkan ikan tongkol dan santan. Aduk pelan agar santan tidak pecah.
  4. Setelah itu, masukkan daun bayam serta gula dan garam secukupnya.
  5. Masak hingga matang dan jangan lupa untuk koreksi rasa. Sisihkan.
  6. Bagi nasi menjadi 3 bagian lalu taruh di atas daun pisang. Bentuk pipih.
  7. Tambahkan tumisan ikan tongkol dan kemangi di tengah nasi pipih.
  8. Jika sudah, bentuk adonan menjadi bulat. Bungkus nasi dengan daun pisang. 
  9. Kemudian, bakar bungkusan nasi sampai daun pisang mengering. 
  10. Nasi bakar siap dinikmati selagi masih hangat. 

Baca Juga: Program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk Apa dan Siapa?

6. Bola-Bola Nasi Abon Ikan

 

Bola-Bola Nasi Abon memiliki bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut, sehingga sangat digemari oleh anak-anak. 

Menu ini cocok dikonsumsi oleh anak usia 2-5 tahun dan mengandung 396 kilo kalori energi, 12,2 gram protein, serta 13 gram lemak. 

Bahan yang diperlukan: 

  • 150 gram nasi.
  • 3 sendok makan minyak sayur.
  • 18 gram buncis (iris tipis).
  • 10 gram wortel (cincang).
  • 4,5 sendok makan jagung pipil (cincang kasar).
  • 5 sdm tepung terigu.
  • 50 gram abon ikan.
  • 1 butir telur ayam. 
  • Tepung roti secukupnya.

Cara membuatnya: 

  1. Lelehkan margarin lalu gunakan untuk menumis bawang hingga layu, lalu masukkan sedikit air. 
  2. Selanjutnya, masukkan sayuran ke dalam masakan. Masak hingga setengah matang, kemudian angkat.
  3. Tambahkan nasi, tepung terigu, telur, merica, garam, serta kaldu bubuk secukupnya. Aduk hingga seluruh bahan tercampur secara merata.
  4. Ambil sedikit adonan nasi, pipihkan di telapak tangan, lalu beri isian abon ikan. Bentuk adonan menjadi bulat menggunakan tangan.
  5. Selanjutnya, balurkan ikan dengan tepung roti.
  6. Goreng ikan dalam minyak panas hingga berwarna keemasan.
  7. Untuk hasil masakkan yang lebih baik, Bunda dapat mendiamkannya minimal 1 jam atau simpan dalam lemari es.
  8. Terakhir, panaskan minyak lalu goreng hingga bola-bola nasi berwarna kuning keemasan.
  9. Sajikan dengan saus tomat dan mayonaise untuk rasa yang lebih nikmat!

7. Nugget Ikan

Nugget ikan mengandung energi sebesar 315 kkal, protein 15,3 gram, dan lemak 19,2 gram yang cocok untuk bantu penuhi kebutuhan asupan harian anak usia 2-5 tahun. 

Selain itu, bentuknya yang memanjang membuat menu kreasi PMT Posyandu satu ini mudah dipegang dan dimakan oleh si Kecil.

Bahan yang diperlukan: 

  • 100 gram ikan segar fillet.
  • 40 gram wortel (cincang halus).
  • 25 gram kangkung (cincang halus).
  • 1 butir telur ayam (kocok).
  • 5 sendok makan tepung bumbu serbaguna.
  • Air es secukupnya.
  • Minyak goreng.
  • Tepung roti secukupnya.

Cara membuatnya: 

  1. Siapkan mangkuk dan masukkan tepung, wortel, kangkung, dan 1 butir telur. 
  2. Kemudian, masukkan air es sedikit demi sedikit sampai adonan mengental. Aduk hingga tercampur sempurna. Sisihkan.
  3. Potong ikan fillet dengan bentuk memanjang seperti jari. 
  4. JIka sudah, masukkan ikan ke dalam adonan. Pastikan semua permukaannya terbalur rata. 
  5. Setelah itu, balur ikan dengan tepung roti. 
  6. Goreng hingga berwarna kuning keemasan. 
  7. Sajikan dengan saus tomat sebagai cocolan agar lebih nikmat!

 

8. Roti Goreng Isi Ragout

 

Menu kreasi PMT posyandu satu ini dapat dinikmati mulai dari anak usia 2 hingga 5 tahun dan mengandung 319,2 kkal energi, 16,8 gram protein, dan 12 gram lemak. 

Bahan yang diperlukan: 

  • 10 buah roti tawar bentuk segitiga.
  • ½ bawang bombay (cincang halus).
  • 7.5 gram margarin.
  • 160 gram daging ayam rebus.
  • 60 gram wortel (cincang).
  • 30 gram buncis (potong kecil-kecil).
  • 3 sendok makan tepung terigu.
  • 1 butir telur ayam.
  • 1 batang kecil seledri (cincang halus).
  • 300 ml susu.
  • Gula dan garam secukupnya. 
  • Tepung roti secukupnya.

Cara membuat ragout: 

  1. Tumis bawang bombay sampai harum kemudian tambahkan tepung terigu. Campurkan sampai tepung tidak menggumpal.
  2. Selanjutnya, masukkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai mengental.
  3. Tambahkan ayam, wortel, seledri, gula, dan garam aduk sampai rata.
  4. Ragout ayam dan sayur sudah jadi. Sisihkan.

Cara membuat roti isi: 

  1. Basahi kedua sisi roti dengan susu. 
  2. Letakkan isian ragout ayam dan sayur di atas satu sisi roti tawar, lalu tutup dengan roti tawar lain (seperti sandwich), Jangan lupa sambil agak ditekan supaya menempel.
  3. Jika sudah, celupkan semua roti dalam kocokan telur dan gulingkan ke tepung panir. Pastikan semua sisi terbalur dengan rata. 
  1. Kemudian, goreng roti sampai kuning kecoklatan.
  2. Susun roti ke dalam piring saji. Tambahkan mayonaise sebagai cocolan agar lebih nikmat.

9. Tahu Siomay Ikan Tuna

Mengandung sekitar 131 kkal energi, 20 gram protein, dan 4,2 gram lemak, tahu siomay ikan tuna cocok untuk jadi menu makan utama maupun camilan mulai dari usia 8 bulan. 

Bahan yang diperlukan:

  • 250 gram tahu putih
  • 50 gram ikan tuna cincang
  • 1 siung bawang putih
  • 1 batang daun seledri, cincang halus
  • 1 sdm tepung maizena
  • Garam secukupnya

Cara membuatnya:

  1. Campurkan semua bahan isian selain tahu. 
  2. Masukkan adonan ke dalam tahu yang telah diiris tengahnya, lalu padatkan. 
  3. Kukus selama 30 menit. 
  4. Angkat dan sajikan. 

10. Omelette Ayam Cincang dan Buah Semangka

Ingin memberikan olahan ayam yang lebih mudah dimakan si Kecil? Coba bikin omelette ayam cincang, Bun!

Salah satu contoh menu PMT stunting ini kaya kandungan gizi dengan 320 kkal energi, 16 gram protein, 17,5 gram lemak, dan 18,5 gram karbohidrat. Dengan double protein hewani, bisa penuhi kebutuhan nutrisi anak.

Bahan yang diperlukan:

  • 1 butir telur ayam
  • 30 gram daging ayam
  • 10 gram wortel
  • 20 ml susu
  • 2 sdm minyak goreng
  • Garam secukupnya
  • Buah semangka untuk pelengkap makan

Cara membuatnya:

  1. Kocok telur, daging ayam, wortel, susu UHT, dan garam. 
  2. Panaskan minyak di teflon anti lengket. 
  3. Tuang secukupnya kocokan telur, ayam, dan bahan-bahan lainnya yang tadi sudah dicampur bersama. 
  4. Biarkan sebentar sampai ada bagian yang mulai matang. 
  5. Gulung membentuk omelette sambil ditekan-tekan di pinggir wajan untuk memastikannya matang. 
  6. Jika sudah membentuk gulungan, angkat dan potong sesuai selera. 
  7. Sajikan omelette yang sudah dipotong-potong bersama potongan buah semangka. 

Itulah beberapa menu kreasi PMT posyandu yang dapat Bunda coba. Rasanya dijamin enak dan kaya akan nutrisi yang dibutuhkan si Kecil. Menu mana yang ingin Bunda masak hari ini? 

Selain dari makanan, Bunda juga bisa lengkapi kebutuhan nutrisi harian si Kecil dengan memberikan susu pertumbuhan terfortifikasi. 

SGM Eksplor 1+ satu-satunya susu pertumbuhan anak 1-3 tahun dengan IronC™, kombinasi unik antara zat besi dan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi lebih optimal hingga 2x lipat. Dilengkapi juga dengan DHA 100% Berkualitas, Minyak Ikan Tuna, omega 3&6, vitamin D, kalsium, zinc, dan nutrisi penting lainnya. Dukung tumbuh kembang maksimal si Kecil.

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi

SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi

Image Banner SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi

SGM Eksplor 3+

Image Banner SGM Eksplor 3+