Gizi satu ini bisa membantu mengembangkan otak bayi secara optimal. Zat besi pun mampu menyehatkan bayi karena merangsang pembentukan sel darah merah. Memperolehnya pun tidak sulit karena banyak makanan yang mengandung nutrisi ini.
Jika Bunda mengatakan bayam sebagai sumber zat besi, itu hanya salah satunya. Banyak makanan lain yang bisa menjadi opsi untuk sumber zat besi seperti tomat, kacang merah, daging, telur, dan sereal.
Mirip dengan zat besi, zat seng pun bisa membantu mengoptimalkan fungsi dari otak buah hati Bunda. Namun, jika zat besi membentuk sel darah merah, seng justru memproduksi sel darah putih. Fungsinya mampu membuat tubuh bayi mampu melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan sel. Ini membantu bayi agar tidak mudah sakit. Daging-dagingan, seperti sapi dan ayam, merupakan sumber seng yang bisa menjadi pilihan Bunda.
Pada dasarnya vitamin B6 bisa membantu perkembangan sistem saraf. Dengan sistem saraf yang baik, kemampuan bayi untuk beradaptasi dengan lingkungan pun akan lebih baik. Adaptasi ini pada akhirnya bisa membuat bayi menjadi anak generasi maju yang percaya diri dan cerdas.
Jenis vitamin yang satu ini tidak sulit untuk didapatkan. Ikan tuna, kacang-kacangan, hingga daging bisa menjadi sumber vitamin B6 untuk Bunda dan buah hati.
Satu lagi nutrisi yang tidak boleh terlupa untuk asupan sang bayi, yakni vitamin B12. Secara umum, vitamin ini bisa menjaga kesehatan saraf, tulang, dan mata. Tidak hanya itu, vitamin B12 mampu membantu pembentukan myelin, yaitu selaput pembungkus syaraf yang berfungsi mengantarkan sinyal antarsyaraf. Jika myelin sulit berkembang, tentu memengaruhi perkembangan otak dan keseimbangan anak.
Daging-dagingan menjadi sumber Vitamin B12 yang cukup banyak. Tidak perlu mengkhawatirkan jenis dagingnya. Baik daging sapi, kambing, ayam, maupun ikan pada dasarnya kaya akan jenis vitamin yang satu ini.
Periode emas atau 1.000 hari kehidupan anak dan juga perkembangan bayi dimulai sejak bayi masih dalam kandungan loh, Bun. Karena itu, pastikan untuk selalu memperhatikan stimulasi dan nutrisi yang Bunda konsumsi sejak masa kehamilan hingga menyusui.
Baca Juga : 10 Stimulasi Bayi 2 Bulan yang Edukatif