Facebook Pixel Code Panduan MPASI 4 Bintang untuk Penuhi Gizi Bayi

Panduan MPASI 4 Bintang untuk Penuhi Gizi Bayi

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 26 Juni 2023

Diperbarui: 01 September 2025

4 - 6 Bulan
Nutrisi
Cover Image of Panduan MPASI 4 Bintang untuk Penuhi Gizi Bayi

 

Bunda pasti pernah mendengar istilah MPASI 4 bintang tapi mungkin belum paham bedanya dengan MPASI lengkap. Yuk, simak penjelasannya!

Apa Itu MPASI 4 Bintang?

MPASI 4 bintang adalah makanan pendamping yang terdiri dari empat unsur gizi utama dalam satu hidangan, yaitu karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayur atau buah.

Keempat nya terdiri dari sumber-sumber makanan, seperti berikut ini:

  • Karbohidrat dari berbagai makanan pokok, seperti nasi, kentang, jagung, dan umbi-umbian. 
  • Protein hewani, yang diperoleh dari daging sapi, daging ayam/unggas, ikan, dan telur. 
  • Protein nabati, terdiri dari tahu, tempe, buncis, dan kacang-kacangan.
  • Sayur atau buah yang kaya serat, seperti wortel, bayam, pisang, apel, dan tomat.

Agar mudah dicerna bayi, olah MPASI menjadi bubur kental yang dilumat atau saring untuk anak usia 6–9 bulan.

Manfaat MPASI 4 Bintang untuk Bayi

Apa saja manfaat pemberian menu makanan 4 bintang untuk si Kecil?

1. Memberikan Pasokan Energi

Sejak berumur 6 bulan, tumbuh kembang si Kecil semakin pesat, kegiatan fisiknya pun semakin intens. Untuk itu, ia perlu asupan kalori tambahan. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan, bayi 6 bulan perlu asupan kalori tambahan sebanyak 200 kkal. Pemenuhan kalori tersebut berasal dari MPASI.

2. Mendukung Pertumbuhan Otot dan Organ

Saat masa tumbuh kembang, tubuh si Kecil bertambah tinggi dan berat karena otot dan organnya yang semakin besar. Otot dan organ-organ sebagian besar tersusun atas protein.

Dengan memenuhi asupan protein hewani dan nabati, proses pertumbuhan otot dan berbagai organ pun berjalan lebih optimal. Protein pun bantu membuat dan memperbaiki sel-sel tubuh.

3. Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

Salah satu aspek penting pada menu 4 bintang adalah sayur dan buah. Keduanya merupakan sumber serat yang baik untuk pencernaan si Kecil.

Dengan serat, BAB si Kecil akan lancar dan terhindar dari sembelit. Serat juga penting untuk jaga keseimbangan bakteri baik di ususnya. Bakteri baik ini penting untuk sistem imun si Kecil.

4. Melatih Pengenalan Rasa dan Tekstur Sejak Dini

MPASI terdiri dari berbagai jenis sumber makanan. Setiap sumber makanan tersebut memiliki rasa yang beragam. 

Tak hanya itu, seiring bertambahnya usia, tekstur makanan si bayi akan ditingkatkan, dari bubur kental, makanan tumbuk, cincang halus, hingga cincang kasar. 

Variasi rasa dan tekstur ini menstimulasi sensorinya dan membuat ia cepat familiar dengan makanan baru. Jadi, risiko pilih-pilih makanan atau picky eating pun berkurang.

5. Mencegah Stunting

MPASI ini mengandung berbagai jenis zat gizi untuk memenuhi kebutuhan harian. Bila kebutuhan harian terpenuhi, si Kecil terhindar dari risiko stunting akibat kekurangan gizi.

Bila stunting terjadi, badan si Kecil tampak lebih pendek daripada teman-teman seusianya. Tak hanya itu, kemampuan kognitifnya pun lebih lemah dan ia lebih mudah sakit.

Contoh Menu MPASI 4 Bintang Selama 1 Minggu untuk Bayi Usia 6–8 Bulan

Berikut contoh menu MPASI 4 bintang untuk sepekan yang bisa Bunda jadikan referensi.

Pro Kontra Pemberian Menu MPASI 4 Bintang

Meskipun tujuannya untuk mencegah kekurangan gizi, konsep ini justru tidak memenuhi kebutuhan gizi bayi sepenuhnya. 

Jenis menu MPASI ini bahkan sudah tidak direkomendasikan WHO dan IDAI. Sebagai gantinya, Kementerian Kesehatan dan IDAI mengeluarkan pedoman bernama Menu Lengkap MPASI. 

Menu ini harus mengandung zat gizi di bawah, tetapi sumbernya bisa divariasikan.

  • Karbohidrat: makanan pokok seperti nasi, kentang, ubi, jagung, atau gandum.
  • Sumber protein nabati: kacang-kacangan dan produk olahannya, seperti tahu dan tempe.
  • Sumber protein hewani: daging ayam/unggas, daging sapi, ikan, serta telur.
  • Lemak sehat: minyak zaitun atau alpukat.
  • Vitamin A: wortel, pisang, apel, serta ubi jalar.
  • Vitamin C: buah-buahan dan sayuran, seperti jeruk atau brokoli.
  • Asam folat: sayuran berdaun hijau tua dan pisang.
  • Zat besi: hati ayam maupun hati sapi, serta sayuran seperti bayam.

Menu lengkap mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi dalam jumlah seimbang sehingga tumbuh kembangnya lebih optimal.

 

Perbedaan MPASI 4 Bintang vs MPASI 5 Bintang vs Menu Lengkap

Perbedaan ketiga menu ini adalah komponen gizi yang terkandung. Apa sajakah itu?

Dalam pemberian MPASI pertama, Kementerian Kesehatan menyarankan untuk menyajikan Menu Lengkap.

Saat mengenalkan makanan baru pada bayi, sebaiknya lakukan secara bertahap agar bisa menemukan kemungkinan makanan pemicu alergi lebih mudah.

Baca Juga: Panduan Jadwal MPASI 6 Bulan, Porsi, Tekstur, dan Menunya

Kapan Bayi Bisa Mulai MPASI 4 dan 5 Bintang?

MPASI bisa diperkenalkan sejak usia 6 bulan, sesuai saran WHO dan IDAI. Pastikan ia sudah bisa duduk tegak dan mengangkat kepalanya sendiri tanpa bantuan.

Bila ingin menyajikan makanan baru, jangan langsung berhenti bila si Kecil menolak. Tetap berikan secara konsisten selama 10–15 kali.

Selalu pantau reaksi tubuh si Kecil jika mengonsumsi MPASI. Bila setelah makan makanan tertentu timbul gejala sesak napas, muntah-diare, atau gatal-gatal, itu tandanya si Kecil alergi makanan.

Baca Juga: 30 Ide Menu MPASI 6 Bulan Selama Sebulan

Prinsip Dasar Pemberian MPASI

Mengutip situs Ayo Sehat Kementerian Kesehatan, ada empat prinsip pemberian MPASI yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Diberikan Tepat Waktu

Pada usia 6 bulan, kebutuhan gizi bayi tidak lagi cukup dipenuhi hanya dengan ASI. Selain itu, bayi biasanya mulai menunjukkan minat terhadap makanan.

Maka itu, Ayah Bunda perlu memperkenalkan makanan pendamping MPASI pada waktu yang tepat, yaitu ketika bayi berusia 6 bulan.

2. Cukup (Adekuat)

Menu MPASI yang diberikan harus memenuhi kebutuhan bayi akan gizi dan energi, seperti karbohidrat, protein (hewani dan nabati), vitamin, dan mineral. 

Ayah Bunda juga perlu menyesuaikan jenis makanan jumlah yang diberikan, frekuensi makan, tekstur MPASI, serta variasi menu dengan usia bayi.

3. Diberikan dengan Aman

Proses pemberian MPASI harus dilakukan dengan aman dalam hal kebersihan. Makanan harus disimpan dan disajikan secara higienis.

Untuk menjaga kebersihan, cuci semua peralatan makan bayi dengan sabun khusus dan selalu cuci tangan sebelum menyuapi bayi.

4. Terjadwal dan Tepat

Pemberian MPASI sebaiknya dilakukan secara terjadwal. Beri makan sebanyak tiga kali makan utama dan dua kali camilan dalam porsi kecil.

Dorong si Kecil untuk mencoba makan sendiri dan biasakan membersihkan mulut setelah selesai makan.

Sebagai orang tua, memahami konsep MPASI dan prinsip pemberiannya penting agar bayi mendapatkan asupan gizi optimal untuk tumbuh kembangnya.

Dapatkan buku resep eksklusif Inspirasi Resep MPASI Kaya Zat Besi yang berisi kumpulan resep lezat bergizi dan mudah dibuat di rumah ala Chef Devina Hermawan dan dr. Brenda Shahnaz, CB, CIMI. Gratis!

Panduan MPASI 4 Bintang untuk Penuhi Gizi Bayi

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya