Facebook Pixel Code Berat Badan Bayi 4 Bulan yang Ideal dan Cara agar BB Bayi Naik

Berat Badan Bayi 4 Bulan yang Ideal dan Cara agar BB Bayi Naik

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 01 Juli 2024

Diperbarui: 23 Februari 2026

4 - 6 Bulan
Tumbuh Kembang
Cover Image of Berat Badan Bayi 4 Bulan yang Ideal dan Cara agar BB Bayi Naik

 

Berat badan bayi 4 bulan yang ideal perlu diketahui untuk mengetahui gambaran kesehatan si Kecil secara menyeluruh. Yuk, simak berat badan ideal bayi di usia 4 bulan dan cara menambahnya!

BB Bayi Usia 4 Bulan Normalnya Berapa?

Berat badan ideal pada bayi 4 bulan biasanya dua kali beratnya saat lahir. Rata-rata, beratnya bertambah sekitar 450-560 gram dari bulan lalu. Artinya, kebutuhan ASI bayi tercukupi.

Variasi berat itu wajar karena pertumbuhan tidak selalu stabil, biasanya bertambah pesat, lalu melambat. Berat ideal juga beragam, tergantung panjang badan, berat saat lahir, dan genetik.

Menurut IDAI dan Kemenkes RI, berikut berat ideal bayi 4 bulan.

Parameter

Laki-Laki

Perempuan

Berat badan normal

5,6–7,8 kg

5,0–7,3 kg

Panjang badan normal

59,7–66 cm

57,8–66,4 cm

Agar yakin BB si Kecil sudah sesuai harapan, pantau kenaikan berat badan bayi secara rutin dalam setiap minggu.

Apakah Bayi 4 Bulan Berat Badan 5 Kg Masih Normal?

Menurut tabel Grafik Pertumbuhan WHO, bayi 4 bulan dengan berat badan 5–8 kg masih dapat dibilang normal. 

Umumnya, berat badan bayi 4 bulan yang cukup bulan (bukan prematur) sebesar dua kali lipat dari berat badannya saat lahir. Namun, ini bukanlah satu-satunya acuan.

Hal terpenting yang menunjukkan pertumbuhan bayi yang ideal, yaitu:

  • Berat badannya selalu naik setiap bulan.
  • Garis grafik pertumbuhannya tidak stagnan atau turun.
  • Bayi aktif, selalu ingin menyusu.
  • Rutin BAB dan buang air kecil.

Jika si Kecil sudah memenuhi semua poin di atas, berat badan bayi masih dianggap sesuai dengan tahapan pertumbuhannya.

Jangan lewatkan momen penting tumbuh kembang bayi. Bergabung sebagai member Klub Generasi Maju untuk akses panduan tumbuh kembang lengkap dan tips dari ahli.

Baca Juga: Kenaikan Berat Badan Bayi 0-12 Bulan yang Ideal Menurut WHO

Cara Menilai Apakah Berat Badan Bayi 4 Bulan Normal

Ada beberapa cara yang bisa dilihat sebagai penanda bila berat badannya ideal, apa saja?

1. Tanda Berat Badan Bayi Normal

Berat badan bayi 4 bulan yang normal menunjukkan bahwa si Kecil mendapatkan ASI cukup. Ia pun sedang tidak sakit yang bisa menurunkan berat badannya. Tanda-tandanya, yaitu:

  • Berat badan naik setiap bulan.
  • Frekuensi menyusu 8–12 kali sehari.
  • Bayi aktif, responsif, dan jarang rewel.
  • Popok basah minimal 6 kali sehari.
  • BAB lebih dari 4 kali sehari.
  • Tidur nyenyak, terutama setelah menyusu.

2. Tanda Berat Badan Perlu Diwaspadai

Berat badan bayi bisa mengindikasikan masalah kesehatan. Kondisi ini diperparah dengan munculnya gejala penyakit yang membuat berat badannya turun.

Berikut tanda-tanda berat badan yang perlu diwaspadai.

  • Berat badan tidak naik selama 1 bulan.
  • Berat badan turun dalam 1 bulan.
  • Grafik pertumbuhan menurun tajam.
  • Bayi tampak lemas dan jarang menyusu.
  • Jarang BAB dan BAK.
  • Rewel dan sulit ditenangkan.
  • Diare, muntah, atau demam.

Baca Juga: 10 Ciri Bayi 4 Bulan Cerdas dan Cara Stimulasinya

Cara Meningkatkan Berat Badan Bayi 4 Bulan agar Ideal

Wajar jika Ayah Bunda khawatir jika berat si Kecil tidak sesuai harapan. Namun, berat badan ideal bayi bisa dicapai dengan cara-cara berikut ini:

1. Susui Bayi Lebih Sering

Bayi 4 bulan belum boleh makan makanan selain ASI. Jadi, susuilah si Kecil sesering mungkin untuk menambah berat badannya. Dalam 24 jam, bayi perlu menyusu setidaknya 8–12 kali.

Perhatikan dan catat saat-saat bayi terlihat lapar. Sebisa mungkin, tawarkan menyusu sebelum si Kecil menunjukkan tanda-tanda laparnya. Pastikan menyusui setiap 2 hingga 3 jam sekali.

Dapatkan panduan lengkap menyusui eksklusif, solusi untuk tantangan menyusui, serta panduan nutrisi bagi Bunda dan si Kecil selama masa menyusui dengan mengunduh Panduan Bunda Menyusui. Download GRATIS, sekarang!

2. Perhatikan Perlekatan saat Menyusui

Jika Bunda sudah sering menyusui tapi berat badan bayi 4 bulan tidak naik, coba periksa perlekatan mulutnya saat menyusui.

Salah cara perlekatan dapat menyebabkan bayi tidak mendapat suplai ASI sesuai kebutuhan untuk menambah berat badan.

Perlekatan yang benar ditandai dengan bibir atas dan bawah terlipat keluar seperti dower, dan sebagian besar areola area bawah masuk ke dalam mulut bayi.

3. Bangunkan Bayi untuk Menyusu

Bayi 4 bulan bisa menyusu hingga 12 kali dalam sehari. Jika sampai siang hari si Kecil baru menyusu 2 kali dan ia masih tidur, Bunda boleh bangunkan bayi untuk menyusu.

Jika durasi tidur siangnya cukup lama, Bunda bisa bangunkan setiap 2 jam pada siang hingga sore hari, dan minimal setiap 3–4 jam selama malam hari agar si Kecil cukup ASI.

4. Pastikan Bayi Tidak Ketiduran Saat Menyusu

Saat menyusui, sesekali cek apakah bayi masih menghisap payudara selama sekitar 20 menit.

Jika bayi mulai mengantuk, “bangunkan” si Kecil dengan menggelitik lembut kaki bayi atau mengubah posisi menyusui.

Menyusui sampai ketiduran justru tidak efektif menambah berat badan bayi 4 bulan, karena ia hanya menempelkan mulut ke puting Bunda tapi tidak menghisap dan menelan ASI.

5. Pastikan Bayi Mendapat Hindmilk

Si Kecil perlu mendapatkan hindmilk, yaitu jenis ASI berwarna putih pekat tinggi lemak, biasanya keluar menjelang akhir sesi menyusui.

Pastikan si Kecil menyusu minimal sekitar 20 menit pada satu payudara sampai kenyang, agar mendapat hindmilk yang membuat berat badan 4 bulan naik.

6. Tingkatkan Produksi ASI

Jika ASI kurang lancar, coba lebih sering menyusui untuk merangsang produksi dan keluarnya ASI. 

Coba juga beberapa cara agar ASI lancar dan banyak, seperti makan makanan penambah ASI misalnya alpukat, gandum, daun katuk.

Penuhi kebutuhan sumber protein hewani tinggi zat besi seperti daging merah, ayam, dan ikan.

7. Perah Payudara Setelah Menyusui

Cobalah sesering mungkin memerah atau memompa agar ASI lancar dan banyak.

Memiliki persediaan ASI perah juga bagus sebagai cadangan ketika Bunda tidak sempat menyusui langsung. Jadi, ia tetap bisa mendapatkan nutrisi yang optimal.

8. Rangsang Menyusu dengan Skin-to-Skin

Jika belakangan bayi susah menyusu, coba lebih sering menggendong, mendekat, atau peluk si Kecil langsung menempel di dada.

Skin-to-skin dengan bayi membuat si Kecil merasa disayang dan diperhatikan. Efeknya, ia mau lebih aktif mencari puting untuk menyusu.

9. Kompres Hangat Payudara

Mengompres payudara ternyata bisa menghindari terjadinya sumbatan ASI. Ini karena suhu hangatnya membantu melebarkan saluran susu untuk memudahkan aliran ASI.

Caranya, gunakan kain hangat dan letakkan di atas payudara sebelum atau setelah menyusui.

Baca Juga: Kenali Weight Faltering, Penyebab BB Bayi Berturut-Turut Tidak Naik

Berat badan bayi 4 bulan ideal ternyata bervariasi. Selalu amati pertambahan berat badan si Kecil setiap bulan dengan kurva pertumbuhan dari WHO atau Kartu Menuju Sehat (KMS).

Usahakan agar berat badannya berada di rentang garis hijau pada kedua grafik tersebut.

Punya pertanyaan seputar nutrisi dan tumbuh kembang si Kecil? Yuk, hubungi Sahabat Bunda Generasi Maju! Tim Careline kami siap membantu dengan pengetahuan dan informasi terpercaya tentang nutrisi dan perkembangan anak.

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya