Alternatif makanan untuk anak alergi protein dibutuhkan agar gejala tidak mudah kambuh dan mengganggu aktivitas si Kecil. Sesuaikan makanan dengan alergi yang si Kecil alami ya, Bun!
Apa Itu Alergi Protein?
Alergi protein atau intoleransi protein adalah kondisi ketika tubuh anak tidak bisa mencerna protein tertentu dari makanan. Kondisi ini sering kali menimbulkan masalah pencernaan.
Gejala alergi makanan bisa muncul dalam hitungan menit hingga jam setelah makan makanan penyebab alergi. Tanda reaksi alergi protein dari makanan, yakni:
- Mual dan muntah
- Diare
- Kram atau nyeri perut
- Eksim, ruam, dan gatal pada kulit
- Bengkak di bibir, lidah, dan mulut
- Tenggorokan gatal
- Mengi dan susah bernapas
- Pusing dan tekanan darah rendah
Jika dikenali sejak dini, kondisi ini bisa ditangani dengan baik dan anak tetap bisa tumbuh sehat.
Baca Juga: Mengatasi Alergi Makanan pada Anak: Lanjutkan atau Stop Pemicunya?
Makanan untuk Anak yang Alergi Protein Telur
Anak dengan alergi telur tidak hanya harus menghindari asupan telur utuh, tapi juga makanan apa pun yang diolah dengan telur.
Bagi si Kecil yang alergi telur, berikut alternatif makanan yang bisa Bunda berikan:
- Daging sapi, daging sapi muda, daging ayam, daging kalkun, daging domba, ikan.
- Roti tawar putih tanpa telur, gandum utuh, gandum hitam, biskuit bebas telur, sereal, biji-bijian.
- Susu, keju, keju cottage, yogurt.
- Sup atau kaldu yang diolah tanpa telur.
- Mentega, margarin, minyak sayur, minyak dan cuka dressing, mayones tanpa telur.
Pastikan Bunda tidak memberikan telur dan makanan pemicu alergi yang mengandung telur, seperti waffle, donat, mi, pasta, kue, bakso, dan makanan lainnya yang mengandung telur.
Makanan untuk Anak yang Alergi Seafood
Makanan laut yang menimbulkan alergi biasanya udang, kepiting, kerang, lobster, cumi, dan tiram.
Kondisi ini bisa terjadi karena respons abnormal sistem imun terhadap protein yang ditemukan di dalam makanan laut. Alternatif makanan untuk anak alergi protein seafood yakni:
- Daging sapi, daging kambing, daging unggas, telur.
- Biji rami, minyak biji rami, biji chia, kacang kenari, minyak kanola, kacang-kacangan.
- Susu, yogurt, keju.
- Mentega, margarin, minyak sayur, minyak dan cuka dressing, mayones.
Anak dengan alergi seafood tertentu boleh makan makanan apa pun asalkan tidak mengandung makanan pemicu alerginya.
Baca Juga: Alergi Kulit pada Anak: Gejala, Jenis, Cara Mengobati
Makanan untuk Anak yang Alergi Protein Susu Sapi
Alergi susu sapi berarti anak harus menghindari susu, produk olahan susu, dan makanan lainnya yang mengandung susu.
Ini termasuk krim dengan kandungan susu, keju, mentega, es krim, yogurt. Sementara alternatif makanan untuk anak alergi protein susu sapi meliputi:
- Daging sapi, daging sapi muda, daging ayam, daging kalkun, daging domba, ikan, jeroan, atau tahu yang diolah tanpa susu dan produk olahannya.
- Roti bebas susu, roti gandum, gandum hitam, jagung, graham, gluten, dan susu kedelai.
- Minyak sayur, lemak daging, saus tanpa susu, margarin tanpa susu.
- Mi, pasta, nasi.
Baca setiap label produk makanan dengan seksama untuk memastikannya tidak mengandung produk susu. Sebagai alternatif susu sapi, Bunda bisa memberikan SGM Eksplor ISOPROY SOY.
SGM Eksplor ISOPRO SOY adalah susu soya dengan nutrisi sebaik susu sapi dan terbuat dari isolat protein soya berkualitas, SGM Eksplor ISOPRO SOY diperkaya juga dengan DHA & IronC (kombinasi zat besi dan vitamin C, dukung penyerapan zat besi hingga 2x lipat) serta nutrisi penting lain seperti omega 3&6, kalsium, vitamin D, zinc, vitamin C, dan serat pangan. Dukung pertumbuhan optimal si Kecil yang tidak cocok susu sapi berusia 1-5 tahun.
Makanan untuk Anak yang Alergi Kacang
Biasanya alergi kacang pada anak merujuk pada suatu jenis kacang tertentu. Contohnya, alergi kacang tanah, alergi kacang mete, alergi kacang kedelai, dan lainnya.
Berikut pilihan alternatif makanan untuk anak alergi protein kacang:
- Biji-bijian, seperti biji bunga matahari, selai biji labu, dan selai biji rami.
- Daging sapi, daging kambing, daging unggas, ikan, telur.
- Susu, yogurt, keju.
- Mentega, margarin, minyak sayur, minyak dan cuka dressing, mayones.
Selama suatu makanan tidak mengandung kacang maupun diolah dari kacang, maka aman untuk dikonsumsi anak dengan alergi kacang.
Baca Juga: 7 Makanan Tanpa Kacang yang Lezat dan Bergizi untuk Si Kecil
Itulah berbagai alternatif makanan untuk anak alergi protein tertentu. Berikan makanan-makanan itu agar anak tidak mengalami kekambuhan gejala alergi ya, Bun.
Bunda juga bisa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!