Facebook Pixel Code MPASI 11 Bulan: Tekstur, Porsi, Jadwal, dan Ide Menu Anti GTM

MPASI 11 Bulan: Tekstur, Porsi, Jadwal, dan Ide Menu Anti GTM

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 13 Desember 2022

Diperbarui: 04 Februari 2026

10 - 12 Bulan
Nutrisi
Cover Image of MPASI 11 Bulan: Tekstur, Porsi, Jadwal, dan Ide Menu Anti GTM

 

MPASI 11 bulan sudah jauh berbeda dari bulan sebelumnya. Porsi, jadwal, sampai variasi menu dan tekstur MPASI-nya naik level agar kebutuhan gizi si Kecil bisa terpenuhi. 

Checklist Perkembangan Makan Bayi 11 Bulan

Ada beberapa tahap perkembangan bayi yang perlu dimiliki sebelum mengonsumsi MPASI 11 bulan. Tahap ini bahkan sudah harus dikuasai sejak si Kecil berusia 9 bulan. Apa sajakah itu?

  • Menggigit makanan yang lebih keras karena pertumbuhan gigi semakin banyak.
  • Merapatkan bibir ke sendok saat disuapi untuk membersihkan makanan pada sendok.
  • Menyebut sesuatu dengan konteks yang lebih spesifik, seperti menyebutkan beberapa jenis makanan.
  • Mengatakan lapar dan menyebut beberapa nama makanan untuk menyatakan bahwa sedang lapar.
  • Minum dari cangkir.
  • Menjepit benda dengan telunjuk dan jempol.
  • Melepas benda yang dijepit, bahkan melemparnya.
  • Ingin makan sendiri.

Seperti Apa Tekstur Makanan Bayi 11 Bulan?

Tekstur MPASI 11 bulan adalah makanan cincang kasar dengan butiran makanan yang tampak jelas, mendekati tekstur makanan orang dewasa.

Tambahkan juga finger food atau potongan makanan yang bisa digenggam, seperti potongan buah, sayur lunak yang sudah dikukus, pancake lembut, atau potongan telur. 

Tekstur makanan bayi 11 bulan perlu dinaikkan secara bertahap untuk membiasakan bayi makan berbagai jenis tekstur makanan hingga ia besar nanti. Dengan begitu, risiko GTM berkurang.

Berapa Kali Sehari Bayi 11 Bulan Makan?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), porsi makan bayi 11 bulan adalah 3–4 kali sehari dengan selingan camilan 1–2 kali.

Takaran MPASI 11 bulan adalah setengah mangkuk ukuran 250 ml atau setara dengan 8–12 sdm untuk sekali makan. Berikut penjelasan mendetail terkait frekuensi MPASI usia 11 bulan.

Jenis

Porsi

Frekuensi

Makan utama

½ mangkuk ukuran 250 ml atau 8–12 sdm

3–4 kali sehari

Camilan

  • Sayur: sepertiga mangkuk ukuran 250 ml
  • Buah: 1 buah setara dengan 50 gram

1–2 kali sehari

Protein hewani

30 gram, setara dengan 1 butir telur atau ½ potong daging atau ayam 

Setiap makan utama

Lemak tambahan

1 sendok teh atau 5 gram

Setiap makan utama

Contoh Jadwal MPASI 11 Bulan Anti GTM & Konsisten

Pemberian MPASI sebaiknya dijadwalkan agar si Kecil mengenali kapan ia lapar dan kenyang. Berikut adalah contoh jadwal makan 11 bulan yang bisa diikuti:

  • 06.00: ASI.
  • 08.00: Sarapan MPASI cincang kasar, halus, dan finger food.
  • 10.00: Camilan buah cincang kasar.
  • 12.00: Makan siang MPASI cincang kasar.
  • 14.00: ASI.
  • 16.00: Camilan buah.
  • 18.00: Makan malam MPASI cincang kasar, halus, dan finger food.
  • 21.00: ASI.
  • 02.00: ASI jika bayi meminta.

Bayi Umur 11 Bulan Sudah Boleh Makan Apa Saja?

Bayi 11 bulan sudah boleh makan berbagai jenis makanan, termasuk menu yang mirip keluarga. Berikut daftar makanan bayi 11 bulan yang perlu ada dalam sajian.

1. Protein Hewani (WAJIB Setiap Hari)

Kementerian Kesehatan menyatakan, konsumsi protein hewani setiap hari bisa mencegah stunting. Jadi, protein hewani perlu diprioritaskan setiap kali bayi konsumsi MPASI.

Beberapa protein hewani juga merupakan makanan kaya zat besi. Sumber hewani pun disertai zat gizi penting untuk tumbuh kembang, seperti zinc, zat besi, lemak, dan vitamin B12.

Beberapa sumber protein hewani untuk MPASI 11 bulan, di antaranya:

  • Telur.
  • Daging sapi.
  • Daging kambing
  • Daging ayam.
  • Ikan-ikanan.
  • Keju.
  • Yoghurt.
  • Hati sapi.

BUnda bisa cek apakah kebutuhan zat besi (iron) anak sudah cukup atau belum di Kalkulator Zat Besi, gratis! Hanya dengan menjawab 7 pertanyaan singkat, Bunda bisa langsung tahu seberapa besar risiko kekurangan zat besi pada si Kecil.

2. Protein Nabati

Untuk melengkapi asupan protein harian, gabungkan protein hewani dengan nabati. Protein nabati juga menambah asupan kalori bayi sehingga bantu naikkan berat badan si Kecil.

Sumber protein nabati untuk MPASI 11 bulan bisa didapatkan pada:

  • Kedelai.
  • Tahu.
  • Tempe.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian.

3. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama agar si Kecil aktif. Karbohidrat yang cukup juga bantu naikkan berat badan si Kecil agar tetap ideal.

Ada berbagai opsi karbohidrat yang bisa dicoba, seperti:

  • Nasi putih agak lembek.
  • Roti.
  • Kentang rebus.
  • Ubi atau singkong kukus.
  • Bubur gandum atau oatmeal bertekstur lebih kasar dari bubur nasi. 

4. Buah & Sayur

Buah dan sayur kaya akan vitamin dan mineral yang penting untuk perkembangan mata, kulit, dan kekebalan tubuhnya. Buah dan sayur juga kaya akan serat untuk jaga saluran pencernaan.

Beberapa sayur dan buah tinggi zat besi & vitamin C bantu dukung tumbuh kembang optimal.

Untuk itu, coba sertakan sayur dan buah berikut untuk MPASI 11 bulan:

  • Jambu biji.
  • Kiwi.
  • Mangga.
  • Melon.
  • Stroberi.
  • Labu kuning.
  • Pepaya.
  • Bayam.
  • Brokoli.
  • Sawi.
  • Pakchoy.
  • Wortel.
  • Pisang.

5. Lemak Baik

Lemak baik untuk MPASI 11 bulan bisa didapat dari DHA & Omega-3 yang berasal dari ikan laut seperti ikan kembung, ikan salmon, ikan teri, dan ikan sarden.

Sumber lemak baik nabati juga bisa ditemukan pada alpukat, buah zaitun, santan, serta kacang-kacangan dan biji-bijian. Bayi juga bisa konsumsi lemak dari keju, mentega, dan minyak.

DHA dan omega-3 baik untuk perkembangan otak si Kecil. Lemak secara umum juga penting untuk menambah kalori untuk berat badan bayi yang ideal.

Baca Juga: Bolehkah Bayi 11 Bulan Minum Susu Khusus 1 Tahun?

Pantangan MPASI 11 Bulan

Meski anak 11 bulan boleh konsumsi MPASI dengan menu mirip makanan keluarga, ada beberapa jenis makanan yang perlu dihindari, apa saja?

1. Garam Berlebih

IDAI menyatakan, sebaiknya berikan garam sesedikit mungkin, hanya agar anak mau makan. Makanan tinggi garam membuat ginjal bekerja keras membuang sisa natrium berlebih melalui urine.

Makanan tinggi garam menyebabkan sensasi kembung sehingga si Kecil enggan makan-makanan berat. Beberapa asupan tinggi garam, di antaranya:

  • Makanan ringan kemasan.
  • Kecap asin.
  • Saus botolan kemasan.
  • Daging olahan kemasan.

2. Gula & Pemanis

Gula dan pemanis tambahan bisa menambah kalori berlebih tanpa memberikan rasa kenyang. Hal ini meningkatkan risiko obesitas.

Gula dan pemanis tambahan juga meningkatkan berbagai risiko kesehatan, seperti gigi berlubang hingga diabetes tipe 2.

Gula juga membuat si Kecil hanya menyukai makanan manis sehingga enggan makanan dengan rasa lain. Hal ini meningkatkan risiko GTM.

3. Madu

Hindari memberikan madu sedikit pun pada MPASI bayi. Madu umumnya mengandung bakteri Clostridium botulinum yang berasal dari tanaman sumber madu.

Bakteri ini menghasilkan racun yang dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan si Kecil mengalami botulisme. Madu hanya boleh diberikan pada bayi usia 1 tahun ke atas.

4. Makanan Keras Berbentuk Bulat

MPASI 11 bulan memang boleh menyertakan finger food. Namun, hanya berikan makanan berbentuk balok memanjang yang bisa digenggam dan mudah digigit.

Makanan keras berbentuk bulat rentan tertelan utuh dan menyebabkan tersedak. Hal ini membahayakan si Kecil karena jalan pernapasannya terganggu.

Sebaiknya, tunda pemberian makanan berikut untuk bayi 11 bulan.

    • Kacang utuh.
    • Anggur utuh.
  • Popcorn.
  • Permen.
  • Kismis.
  • Kuaci utuh.

5. Makanan Tinggi Merkuri (Ikan Predator Besar)

Hindari menggunakan ikan predator besar, seperti hiu, pari, tuna sirip biru, dan kakap putih.

Ikan-ikan tersebut tinggi merkuri yang bisa mengganggu saraf dan memperlambat perkembangan tahun-tahun awal si Kecil.

Resep MPASI 11 Bulan yang Simple & Bergizi

Bunda bisa mendapatkan buku resep eksklusif Inspirasi Resep MPASI Kaya Zat Besi yang berisi kumpulan resep lezat bergizi dan mudah dibuat di rumah ala Chef Devina Hermawan dan dr. Brenda Shahnaz, CB, CIMI. Gratis!

Nah, selain itu berikut menu MPASI 11 bulan anti GTM yang bisa dicoba:

1. Sup Ayam Brokoli

Bahan yang diperlukan:

  • 3 bonggol brokoli. 
  • 1 dada ayam.
  • 1 buah wortel, kupas dan potong.
  • 1 buah kentang yang sudah dikupas dan dipotong dadu.
  • Keju parut secukupnya.

Cara membuat:

  1. Rebus brokoli, wortel, kentang, dan dada ayam sampai empuk.
  2. Jika sudah empuk, masak semua bahan di atas dalam air rebusan kaldu. 
  3. Bila sudah matang, tambahkan keju sebagai penambah rasa MPASI 11 bulan di atasnya.

2. Nasi Tim Ikan Kembung

Bahan yang diperlukan:

  • 25 gr beras.
  • 20 gram ikan kembung, haluskan.
  • 1 butir telur puyuh.
  • 15 gr wortel.
  • 10 gr tomat.
  • 5 gr (1 sdt) minyak kelapa.
  • 75 cc (⅓ gelas belimbing) kaldu ayam.

Cara membuat:

  1. Masukkan beras, ikan, telur puyuh, minyak kelapa ke dalam panci.
  2. Tambahkan air kaldu, tim hingga setengah matang.
  3. Masukkan wortel dan tomat, selanjutnya tim hingga matang.
  4. Nasi tim ikan kembung dan telur puyuh siap disajikan.

3. Stup Labu, Ubi Jalar, Daging

Bahan yang diperlukan: 

  • 1 cangkir belimbing labu madu, kupas dan potong dadu ukuran sedang (butternut squash).
  • 1 cangkir belimbing ubi jalar, kupas dan potong dadu ukuran sedang.
  • 1 cangkir belimbing daging sapi, cincang kasar.
  • 1 gelas air.

Cara membuat: 

  1. Pertama, didihkan air dan rebus daging, ubi, dan labu di atas api yang agak besar selama 20 menit hingga teksturnya empuk. 
  2. Resep ini juga bisa dibuat dengan menumis semua bahan dengan ⅓ sdt minyak zaitun.
  3. Dinginkan dan stup siap disajikan menjadi menu MPASI 11 bulan.

Baca Juga: 15 Camilan Bayi 11 Bulan yang Enak dan Bergizi

4. Bubur Alpukat Kacang Hijau

Bahan yang diperlukan: 

  • 1 buah alpukat.
  • 1 cangkir belimbing kacang hijau yang sudah dibersihkan.
  • 2-3 gelas air.

Cara membuat:

  1. Rebus kacang hijau selama 7-10 menit.
  2. Ambil semua isi daging alpukat. 
  3. Campur kacang hijau yang sudah direbus bersama dengan daging alpukat. 
  4. Haluskan di dalam blender hingga tercampur merata.
  5. Sajikan menu MPASI 11 bulan ini selagi hangat.

5. Stik Ayam Wortel

Bahan yang diperlukan:

  • 4 gelas air.
  • ½ potong ayam tanpa tulang.
  • ½ cangkir belimbing wortel dikupas dan potong dadu.

Cara membuat:

  1. Rebus wortel dan ayam selama 25 menit atau hingga teksturnya sudah empuk di atas api sedang. Jika si Kecil lebih suka tekstur yang lunak, bisa masak lebih lama, ya.
  2. Angkat wortel dan ayam yang sudah matang. Jangan membuang kuahnya karena bisa dimanfaatkan sebagai kaldu sayur untuk makanan lainnya.
  3. Jika sudah matang, dinginkan selama beberapa saat. Bunda bisa menyajikan makanan ini sebagai menu MPASI bayi 11 bulan.

6. Havermut Pisang

Bahan yang diperlukan: 

  • 1 buah pisang.
  • 1 cangkir tepung oat.
  • 2 gelas air.

Cara membuat:

  1. Rebus oat hingga mendidih. 
  2. Sambil menunggu, Bunda bisa mengaduknya selama lima menit.
  3. Potong pisang menjadi potongan-potongan kecil dan tumbuk hingga teksturnya halus.
  4. Dinginkan oat yang sudah matang. Jika sudah dingin, tambahkan pisang yang sudah dihaluskan dan aduk rata. 
  5. Bubur pisang dan oat siap disajikan sebagai MPASI bayi 11 bulan.

7. Kolak Pisang Ubi

Bahan yang diperlukan:

  • 250 gr kolang-kaling.
  • 400 gr ubi merah.
  • 4 buah pisang kepok matang atau 1 pisang tanduk potong.
  • 3 keping gula merah.
  • 1 helai daun pandan.
  • 1 gelas santan (dari ¼ kelapa).
  • 1 ruas kayu manis.
  • Cengkeh secukupnya.
  • 1 liter air untuk merebus.

Cara membuat:

  1. Pertama, bersihkan dan rendam kolang-kaling selama 5 menit. 
  2. Potong-potong pisang dan ubi sesuai selera. 
  3. Masak 700 ml air dalam panci, campurkan gula merah, kayu manis, dan cengkeh. Masak sampai mendidih. 
  4. Masukkan ubi dan masak hingga mendidih. 
  5. Tambahkan pisang, kolang-kaling, daun pandan, dan masak sampai mendidih. 
  6. Masukkan santan, lalu kecilkan api sambil sesekali diaduk agar santan tidak menggumpal. 
  7. Terus masak sampai mendidih. Kemudian, sajikan MPASI ini dalam mangkuk makannya. 

8. Telur Pindang

Bahan yang diperlukan:

  • 5-6 butir telur ayam. 
  • 2 genggam kulit bawang merah. 
  • 4-5 lembar daun salam. 
  • 4-5 lembar daun jambu klutuk. 
  • 1 ruas lengkuas, geprek. 
  • Air secukupnya untuk merebus telur. 

Cara membuat:

  1. Didihkan telur dan semua bahan ke dalam air (pastikan telur terendam semua dalam air).
  2. Jika sudah mendidih, diamkan telur dalam rendaman air tersebut selama semalam.
  3. Keesokan harinya, ketuk-ketuk kulit telur, baru direbus sampai mendidih. 
  4. Angkat telur, kupas kulitnya. Putih telur nantinya akan bermotif seperti marmer kecokelatan. 

Baca Juga: 12 Penyebab Bayi 11 Bulan Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Segera hubungi dokter bila si Kecil mengalami masalah kesehatan berikut:

  • Berat badan stagnan setiap bulan, bahkan turun.
  • Selalu muntah sehabis makan.
  • Pilih-pilih makanan dengan ekstrem.
  • Muncul tanda alergi atau intoleransi, seperti ruam, sesak napas, bibir bengkak, muntah, kembung, dan diare.
  • Tidak mau makan lebih dari 3 hari. 

MPASI perlu memperhatikan jumlah, frekuensi, tekstur, hingga bahan makanan. Dengan nutrisi yang tepat, si Kecil bisa tumbuh optimal.

Daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Diary Generasi Maju (DGM MPASI)

Image Banner Diary Generasi Maju (DGM MPASI)

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi