Facebook Pixel Code 17 Makanan Tinggi Zat Besi untuk Bayi yang Mudah Didapat

17 Makanan Tinggi Zat Besi untuk Bayi yang Mudah Didapat

Foto Reviewer dr. Yuli Ariani, Sp.A(K)

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: dr. Yuli Ariani, Sp.A(K)

Diterbitkan: 18 Januari 2022

Diperbarui: 22 September 2025

7 - 9 Bulan
Nutrisi
Cover Image of 17 Makanan Tinggi Zat Besi untuk Bayi yang Mudah Didapat

 

Makanan tinggi zat besi untuk bayi bisa mencegah anemia sekaligus mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Yuk, cari tahu daftar makanan yang mengandung zat besi untuk bayi dan tips memilihnya!

Pentingnya Zat Besi untuk Bayi

Bayi 6-11 bulan membutuhkan 11 mg zat besi per hari. Zat besi penting untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Kekurangan zat besi membuat produksi sel darah merah terhambat, sehingga organ dan jaringan kekurangan oksigen. Jika bayi kekurangan zat besi, ia berisiko mengalami anemia defisiensi besi.

Kondisi ini dapat memengaruhi perkembangan kognitif, perilaku, serta menghambat proses tumbuh kembang bayi.

Baca Juga: 10 Cemilan Bayi Kaya Zat Besi yang Mudah Dibuat

Daftar Makanan Tinggi Zat Besi untuk Bayi

Makanan tinggi zat besi untuk bayi bisa berasal dari sumber hewani (heme) maupun sumber nabati (nonheme). Keduanya harus seimbang agar asupan zat besi si Kecil terpenuhi dengan baik.

1. Hati Ayam 

Ampela dan hati ayam bagus untuk MPASI karena sangat kaya zat besi. Per 100 gram ati ampela ayam bisa mengandung 6,1 mg, dan bagian hatinya saja bisa mengandung 11,6 mg per 100 gram.

2. Hati Sapi

Hati sapi juga termasuk makanan tinggi zat besi untuk bayi.

Dalam 100 gram hati sapi setidaknya terkandung 4,78 mg zat besi yang bisa membantu cegah bayi dari anemia defisiensi zat besi

Tekstur hati sapi mungkin cukup kenyal bagi bayi. Untuk menghindari risiko bayi tersedak, Bunda dapat menghaluskannya menggunakan blender atau food processor.

3. Daging Sapi

Zat besi heme adalah bentuk zat besi yang paling mudah diserap tubuh, dan ini paling banyak ditemukan dalam daging sapi. 

Per 100 gram daging sapi mengandung 3,5 mg zat besi. Jumlah zat besi dalam daging sapi bahkan 9 kali lebih tinggi daripada daging ayam, dan 3x lebih tinggi dari daging ikan. 

Sekitar 30% zat besi dari daging sapi akan diserap langsung oleh tubuh. Jadi, si Kecil bisa mendapatkan kurang lebih 0,68 mg zat besi setelah mengonsumsi MPASI daging sapi.

4. Kerang 

Kerang merupakan makanan tinggi zat besi untuk bayi dan mudah diolah menjadi berbagai menu MPASI. Dalam 100 gram kerang mengandung sekitar 3 mg zat besi. 

Namun sama seperti udang, kerang termasuk jenis makanan yang bisa memicu reaksi alergi. Jadi, berikan sedikit dulu dan perhatikan reaksi si Kecil. Apabila muncul gejala, jangan berikan lagi.

5. Daging Kambing

Selain daging sapi, jenis daging merah yang juga tinggi zat besi adalah daging kambing dan domba.

Total zat besi dalam 100 gram daging kambing adalah 2,8 mg, disusul oleh daging domba dengan kandungan 2,68 mg zat besi dalam takaran porsi yang sama.

6. Sarden

Ikan sarden selain kaya omega 3 juga kaya akan zat besi. Dalam 85 gram sarden terkandung sekitar 2 mg zat besi. 

Kandungan omega 3 dan zat besi ini merupakan perpaduan nutrisi yang sempurna untuk mengoptimalkan perkembangan otak bayi.

7. Ikan Tuna

Per 100 gram ikan tuna dapat mengandung zat besi hingga 1,6 mg. Itu kenapa ikan tuna dapat dijadikan alternatif makanan tinggi zat besi untuk bayi, terutama bagian kepalanya.

Ikan tuna juga mengandung asam lemak esensial omega 3 yang juga sama pentingnya dengan zat besi untuk mengoptimalkan perkembangan otak bayi.

Baca Juga: 6 Pilihan Makanan untuk Dukung Perkembangan Kognitif Bayi

8. Daging Ayam

Ayam adalah salah satu sumber protein hewani yang tinggi zat besi dan mudah didapatkan. Dari sekian banyak bagian ayam, zat besi paling banyak ditemukan di paha dan sayap.

Tergantung jenisnya, kadar zat besi ayam bisa berbeda. Contohnya, 100 gram dada ayam kampung punya sekitar 0,9 mg zat besi, sedangkan 100 gram dada ayam broiler sekitar 1,3 mg zat besi.

9. Telur

Dalam satu butir telur berukuran sedang (sekitar 44 gram) terkandung 0,8 mg zat besi. Selain itu, terkandung pula banyak nutrisi penting lainnya seperti protein, kalsium, dan vitamin A. 

Memberikan 2 butir telur dalam sehari bahkan sangat disarankan untuk mencegah risiko stunting pada bayi.

10. Udang

Agar si Kecil tidak cepat bosan makan yang itu-itu saja, coba variasikan menu daging dengan makanan laut seperti udang. Di dalam 100 gram udang terkandung 0,5 mg zat besi. 

Udang juga kaya akan berbagai mineral penting untuk optimalkan tumbuh kembang si Kecil seperti protein, kalsium, magnesium, fosfor, zinc, dan omega-3.

Namun, penting untuk memantau reaksi si Kecil setelah makan udang karena makanan laut adalah salah satu jenis makanan pemicu reaksi alergi yang umum.

11. Kacang Arab

Kacang arab mengandung zat besi nabati yang cukup tinggi, yakni 6,2 mg per 100 gram. Bunda dapat menyajikan kacang arab menjadi bubur puree supaya aman. 

Selain zat besi, kacang ini juga kaya nutrisi penting lain yang dibutuhkan si Kecil untuk tumbuh kembang yang optimal seperti serat, protein, vitamin C, vitamin A, kalsium, dan lainnya. 

12. Tahu

MPASI tahu dapat menjadi salah satu pilihan menu makanan tinggi zat besi untuk bayi, karena terbuat dari kacang kedelai sebagai sumber protein nabati terbaik. 

Kandungan zat besi dalam 100 gram tahu dapat mencapai 5,4 mg. Tahu memiliki tekstur lembut sehingga dapat dikunyah oleh bayi, bahkan yang belum tumbuh gigi.

13. Biji Labu

Biji labu mungkin masih jarang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Padahal biji labu kaya akan berbagai nutrisi penting, termasuk zat besi.

Menurut penelitian, dalam 28 gram biji labu terkandung zat besi sebanyak 2.5 mg. Selain itu, ada juga zinc, mangan, magnesium, dan vitamin K. 

Biji labu juga memiliki tekstur yang keras sehingga sebaiknya dilumatkan terlebih dahulu sebelum diberikan pada bayi. 

14. Bayam 

Bayam tergolong salah satu sumber makanan tinggi zat besi untuk bayi. Zat besi dalam 100 gram bayam mencapai 2,7 mg.

Selain itu, bayam juga mengandung vitamin C untuk maksimalkan penyerapan zat besi dari protein hewani.

Jadi, Bunda bisa membuat menu MPASI bayi dari kombinasi olahan bayam dan daging sapi atau dengan ayam. 

15. Kacang Mete

Kacang mete tinggi zat besi yang jumlahnya mencapai 1,9 mg dalam setiap 28 gram porsi penyajiannya.

Untuk dijadikan MPASI, Bunda perlu menghaluskannya terlebih dahulu agar mudah dikunyah dan ditelan bayi.

16. Brokoli

Dalam 100 gram brokoli mengandung 0,7 mg zat besi, namun brokoli sangat kaya dengan vitamin C. Bahkan mencapai 112% dari kebutuhan manusia pada umumnya.

Asupan vitamin C dapat bantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

17. Pepaya

Buah pepaya termasuk makanan tinggi zat besi untuk bayi. Tercatat ada 10 mg zat besi dalam 100 gram buah oranye yang rasanya manis ini.

Bunda dapat membuat pepaya sebagai puree atau finger food dengan memotongnya panjang-panjang. Finger food sangat baik untuk membantu bayi latihan makan sendiri. 

 

Tips Memilih Makanan Bayi yang Mengandung Zat Besi

Berikut tips memilih makanan yang mengandung zat besi untuk bayi yang sebaiknya Bunda pertimbangkan:

  • Perbanyak sumber zat besi heme yang berasal dari produk hewani, seperti daging merah, seafood, dan unggas, karena zat besi di dalam makanan ini paling mudah diserap oleh tubuh sehingga efektif meningkatkan kadar zat besi bayi
  • Variasikan dengan sumber zat besi nonheme, seperti sayuran berdaun hijau gelap dan buah-buahan, supaya kebutuhan serat, vitamin, dan mineral bayi tetap terpenuhi.
  • Kombinasikan makanan tinggi zat besi dengan vitamin C, seperti jeruk, jambu, dan tomat, agar penyerapannya maksimal.
  • Hindari memberikan makanan yang mengandung zat penghambat penyerapan zat besi (misalnya teh, kopi, atau makanan tinggi kalsium dalam jumlah besar).
  • Sesuaikan tekstur makanan dengan usia bayi, seperti puree, finger food, atau cincang halus.
  • Perhatikan risiko alergi, misalnya pada seafood atau kacang.

Selain mengoptimalkan dan memilih makanan tinggi zat besi untuk bayi, Bunda juga bisa dapatkan buku resep eksklusif Inspirasi Resep MPASI Kaya Zat Besi yang berisi kumpulan resep lezat bergizi dan mudah dibuat di rumah ala Chef Devina Hermawan dan dr. Brenda Shahnaz, CB, CIMI. Gratis!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Diary Generasi Maju (DGM MPASI)

Image Banner Diary Generasi Maju (DGM MPASI)

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi