Facebook Pixel Code Tinggi Ideal Anak 2 Tahun: Fakta dan Cara Optimalkan

Tinggi Anak 2 Tahun yang Ideal dan Cara agar Cepat Tinggi

Foto Reviewer dr. Marlisye Marpaung, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: dr. Marlisye Marpaung, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Diterbitkan: 28 November 2022

2 Tahun
Tumbuh Kembang
Cover Image of Tinggi Anak 2 Tahun yang Ideal dan Cara agar Cepat Tinggi

Tinggi anak 2 tahun perlu dipantau berkala agar Bunda bisa memastikan tumbuh kembangnya optimal. Lantas, berapa TB anak yang ideal di tahun ini dan bagaimana cara menambahnya bila belum sesuai standar? 

Tinggi Anak 2 Tahun yang Ideal

Menurut Tabel Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak Kemenkes RI, tinggi badan si Kecil diukur berdasarkan panjang badan/tinggi badan menurut usia (PB/U).

Adapun standar tinggi anak 2 tahun yang ideal pada anak laki-laki berada di rentang 81,0 cm - 96,3 cm dan 79,3 cm – 95,4 cm pada anak perempuan.

Cara Menambah Tinggi Badan Anak 2 Tahun

Bila tinggi si Kecil berada di bawah standar, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menambah panjang badannya, Bun.

1. Sajikan Menu Makan Peninggi Badan

Salah satu faktor penentu tinggi badan adalah asupan nutrisi. Makanan sumber protein hewani dan kalsium, dinilai sangat penting dalam tumbuh kembang anak.

Makanan kaya protein hewani bisa dari daging merah, daging unggas, ikan, telur, dan ati ayam.

Selain itu, konsumsi protein sebaiknya dibarengi kalsium dan vitamin D. Vitamin D dapat membantu tulang menyerap dan menyimpan kalsium dari makanan lebih optimal.

Makanan tinggi kalsium antara lain susu, keju, yogurt, brokoli, kacang kedelai, dan ikan laut. Sementara sumber vitamin D bisa didapat dari ikan tuna, kuning telur, dan minyak ikan.

2. Berikan Susu Pertumbuhan

Tahukah Bunda? 99% cadangan kalsium tubuh terdapat di tulang dan simpanan ini perlu terus 'diisi ulang' setiap hari dari makanan sehari-hari.

Bunda dapat memberikan susu pertumbuhan sebagai salah satu cara menambah tinggi anak 2 tahun, seperti SGM Eksplor 1+, sebagai bagian dari asupan nutrisinya setiap hari.

SGM Eksplor 1+

SGM Eksplor 1+ Lebih banyak nutrisi: 3x Zat Besi, DHA 100%, minyak tuna & double protein. Dukung si Kecil lebih cepat tanggap & tumbuh lebih tinggi.

Cari Tahu di Sini!

SGM Eksplor 1+ mengandung lebih banyak nutrisi dengan zat besi 3x​ lipat, DHA 100%, minyak ikan tuna​, dan double protein​. Dukung si Kecil lebih cepat tanggap dan tumbuh lebih tinggi​.

Baca Juga: Tinggi Badan yang Ideal untuk Anak Usia 1-5 Tahun

3. Pastikan Anak Tidur Cukup

Tidur cukup juga merupakan salah satu faktor penting memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan si Kecil, Bun.

Ini karena hormon pertumbuhan biasanya ‘dilepaskan’ saat tidur malam, sehingga jika ia terbiasa begadang atau tidur larut malam, pelepasan hormon ini akan terganggu.

Lalu, berapa jam idealnya jam tidur si Kecil? Anak 2 tahun, sebaiknya mendapatkan durasi tidur selama 11-14 jam sehari.

4. Aktif Bermain di Luar

Aktivitas fisik yang teratur diketahui sangat penting dalam mendukung kesehatan tulang dan otot si Kecil, sehingga dapat berpengaruh pada tinggi anak 2 tahun.

Contohnya seperti berlari, lompat, menendang bola, bergelantungan di tiang, bermain mini basket, atau berenang.

Beraktivitas di luar juga akan membantunya mendapat asupan vitamin D lebih optimal, karena paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga: 9 Ide Kegiatan Seru untuk Anak Umur 2-3 Tahun

5. Konsumsi Suplemen

Suplemen umumnya mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, yang sebenarnya dapat terpenuhi lewat makanan dan minuman sehari-hari.

Namun dalam beberapa kasus seperti anak yang tidak makan teratur atau dengan kondisi medis tertentu, dapat mengakibatkan malnutrisi, sehingga membutuhkan suplemen tambahan.

Namun suplemen untuk kesehatan, sudah semestinya sesuai saran maupun resep dokter spesialis anak.

Kapan Anak Bisa Dikatakan Stunting?

Anak stunting sudah pasti berperawakan pendek, namun si Kecil yang bertubuh pendek belum tentu stuntingStunting atau tidak, ternyata dapat diketahui lewat pengukuran badan.

Masih menurut Tabel Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak Kemenkes RI, tinggi badan menurut umur (TB/U) usia 0 - 60 bulan dapat diketahui:

  • Sangat pendek (severely stunted) atau sangat stunting/gagal tumbuh: <-3 SD
  • Pendek (stunted) atau anak pendek atau stunting/gagal tumbuh : - 3 SD sd <- 2 SD
  • Normal -2 SD sd +3 SD

Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurang gizi kronik yang menyebabkan gangguan kognitif dan organ lain. Stunted adalah anak dengan tinggi badan kurang tapi tidak disertai penurunan fungsi otak.

Pemeriksaan TB berkala penting dilakukan rutin di puskesmas atau RS, karena diagnosis stunting hanya bisa ditegakkan oleh dokter.

Baca Juga: Tinggi Badan Anak Stunting dan Bedanya dengan Anak Pendek

Itulah informasi seputar tinggi anak 2 tahun serta cara menambahnya. Masih punya pertanyaan terkait nutrisi, tumbuh kembang anak 2 tahun maupun pola asuh si Kecil?

Bunda dapat menghubungi Sahabat Bunda Generasi Maju sekarang selama 24/7, lho!

 

 

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi

Image Banner SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi