Memahami perkembangan psikologi anak usia sekolah akan membantu Bunda memantau tumbuh kembangnya. Ini tahap perkembangan psikologi anak untuk Ayah Bunda perhatikan!
Pentingnya Memahami Perkembangan Psikologi Anak Usia Sekolah
Usia 5-8 tahun adalah usia si Kecil mulai duduk di bangku sekolah. Pada tahap ini, ia akan mulai berinteraksi dengan orang lain, menjalin hubungan, serta mengembangkan kepekaan diri dan juga orang lain.
Agar semua proses itu berjalan lancar, anak perlu mempelajari beberapa kemampuan, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama, empati, dan pemecahan konflik.
Ketika perkembangan psikologi anak usia sekolah ini optimal dan sesuai, kecerdasan berpikir dan emosional si Kecil pun akan lebih baik.
Ayah Bunda dan pihak sekolah perlu memperhatikan sejauh mana si Kecil bisa berbaur. Jadi, Ayah Bunda bisa melakukan evaluasi dan meningkatkan kemampuannya.
Baca Juga: 8 Skill Wajib untuk Persiapan Anak Masuk Sekolah TK
Tahapan Perkembangan Psikologi Anak Usia 5–8 Tahun
Pada dasarnya tumbuh kembang setiap anak bisa jadi beda-beda. Namun secara umum, ada beberapa “checklist” yang bisa Ayah dan Bunda perhatikan, seperti:
1. Usia 5 tahun
Pada umumnya, perkembangan psikologi anak usia sekolah pada umur 5 tahun, yaitu;
- Mampu mengikuti instruksi sederhana tanpa harus selalu diingatkan
- Mulai menginisiasi bermain peran dan menggunakan imajinasinya
- Mulai paham konsep benar-salah, meski masih melihatnya dari sudut pandang pribadi
- Cenderung mencari persetujuan dari orang dewasa, seperti guru atau orang tua
- Mulai senang bermain dalam kelompok seusianya
2. Usia 6 tahun
Memasuki usia 6 tahun, si Kecil umumnya mulai menunjukkan perkembangan psikologi berikut:
- Lebih mandiri dalam aktivitas sehari-hari
- Memahami konsekuensi perilaku positif dan negatif
- Mampu memahami emosi yang dirasakan dan menunjukkan empati
- Mulai kompetitif dalam permainan dan kegiatan yang sedang berjalan
- Dapat menunjukkan kecemburuan antar-saudara kandung
- Memahami batasan dan nyaman bermain sendiri, meski lebih senang bermain bersama
3. Usia 7 Tahun
Pada usia 7 tahun, kemandirian anak sudah lebih tampak. Beberapa perkembangan yang biasanya dapat dicapai juga pada usia ini, antara lain:
- Mulai memahami peraturan yang berlaku
- Mulai membentuk pertemanan yang lebih stabil
- Suka bercanda dan mengembangkan rasa humor
- Masih membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi energi
- Mulai dapat membedakan antara imajinasi dan realita
4. Usia 8 Tahun
Ketika si Kecil berusia 8 tahun, perkembangan psikologi anak mulai lebih kuat yang dapat dilihat dari caranya mengekspresikan diri dan hubungannya dengan orang lain, seperti:
- Mulai sadar dengan persepsi orang lain
- Keinginan untuk diterima dalam kelompok pertemanan akan makin kuat
- Dapat mengekspresikan perasaan dengan lebih baik
- Bisa mudah marah atau frustrasi ketika keinginan tidak terpenuhi, termasuk keinginan mengungkapkan perasaannya
- Mulai memikirkan masa depan dan memiliki tujuan kecil (misal, menabung untuk mainan)
Baca Juga: Kenali Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasi Keterlambatan Perkembangan pada Anak

Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Psikologi Anak
Genetik jadi salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan psikologi si Kecil. Namun, faktor eksternal juga berperan penting dalam perkembangan psikologi anak, seperti:
- Kondisi sosial ekonomi keluarga
- Hubungan dalam keluarga, seperti komunikasi, dukungan, dan kedekatan emosional
- Lingkungan sekolah dan pertemanan
- Paparan media dan teknologi
- Kecukupan nutrisi untuk otak anak, seperti omega-3, omega-6, vitamin B kompleks, dan zat besi
Cara Mendukung Perkembangan Psikologi Anak Usia 5–8 Tahun
Ada banyak cara yang bisa Ayah dan Bunda lakukan untuk mengoptimalkan perkembangan psikologi anak usia sekolah, di antaranya:
1. Dorong Komunikasi Terbuka dengan Anak
Dorong anak untuk berani mengungkapkan pendapat dan apa yang ia rasakan. Ayah Bunda harus mendengarkan si Kecil dengan saksama, tanpa menyela apalagi menghakiminya.
Selain membuatnya lebih memahami emosi, cara ini juga akan mengajarkan si Kecil untuk dapat berempati dengan orang lain.
2. Beri Kesempatan Mengambil Keputusan Kecil
Perkembangan psikologi anak usia sekolah juga dinilai dari kemandirian dan kemampuannya mengambil keputusan.
Maka itu, Ayah dan Bunda bisa melibatkan si Kecil dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Biarkan ia memilih pakaian, permainan, atau menu makannya sendiri.
3. Ajarkan Keterampilan Sosial Lewat Permainan Kelompok
Dorong anak untuk bermain bersama teman-temannya secara berkelompok.
Dari sini, si Kecil akan mengembangkan kemampuan sosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain.
Kegiatan ini akan mengajarkan si Kecil untuk bekerja sama, berempati, berbagi, sekaligus memecahkan masalah.
Baca Juga: Tinggi Badan Anak 5 Tahun yang Ideal dan Cara Mencapainya
4. Sediakan Aktivitas Fisik dan Kreatif di Luar Rumah
Untuk mendukung kecerdasan otak anak dan perkembangan emosionalnya, anak perlu mendapatkan berbagai stimulasi yang merangsang seluruh indranya.
Hal itu bisa Ayah dan Bunda dapatkan dari mengajak anak untuk melakukan aktivitas fisik yang kreatif di luar rumah.
Ajaklah anak berolahraga, berkebun, bermain outdoor, atau melakukan kegiatan seni, seperti melukis di luar untuk menyeimbangkan perkembangan fisik dan kreativitasnya.
5. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Seimbang
Kekurangan nutrisi tertentu sangat memengaruhi perkembangan psikologi anak usia sekolah. Sebab, ada nutrisi yang punya peran langsung terhadap perkembangan otak anak.
Zat besi, omega-3, omega-6, zinc, kalsium, vitamin D, dan vitamin B kompleks adalah beberapa zat gizi yang perlu dipenuhi.
Salah satu susu padat nutrisi yang bisa Ayah dan Bunda berikan untuk memenuhi kebutuhan si Kecil adalah SGM Eksplor 5+ dengan IronC. Susu bubuk ini dilengkapi dengan zat besi sehingga membantu si Kecil terhindar dari anemia.
Ketika zat besi dapat membentuk sel darah secara optimal, nutrisi dan oksigen juga bisa disalurkan ke seluruh tubuh, termasuk otak anak sehingga ia lebih fokus dalam menyerap berbagai stimulus yang muncul.
Kandungan zinc dan vitamin C di dalamnya juga dapat membantu penyerapan zat besi agar lebih optimal.
Ayah dan Bunda juga bisa mendaftarkan diri jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!