Facebook Pixel Code 15 Mainan Edukasi Anak 5 Tahun yang Seru dan Bermanfaat

15 Mainan Edukasi Anak 5 Tahun yang Seru dan Bermanfaat

Foto Reviewer Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Diterbitkan: 05 April 2024

Diperbarui: 27 Agustus 2025

5 Tahun
Tumbuh Kembang
Cover Image of 15 Mainan Edukasi Anak 5 Tahun yang Seru dan Bermanfaat

 

Bunda, yuk cari mainan edukasi anak 5 tahun. Si Kecil bisa belajar sambil bermain dan mengasah keterampilannya!

Kenapa Mainan Edukasi Penting di Usia 5 Tahun?

Usia 5 tahun adalah masa emas perkembangan fisik, sosial, dan kecerdasan anak. Bermain menjadi cara efektif untuk belajar sambil bersenang-senang. 

Mainan edukatif membantu mengasah motorik, kognitif, fisik, sosial, dan emosi si Kecil. Hal ini juga sekaligus mempersiapkan si Kecil menghadapi dunia sekolah dengan lebih percaya diri.

Rekomendasi Mainan Edukasi Anak 5 Tahun

Menginjak usia 5 tahun, Bunda bisa sediakan mainan edukasi yang sesuai dengan usia si Kecil. Berikut ragam mainan anak 5 tahun yang edukatif:

1. Puzzle

Puzzle termasuk mainan edukasi anak 5 tahun karena mendorong keterampilan berpikir dan pemecahan masalah. 

Saat menyusun potongan-potongan kecil, si Kecil akan melatih koordinasi tangan-mata sekaligus memperkuat otot jari dan tangan. 

Aktivitas ini juga mengajarkan anak untuk bernalar secara logis dan melatih ketekunan dalam menghadapi tantangan saat menyusun gambar menjadi utuh.

2. Magnet Huruf dan Angka

Anak-anak usia prasekolah biasanya sudah mulai belajar mengenal huruf dan angka. Pengenalan ini penting karena menjadi dasar dalam proses membaca dan menulis. 

Kemampuan untuk mengenali huruf akan membantu si Kecil dalam memahami kata-kata baru dan meningkatkan kosakatanya.

Untuk membantu mengembangkan keterampilan ini, Bunda dapat menggunakan metode yang menyenangkan seperti bermain dengan magnet alfabet.

3. Kartu Memori

Kartu memori juga bisa jadi pilihan mainan edukasi anak 5 tahun. Permainan ini mengasah kemampuan berpikir, konsentrasi, dan rentang perhatian anak.

Anak belajar mencocokkan pasangan gambar sambil melatih fokus dan perhatian. Selain menyenangkan, permainan ini juga memberi pengalaman belajar tanpa rasa takut gagal.

4. Jam Kayu Manual

Mengajarkan anak membaca jam bisa jadi tantangan karena butuh pemahaman dasar matematika. Awali dengan mengenalkan konsep jam, menit, dan detik. 

Setelah paham, ajak anak mencoba mengatur waktu sesuai instruksi, seperti “Coba atur jam ke pukul 5.” Bunda bisa biarkan si Kecil memutar jarum jam sendiri sebagai latihan.

5. Congklak

Mainan tradisional seperti congklak juga bagus untuk mainan edukasi anak 5 tahun karena punya banyak sekali manfaat. 

Congklak bisa jadi sarana untuk anak belajar berhitung dengan cara menyenangkan. Saat memindahkan biji, anak belajar menyebut angka dan melakukan penjumlahan. 

Selain itu, permainan ini juga melatih logika serta mengenalkan konsep penuh dan kosong sebagai dasar matematika.

Baca Juga: 9 Ide Permainan Seru untuk Anak Usia 4-5 Tahun

6. Gunting & Tempel Origami

Permainan gunting dan tempel origami bisa menjadi mainan edukasi anak 5 tahun yang bermanfaat. Aktivitas ini melatih koordinasi tangan serta memperkuat otot jari anak.

Selain itu, origami merangsang kreativitas karena anak bebas membentuk berbagai kreasi dari kertas.

Namun, pastikan gunting yang digunakan aman untuk anak agar kegiatan tetap menyenangkan dan bebas risiko.

7. Menggambar & Mewarnai

Untuk mendukung perkembangan motorik halus, Bunda bisa memberikan krayon atau pensil warna dan membiarkan si Kecil bebas menggambar dan mewarnai sesuai imajinasinya.

Aktivitas ini tak hanya melatih keterampilan tangan dan kreativitas, tapi juga meningkatkan motivasi dan kemampuan bernarasi.

Menggambar juga jadi metode belajar PAUD yang sering digunakan karena membuat proses belajar terasa lebih seru dan menyenangkan.

8. Alat Musik Mainan

Belajar bermain piano, biola, gitar, dan drum tidak hanya mengembangkan bakat musik anak, tetapi juga mendorong perkembangan keterampilan motorik halus.

Saat memainkan alat musik, anak perlu mengkoordinasikan gerakan jari-jari dan tangan dengan baik.

Bermain alat musik juga membutuhkan keterampilan mendengarkan yang baik dan meningkatkan rentang perhatian anak. 

9. Balok Susun

Lewat permainan balok susun, anak belajar mengambil satu balok tanpa menjatuhkan yang lain. Hal ini dapat membantu melatih koordinasi tangan dan matanya.

Anak juga diajak berpikir cepat dan merancang strategi agar tumpukan tidak roboh. Lewat proses ini, anak belajar memecahkan masalah dengan cara yang seru dan menyenangkan.

Supaya makin seru, ajak Ayah atau anggota keluarga lain ikut bermain bersama si Kecil.

Baca Juga: 10 Contoh Kegiatan Motorik Kasar dan Halus untuk Anak TK (4-5 Tahun)

10. Lompat Tali

Ada banyak mainan edukasi anak 5 tahun yang dapat merangsang motorik kasar. Salah satunya lompat tali, yang bermanfaat merangsang pertumbuhan otot-otot besar si Kecil. 

Lompat tali biasanya dimulai dengan tingkat dasar, di mana anak mulai melompat dengan satu kaki di atas tali yang digerakkan seperti ular. 

Kemudian, tingkat kesulitan permainan ini akan meningkat, dengan tinggi tali yang disesuaikan dengan kemampuan melompat anak.

11. Sepeda

Bersepeda membantu anak bersosialisasi, melatih komunikasi, dan membangun kepercayaan diri. 

Kegiatan ini juga mengasah kemandirian, koordinasi gerak, serta memperkuat otot tubuh si Kecil secara menyenangkan.

12. Papan Keseimbangan

Papan keseimbangan merupakan mainan edukasi anak 5 tahun yang membantu mengembangkan keterampilan motorik inti, seperti keseimbangan dan juga koordinasi.

Selain itu, papan keseimbangan dapat membantu anak dalam memperbaiki postur tubuhnya.

Biasanya papan keseimbangan terbuat dari bahan kayu yang ringan dan memiliki bentuk melengkung, sehingga mudah dibawa dari satu tempat ke tempat lain.

13. Board Game (Ular Tangga, Monopoli, Halma)

Anak usia prasekolah mulai senang bermain dengan teman, tapi belum terbiasa menerima kekalahan. 

Board game seperti ular tangga, halma, dan monopoli bisa membantu melatih interaksi interpersonal, sportivitas, dan mengenalkan anak pada aturan. 

Lewat permainan ini, anak juga belajar cara berpikir cepat sambil menyusun strategi dan bergiliran secara adil. 

14. Bola Bekel

Di usia 5 tahun, anak lebih suka bermain dengan temannya daripada sendirian. Nah, bola bekel bisa jadi pilihan untuk dimainkan ramai-ramai.

Bermain bola bekel dapat meningkatkan kemampuan berpikir, daya ingat, dan fokus anak karena si Kecil harus melewati beberapa tahap.

Permainan ini juga bisa menjadi cara mengatasi anak sulit bersosialisasi karena bermain bekel ramai-ramai membutuhkan komunikasi. 

15. Eksperimen Sains Sederhana

Eksperimen sains sederhana bisa jadi mainan edukasi anak 5 tahun. Contohnya, menyusun permen warna-warni di atas piring putih lalu menuangkan air ke tengahnya. 

Anak akan melihat warna pelangi terbentuk di dalam air. Ini terjadi karena lapisan gula pada permen larut dan menyebar, menciptakan efek visual yang menarik. 

Aktivitas ini menyenangkan sekaligus memperkenalkan konsep sains secara ringan.

Baca Juga: Cara Menstimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolah

Tips Memilih Mainan Anak yang Sesuai Usia

Selalu periksa label pada mainan untuk memastikannya cocok dengan usia anak. Selain itu, berikut tips memilih mainan untuk anak: 

  • Jangan berikan mainan untuk usia lebih tua, karena standar mainan ditentukan berdasarkan milestone usia dan aspek keamanan, bukan tingkat kecerdasan.
  • Pilih mainan yang mencantumkan keterangan “tidak beracun” (nontoxic).
  • Pastikan mainan berbahan kain atau boneka bisa dicuci untuk menjaga kebersihannya.
  • Untuk mainan bertenaga baterai, pastikan tempat baterai terkunci dengan sekrup agar tidak mudah dibuka anak. Baterai bisa membahayakan jika tertelan atau bocor.
  • Hindari mainan yang memiliki ujung tajam, bagian kecil seperti mata boneka, roda, atau kancing yang bisa copot.
  • Hindari mainan dengan bagian kecil yang bisa masuk ke tenggorokan, tali yang lebih panjang dari 18 cm, atau bagian yang bisa menjepit jari kecil anak.
  • Mainan dari pasar malam atau vending machine biasanya tidak memenuhi standar keamanan. Periksa dulu apakah ada bagian yang longgar atau tajam sebelum diberikan kepada anak.
  • Utamakan mainan edukatif yang mengenalkan konsep seperti angka, warna, atau kerja sama. Akan lebih baik, jika mainan bisa dimainkan sendiri maupun bersama orang lain.

Anak Saya Cepat Bosan dengan Mainan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jika si Kecil mudah bosan, cobalah variasikan jenis mainan anak 5 tahun yang diberikan. Kombinasikan mainan edukatif, fisik, dan kreatif untuk menjaga minatnya. 

Bunda bisa ajak anak bermain bersama agar ia merasa lebih terlibat secara emosional. Tak lupa, lakukan rotasi mainan setiap minggu agar mainan lama terasa baru kembali.

Peran Nutrisi dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak

Mainan memang penting untuk menstimulasi kemampuan kognitif dan sosial, tapi asupan nutrisi juga tak kalah krusial dalam mendukung kesiapan belajar anak. 

Bunda bisa bantu dengan susu pertumbuhan yang mengandung zat besi 5x lipat​, double protein (Whey & Kasein)​, serta vitamin & mineral 40% lebih banyak​. Dukung si Kecil cepat tanggap dan tumbuh tinggi.

Nah, itu dia ragam rekomendasi mainan edukasi anak 5 tahun yang seru dan bermanfaat bagi tumbuh kembangnya!

Daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Baru! Rasa Vanila Creamy

Image Banner Baru! Rasa Vanila Creamy