Merangkak adalah salah satu milestone penting dalam perkembangan motorik bayi. Lantas, normalkah jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak? Yuk, cari tahu penyebab dan cara stimulasinya!
Apakah Wajar Bayi Usia 9 Bulan Belum Bisa Merangkak?
Jangan terlalu khawatir jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak, karena itu masih tergolong normal. Umumnya bayi mulai belajar merangkak di antara usia 7-10 bulan.
Perkembangan motorik setiap bayi berbeda-beda. Beberapa bayi mungkin lebih cepat atau lebih lambat dalam mencapai tahap ini.
Merangkak juga bukanlah satu-satunya indikator perkembangan bayi 9 bulan. Beberapa bayi mungkin memilih cara alternatif seperti meluncur, merayap, atau bahkan langsung berdiri.
Apa Penyebab Bayi Telat Merangkak?
Selama si Kecil tetap aktif dan berkembang dengan baik, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan. Namun, tetap waspadai juga faktor-faktor yang bisa menyebabkan keterlambatan perkembangan bayi:
1. Kelahiran Prematur
Bayi yang lahir prematur seringkali mengalami keterlambatan dalam mencapai tahap perkembangan tertentu, termasuk merangkak.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan usia perkembangan dan perkembangan otot yang lebih lambat pada bayi prematur.
2. Kelainan Bentuk Kaki
Kelainan bentuk kaki, seperti kaki melengkung atau telapak kaki datar bisa jadi alasan bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Meskipun kondisi ini bisa membuat bayi terlambat merangkak, namun biasanya akan membaik dengan sendirinya seiring meningkatnya kekuatan dan gerakan bayi.
3. Kurangnya Aktivitas di Lantai
Salah satu faktor yang mungkin menyebabkan keterlambatan merangkak adalah kurangnya kesempatan untuk bayi bergerak bebas di lantai.
Terlalu banyak waktu yang dihabiskan di kereta dorong atau kursi dapat menghambat perkembangan motorik kasarnya.
4. Kurang Motivasi
Kurangnya motivasi untuk merangkak bisa membuat bayi lebih lambat mengembangkan kemampuan motoriknya.
Ajak bayi bermain di lantai dengan meletakkan mainan yang menarik di luar jangkauannya agar ia terdorong untuk bergerak dan meraihnya.
Aktivitas ini akan membantu bayi melatih kekuatan otot dan koordinasi tubuhnya dengan lebih baik.
Baca Juga: 9 Cara Menstimulasi Perkembangan Bayi 9 Bulan
5. Kondisi Kesehatan Tertentu
Dalam beberapa kasus langka, penyebab bayi 9 bulan belum bisa merangkak bisa jadi karena gangguan genetik seperti sindrom Pitt-Hopkins.
Penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk analisis genetik untuk mengidentifikasi penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
6. Kurangnya Waktu Tummy Time
Sebagai orang tua, pastikan si Kecil mendapat cukup tummy time setiap hari. Tummy time ini sangat penting untuk memperkuat otot leher dan merangsang gerakan merangkak.
Meskipun tidak semua bayi merangkak dengan cara yang sama, penting untuk memberikan stimulasi yang cukup agar bayi dapat mencapai tahap perkembangan selanjutnya.
7. Keterlambatan pada Tahap Perkembangan Lainnya
Kemampuan merangkak bayi bisa terhambat jika ada masalah pada perkembangan lainnya, seperti otot leher yang belum kuat.
Jika Bunda melihat si Kecil mengalami gangguan perkembangan, seperti gerakan yang kaku atau lemah, sebaiknya segera konsultasikan dengan ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Bagaimana Cara agar Bayi Cepat Merangkak?
Jika bayi 9 bulan belum bisa merangkak, masih ada waktu bagi Bunda untuk terus menstimulasinya. Berikut beberapa stimulasi agar bayi cepat merangkak:
1. Perbanyak Tummy Time
Hal utama dan terpenting agar si Kecil dapat cepat merangkak, yaitu dengan menengkurapkan bayi sejak dini. Stimulasi ini disebut dengan tummy time.
American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan agar bayi melakukan tummy time 2-3 kali sehari dengan durasi minimal lima menit di setiap sesi.
Melakukan tummy time dapat membantu si Kecil dalam melatih kemampuan mengangkat kepala yang akan berpengaruh pada penguatan otot leher dan punggungnya saat merangkak.
2. Latih Bayi untuk Duduk
Bunda perlu mencoba stimulasi bayi duduk dan merangkak supaya si Kecil bisa mengembangkan otot perut dan punggung yang kuat. Kekuatan otot inilah yang pada akhirnya akan membantu bayi belajar merangkak.
Setelah si Kecil dapat duduk dengan baik, ia akan mencoba membungkuk dan menahan badannya menggunakan tangan serta lengan.
Pada tahap ini, bayi mulai menyeimbangkan diri sampai menemukan caranya sendiri untuk bergerak merangkak.
Baca Juga: Penyebab Bayi 9 Bulan Belum Bisa Duduk Sendiri dan Stimulasinya
3. Perbanyak Waktu Main di Lantai
Untuk merangsang kemampuan si Kecil dalam merangkak, sebaiknya Bunda sering mengajaknya bermain di lantai.
Saat bermain di lantai bayi akan mengeksplorasi banyak hal untuk meningkatkan kemampuannya bergerak.
Bunda juga bisa mendapatkan panduan stimulasi lengkap untuk tumbuh kembang si Kecil dengan mengunduh E-Book Panduan Tumbuh Kembang Gratis!
4. Kurangi Penggunaan Bouncer atau Stroller
Penggunaan bouncer atau oller terlalu lama dan terlalu sering dapat menjadi salah satu penyebab bayi 9 bulan belum bisa merangkak.
Sebab, bayi merasa terkungkung oleh alat tersebut sehingga tidak dapat bergerak dengan bebas.
Maka dari itu, mulailah kurangi atau sama sekali hentikan penggunaan bouncer dan oller di usia 9 bulan ini jika memungkinkan untuk membiarkan bayi bergerak bebas.
5. Pancing Bayi Bergerak Menghampiri Bunda
Ketika Bunda sedang mengajarkan bayi merangkak, disarankan juga memberikan motivasi dengan memposisikan diri lebih jauh dari si Kecil agar ia tertarik untuk menghampiri Bunda.
Namun, perlu Bunda ingat bahwa bayi yang belum bisa merangkak akan membutuhkan waktu dalam merespons setiap rangsangan dan menguasai keterampilan yang sedang dilatih.
Jadi, Bunda harus tetap sabar dan memperhatikan setiap perkembangannya. Biarkan si Kecil bergerak dengan kecepatannya sendiri.
6. Berikan Mainan yang Disuka
Untuk memancing si Kecil bergerak menghampiri Bunda, berikan mainan yang disukainya saat ia dalam posisi tengkurap.
Memberikan mainan pada posisi yang jauh dari jangkauan si Kecil akan membuatnya berusaha bergerak menghampiri mainan tersebut, sehingga muncul keinginan untuk merangkak.
7. Contohkan Gerakan Merangkak
Mungkin sebagian bayi 9 bulan belum bisa merangkak karena tidak tahu bagaimana caranya untuk memulai merangkak.
Maka, Bunda bisa mencontohkan gerakan merangkak di hadapannya sebagai cara untuk menstimulasi motorik bayi.
Ketika sedang tummy time, Bunda sebaiknya juga berada di lantai dengan posisi tengkurap yang sama seperti si Kecil.
Setelah itu, Bunda bisa mencoba merangkak menghampiri si Kecil untuk memotivasi bayi agar cepat bisa merangkak.
Baca Juga: 6 Cara Ampuh agar Kaki Bayi Kuat Berdiri
Semoga penjelasan terkait penyebab bayi 9 bulan belum bisa merangkak dan ide-ide stimulasinya dapat menjawab kegelisahan Bunda, ya!
Jika Bunda masih punya kekhawatiran tertentu mengenai tumbuh kembang si Kecil, jangan ragu langsung konsultasi dengan dokter agar mendapatkan jawaban yang tepat.
Lalu bila masih ada kekhawatiran atau pertanyaan tertentu mengenai tumbuh kembang bayi, Bunda juga bisa langsung hubungi Sahabat Bunda Generasi Maju, ya!