Perkembangan bayi 4 bulan adalah masa yang menyenangkan karena si Kecil sudah bisa diajak interaksi. Apa saja perkembangan yang patut diperhatikan di usia ini?
Perkembangan Bayi 4 Bulan
Di usia ini, bayi umumnya sudah bisa tersenyum pada orang yang menarik perhatiannya. Lalu, apa saja yang sudah bisa dilakukan bayi usia 4 bulan?
1. Berguling untuk Tengkurap
Bayi 4 bulan sudah bisa berguling sendiri dari posisi telentang ke tengkurap ataupun sebaliknya, karena otot-otot perut dan tangannya sudah kuat.
Saat tengkurap, bayi juga sudah bisa mengangkat dan menahan kepalanya sedikit untuk melihat ke atas.
Jika bayi 4 bulan belum bisa tengkurap, jangan dulu khawatir karena ini baru permulaan bayi belajar tengkurap.
2. Menendang Benda
Tidak hanya tangan dan perut, otot kakinya juga sudah semakin kuat seiring bertambahnya usia.
Ketika dalam posisi telentang, bayi sudah dapat meluruskan kakinya sendiri. Kemudian, kakinya sudah bisa mendorong atau menendang benda yang ada di dekatnya.
3. Meraih dan Memegang Benda
Dari segi keterampilan motorik, perkembangan bayi 4 bulan juga ditandai dengan koordinasi tangan, kaki, dan mata yang sudah semakin baik.
Bayi 4 bulan sudah bisa melihat mainan atau benda di sekitar yang menarik perhatian, kemudian bergerak mendekat untuk meraih dan memegangnya.
Selain itu, si Kecil juga sudah bisa menggoyangkan mainan kerincingan favoritnya.
Baca Juga: Ciri-Ciri Bayi 4 Bulan Cerdas dan Cara Stimulasinya
4. Memasukkan Benda ke Mulut
Bayi 4 bulan sudah bisa memegang benda menggunakan ibu jari dan jari telunjuk seolah mencapit. Tak jarang ia juga akan memasukkan benda di sekitarnya ke dalam mulut.
Maka Bunda perlu lebih jeli lagi pantau gerak-gerik si Kecil. Jauhi barang-barang yang berpotensi bahaya bagi si Kecil, seperti gelas dan piring beling, pisau, jarum, pensil, atau mainan berukuran kecil.
5. Mulai Berceloteh
Perkembangan bayi 4 bulan semakin sering berceloteh sepatah dua patah kata. Ia akan coba berceloteh apa pun sebagai bentuk respon terhadap orang yang mengajaknya bicara.
Saat namanya dipanggil oleh Bunda dan Ayah, si Kecil akan menoleh sambil tersenyum berseri-seri.
Bayi bisa tersenyum berseri-seri saat diajak bercanda dan mengobrol, serta ketika melihat wajah orang yang dikenalnya.
6. Meniru Kata-Kata
Tak hanya berceloteh, terkadang si Kecil akan meniru kata-kata yang biasa didengarnya dengan memperhatikan gerakan bibir orang lain. Seperti ‘ooo’, ‘aaaah’, ‘ma-ma’, dan ‘da-da’.
Untuk menstimulasi kemampuan bicaranya, Bunda bisa melatih dengan mengajaknya komunikasi dengan mengucapkan kata-kata sederhana. Misalnya, ‘mama’, ayah, ‘papa’, atau ‘kakak’.
Baca Juga: Umur Bayi Bisa Bicara dan Cara Deteksi Keterlambatan Bicara
7. Mengenali Warna
Memasuki usia 4 bulan, perkembangan penglihatan bayi sudah jauh lebih baik. Bayi sudah bisa melihat dan membedakan warna merah, biru, kuning, dan hijau.
Bunda bisa melatih bayi 4 bulan dengan berikan benda warna-warni, misalnya buku, bola, mainan, pakaian, dan kancing baju dengan lebih dari 2 jenis warna untuk mempertajam penglihatannya.
8. Mengikuti Benda Bergerak
Tidak hanya mengenal warna, penglihatan si Kecil sudah semakin tajam sehingga bisa mengikuti mainan bergerak. Ia juga bisa melihat pergerakan orang yang berada di seberang ruangan.
9. Menunjukkan Ekspresi
Dari sisi keterampilan sosial dan emosional, perkembangan bayi 4 bulan sudah bisa menunjukkan berbagai ekspresi.
Bayi usia 4 bulan sudah bisa menunjukkan ekspresi wajah kesal, ingin marah, dan frustasi bila Bunda menghentikan waktunya untuk bermain, atau bila Bunda tidak memenuhi keinginannya saat itu.
10. Belajar Duduk
Bayi umur 4 bulan boleh mulai belajar duduk. Bayi akan belajar duduk dengan memiringkan badannya terlebih dahulu. Kemudian, menopang tubuh untuk bangun dan duduk menggunakan lengan.
Namun, Bunda masih harus menopang punggungnya dengan bantal setelah ia berhasil duduk agar ia tidak menggelongsor jatuh.
11. Melakukan Kontak Mata
Perkembangan bayi 4 bulan sudah lebih mahir melakukan kontak mata ketika diajak bicara dan bercanda. Ini merupakan salah satu perkembangan sosial yang baik.
Meski kadang si Kecil mungkin tampak asyik memperhatikan hal lain, coba lebih antusias untuk menarik perhatiannya dengan tersenyum dan tertawa.
12. Senang Bermain
Di usia ini, bayi umumnya sudah lebih paham ketika diajak bercanda dan bermain. Bahkan, ia bisa terlihat asyik bermain sendiri dengan benda apa pun yang ada di sekitarnya.
Si Kecil akan sangat menyukainya dan bisa merasa sedih ketika waktu bermainnya berakhir. Bunda mungkin melihat ini dari ekspresi yang ditunjukkan si Kecil.
Bunda bisa cek perkembangan si Kecil setiap bulan, termasuk kebutuhan zat besi beserta inspirasi menu MPASI lezat bergizi untuk bayi di Diary Generasi Maju.
Baca Juga: Bayi 4 Bulan Belum Bisa Tengkurap: Penyebab dan Stimulasi
Cara Stimulasi untuk Optimalkan Perkembangan Bayi 4 Bulan
Dukung perkembangan bayi 4 bulan dengan melakukan stimulasi yuk, Bun! Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Rutin Membacakan Buku
Membacakan buku membantu perkembangan bicara dan berpikir bayi lho, Bun. Di usia 4 bulan ini, Bunda bisa mulai rajin membacakan buku yang memiliki lebih banyak gambar daripada tulisan dan warnanya cerah.
Meski si Kecil belum sepenuhnya mengerti, tak apa untuk menunjuk dan menjelaskan setiap benda maupun kegiatan yang ada di dalam buku tersebut.
Gunakan suara, intonasi, serta ekspresi wajah yang berbeda untuk membuat cerita lebih menarik. Baca buku bisa Bunda jadikan kegiatan harian maupun aktivitas rutin sebelum si Kecil tidur.
2. Mengajak Bernyanyi atau Mendengarkan Lagu
Musik dapat membantu menenangkan, menghibur, serta mengajari si Kecil, Bun.
Bunda bisa bernyanyi atau memutar lagu anak-anak yang ceria dan lagu pengantar tidur untuk bantu stimulasi perkembangan si Kecil.
3. Biarkan Bayi Bereksplorasi
Dukung perkembangan bayi 4 bulan dengan memberikan kesempatan baginya untuk bereskplorasi dengan benda-benda yang ada di sekitarnya.
Bunda bisa membiarkan bayi menendang, meraih mainan, bahkan memasukkan mainannya ke dalam mulut. Namun, pastikan Bunda tetap mengawasi si Kecil untuk memastikannya tetap aman, ya.
4. Belajar Duduk
Mulai usia 4 bulan, Bunda bisa melatih si Kecil belajar duduk untuk mempersiapkan waktu makan MPASI tiba.
Letakkan si Kecil dalam posisi duduk menghadap ke arah Bunda, lalu sanggah bagian belakang tubuhnya dengan bantal. Lama-lama, ia akan mampu menjaga keseimbangan tubuhnya sendiri saat duduk.
5. Tetap Lakukan Tummy Time
Rutin melakukan tummy time untuk memperkuat dan mempertegak kepala si Kecil saat tengkurap serta melatihnya berguling mandiri.
Bunda bisa melatih si Kecil untuk belajar berguling sendiri dengan meletakkan mainan kesukaannya guna mendorong bayi untuk belajar berguling.
Pastikan kegiatan ini tetap dalam pengawasan Bunda, ya.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Mainan untuk Bayi Usia 0-12 Bulan
Tanda Keterlambatan Perkembangan Bayi 4 Bulan
Setiap bayi akan melewati proses tumbuh kembang yang berbeda-beda. Namun, Bunda tetap perlu waspada apabila si Kecil mengalami tanda keterlambatan dalam perkembangan.
Perhatikan dan waspadai bila kondisi ini terjadi pada si Kecil:
- Bayi 4 bulan belum bisa bereaksi sama sekali saat melihat wajah Bunda atau Ayah.
- Bayi 4 bulan belum bisa merespon saat mendengar suara Ayah dan Bunda.
- Bayi 4 bulan belum bisa mengeluarkan suara apa pun.
Tanda-tanda keterlambatan lain yang juga harus diwaspadai seiring waktu adalah:
- Tidak tertarik dengan benda atau suara apa pun di sekitarnya.
- Membuka jari-jari tangan atau menendang.
- Sering menekuk kedua kaki.
- Tidak merasa kaget saat mendengar bunyi atau suara keras.
- Merasa tidak gembira, atau gelisah.
Maka, Bunda perlu segera berkonsultasi ke dokter apabila si Kecil memperlihatkan salah satu atau berbagai tanda tersebut.
Selanjutnya, seperti apa perkembangan bayi di usia 5 bulan nanti? Yuk, perhatikan terus tumbuh kembang si Kecil bersama Generasi Maju, Bun!