Facebook Pixel Code 10 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini

10 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini

Foto Reviewer Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Diterbitkan: 02 Juli 2020

Diperbarui: 07 Oktober 2025

5 Tahun
Pola Asuh
Cover Image of 10 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini

 

Menerapkan cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak itu penting. Hal ini berguna untuk mendukung perkembangan emosional, sosial, dan mentalnya. Apa saja cara yang bisa dilakukan?

Mengapa Percaya Diri Penting untuk Anak?

Kepercayaan diri penting agar si Kecil bisa menghargai dirinya dan bangga dengan kemampuannya. Hal ini juga mendorongnya untuk selalu berusaha melakukan yang terbaik.

Anak yang percaya diri akan lebih termotivasi untuk mencoba hal-hal baru dan menghadapi tantangan. Ia juga mampu belajar dari kesalahan serta meminta bantuan saat diperlukan.

Sebaliknya, anak yang minder cenderung tidak yakin pada diri sendiri sehingga motivasinya menurun. Ia pun kesulitan memperbaiki kesalahan dan lebih rentan mengalami kondisi berikut:

  • Frustrasi, cemas, marah.
  • Tidak minat belajar.
  • Kesulitan mencari teman baru dan mempertahankannya.
  • Lebih rentan diejek dan di-bully.
  • Menghadapi tantangan dengan cara merugikan diri, seperti menyangkal, kabur dari masalah, menyerah, dan bersikap konyol.

10 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Anak yang percaya diri akan merasa yakin pada dirinya, berani menghadapi tantangan, dan mencoba hal baru. Tanamkan rasa percaya diri dalam diri anak dengan cara:

1. Dorong Anak Mencoba Hal Baru

Rasa percaya diri biasanya muncul ketika anak melakukan sesuatu yang dikuasainya sehingga ia bisa melakukannya dengan sukarela tanpa diminta dan tanpa dibantu. 

Maka itu, ajak ia melakukan aktivitas baru atau permainan sosial emosional sebagai cara untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak di aspek-aspek yang lain.

Jika ia sudah percaya diri menyusun balok warna-warni, dorong ia mencoba hal baru. Misalnya, menceritakan kembali apa yang dibacanya dengan suara lantang untuk melatih kemampuan berbahasa.

2. Ajarkan Pola Pikir “Aku Pasti Bisa!”

Jika si Kecil masih ragu-ragu, ajari dan biasakan ia untuk berkata “aku bisa” ketika akan melakukan sesuatu yang menantang. 

Sekalipun ia tidak berhasil di awal, kata-kata motivasi ini tujuannya untuk menyemangati anak agar mau kembali mencoba dan mempertebal keyakinannya bahwa dirinya bisa berhasil.

Baca Juga: Fase Perkembangan Psikologi Anak Usia Sekolah

3. Ajari Anak Menghadapi Kesalahan dan Kegagalan

Saat si Kecil melakukan kesalahan atau kegagalan, ia pasti kecewa. Dalam kondisi ini, cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak adalah menjadi supporter.

Beri tahu si Kecil, ia boleh saja kecewa atau merasa bersalah karena gagal. Namun, ingatkan bahwa ia tidak boleh berlarut-larut dalam perasaan tersebut.

Arahkan si Kecil untuk berpikir lebih positif, misalnya, “Adek sedih karena gagal merakit mobil-mobilannya, ya? Nggak apa-apa, kok. Kan kita bisa coba lagi. Yuk, bareng sama Bunda!”

Pemikiran positif ini bisa mengurangi perasaan takut gagal dalam benak si Kecil dan menumbuhkan rasa semangat untuk bangkit dan mencoba lagi sampai berhasil.

4. Beri Pujian Fokus pada Proses dan Usaha

Percaya diri bukan hanya soal keberhasilan, tapi juga tentang belajar mencoba, menerima kekalahan, dan tetap tenang saat belum jadi yang terbaik.

Karena menjalani proses panjang, anak butuh apresiasi. Jadi, pujian perlu diberikan saat anak berhasil dan saat ia telah berupaya meskipun belum berhasil. 

Pujian yang berfokus pada usaha, proses, atau kemajuan membuat si Kecil merasa dihargai dan percaya diri.

5. Bantu Anak Mengeksplorasi Minat dan Bakatnya

Memberi pujian merupakan cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak sekaligus membantunya memahami nilai diri. Hal ini baik untuk perkembangan mental si Kecil. 

Secara perlahan, anak akan mengenali minat dan bakatnya. Ia pun akan tergerak untuk menggali lebih dalam hal yang disukainya. Pembelajaran seperti ini, bisa mendorong si Kecil jadi lebih percaya diri. 

Baca Juga: 7 Cara Melatih Anak agar Punya Banyak Akal dan Berpikir Cepat

6. Berikan Tugas Sesuai Usia

Mempelajari dan menguasai hal baru terbukti efektif sebagai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Namun, pastikan bahwa aktivitas tersebut sesuai dengan usianya. 

Ada banyak pekerjaan rumah yang menjadi tanggung jawab si Kecil, seperti merapikan mainan, meletakan gelas atau alat makan setelah digunakan, atau membantu menyiram tanaman. 

Terlihat sepele memang. Namun, membiarkan ia melakukan sesuatu sendiri dan memberinya tugas bisa membantu si Kecil jadi lebih percaya diri.

7. Libatkan Anak di Lingkungan Sosial

Rasa percaya diri tentu akan lebih terasah jika si Kecil lebih sering berinteraksi dengan orang lain. 

Melibatkan si Kecil dalam komunitas atau organisasi di sekitar rumah pun tidak sulit. Ajaklah kerja bakti membersihkan halaman, mengikuti perlombaan 17-an, atau lomba antarkomplek.

Selain meningkatkan rasa percaya diri anak, kegiatan di atas bisa membantu anak agar mendapatkan teman dan pengalaman baru.

8. Hindari Membandingkan si Kecil dengan Anak Lain

Saat si Kecil menghadapi kegagalan, ia bisa saja menangis atau menarik diri dari aktivitas biasanya. Ayah Bunda perlu tenang dalam menghadapinya.

Janganlah membandingkan kegagalan si Kecil dengan prestasi saudara maupun temannya. Ingat, membandingkan anak bisa merusak rasa percaya diri.

Jadi, biarkan si Kecil mengenali emosinya, beri pelukan, dan validasi perasaannya. Lalu, ajarkan cara mengatasi kesedihan dengan bernapas perlahan atau melakukan aktivitas seru favoritnya.

9. Rayakan Usaha Anak

Mengapresiasi usaha yang dilakukan si Kecil tidak hanya berupa pujian, lho!

Sebagai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, tidak ada salahnya merayakan perjuangan si Kecil. 

Berikan hadiah atau ajak si Kecil ke tempat yang ia inginkan, seperti kebun binatang, atau wisata ramah anak lainnya. Perayaan sederhana ini adalah wujud rasa bangga Ayah dan Bunda terhadapnya.

Baca Juga: 9 Skill yang Perlu Anak Miliki Sebelum Masuk Sekolah

10. Jadilah Panutan

Anak adalah peniru terbaik orang tua di rumah. Oleh karena itu, Ayah dan Bunda harus menjadi panutan bagi si Kecil. 

Cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak ini bisa dilakukan dengan menjalani pekerjaan di rumah dengan optimis, mengeluhlah seminim mungkin sebelum melakukan sesuatu. 

Sebaliknya, tunjukkan semangat saat mengerjakan tugas-tugas tersebut. Perasaan semangat bisa mencerminkan sikap percaya diri di mata si Kecil dan bagus untuk perkembangan emosinya.

Faktor Risiko yang Bisa Menurunkan Percaya Diri Anak

Kepercayaan diri yang rendah biasanya disebabkan oleh kurang dukungan atau respons positif dari lingkungan. Anak yang semula percaya diri juga bisa menjadi rendah diri karena berbagai faktor, misalnya:

  • Kemampuan belajar dan nilai sekolah yang rendah.
  • Menjadi korban bullying.
  • Menghadapi krisis dalam keluarga, seperti perceraian orang tua.
  • Mengalami trauma, seperti menjadi korban pelecehan seksual atau kekerasan dalam rumah tangga.

Studi juga menunjukkan, anggapan buruk pada citra diri sendiri, seperti gendut, tidak tinggi di usia 5 tahun seperti anak lainnya, atau berkulit hitam, bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri anak. 

Di sinilah tugas Ayah Bunda untuk menggali berbagai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. 

Untuk menghadapi faktor risiko di atas, Ayah Bunda sebaiknya:

  • Tetap menyatakan bahwa Ayah Bunda sayang pada si Kecil.
  • Menjelaskan alasan yang membuat si Kecil spesial di mata Ayah Bunda.
  • Dorong si Kecil untuk menjadi dan menghargai dirinya sendiri.
  • Rutin menghabiskan waktu bersama dan melakukan aktivitas yang disukai.
  • Bantu si Kecil menemukan karakter dan kekuatannya.

Selain melatih secara emosional, penuhi kebutuhan gizinya untuk mendukung perkembangan otak si Kecil. Bila perlu, berikan susu pertumbuhan yang bagus untuk kecerdasan otak anak guna melengkapi asupan gizinya.

Ibu juga bisa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya