Facebook Pixel Code 10 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Aman

10 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Aman

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 16 November 2023

Diperbarui: 06 November 2025

7 - 9 Bulan
Pola Asuh
Cover Image of 10 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi yang Aman

 

Bunda, cari tahu cara mengatasi perut kembung pada bayi yang aman. Hal ini penting agar Bunda tidak lagi khawatir saat si Kecil rewel dan terus menangis akibat perut kembung!

Penyebab Perut Kembung

Umumnya, perut bayi kembung karena sistem pencernaannya belum matang, banyak menelan udara, atau konsumsi makanan bergas. Berikut beberapa pemicu perut kembung pada bayi: 

Penyebab

Penjelasan Singkat

Sistem pencernaan belum matang

Bayi masih belajar mencerna makanan atau ASI, sehingga gas lebih mudah terperangkap di perut.

Menelan banyak udara

Terjadi saat pelekatan menyusu kurang tepat, atau ketika bayi sering menangis atau batuk.

Gangguan pencernaan

Kondisi seperti diare, sembelit, atau ketidakseimbangan bakteri usus bisa menyebabkan gas berlebih.

MPASI/ASI bergas

Makanan seperti brokoli, kubis, kacang, bawang bombay, atau produk susu tertentu bisa menghasilkan gas.

Bayi terlalu kenyang

Sisa makanan di usus dapat difermentasi oleh bakteri dan menghasilkan gas.

Intoleransi laktosa

Bayi sulit mencerna gula alami dalam susu (laktosa) sehingga perut terasa kembung, disertai diare atau muntah.

Gejala Perut Kembung pada Bayi

Selain rewel, perut bayi kembung juga sering kali disertai dengan gejala atau ciri-ciri lain seperti: 

  • Perutnya terasa agak keras saat diraba.
  • Sering terlihat gelisah, menggeliat, dan melengkungkan punggungnya ke belakang.
  • Kolik.
  • Menangis dalam waktu yang lama.
  • Bayi tidak nyenyak tidurnya.
  • Menangis hingga mengangkat kakinya ke dada.
  • Menolak untuk menyusu atau makan MPASI.

Baca Juga: 11 Penyebab Perut Bayi Bunyi dan Cara Mengatasinya

Apakah Perut Kembung pada Bayi Bisa Hilang Sendiri?

Perut bayi kembung bisa hilang sendiri seiring bertambahnya usia si Kecil, karena sistem pencernaan semakin matang dan tubuhnya akan belajar mengeluarkan gas dengan lebih baik.

Namun, biasanya usai makan makanan tertentu, khususnya yang menimbulkan gas seperti brokoli dan kembang kol, ada risiko perut bayi kembung kembali. 

Bunda tak perlu khawatir karena keluhan perut bayi kembung bisa diredakan dengan penanganan di rumah.

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Berikut cara mengatasi bayi kembung yang bisa Bunda lakukan di rumah:

1. Sendawakan Bayi Setelah Menyusui

Pastikan Bunda menyendawakan bayi usai minum susu sebagai cara mengatasi perut kembung pada bayi. Berikut langkah-langkahnya:

  • Gendong bayi menghadap belakang. Letakkan si Kecil dengan posisi kepala di atas bahu. Lalu, topang bayi dengan memegang di bawah pantatnya.
  • Dudukkan si Kecil di pangkuan dengan posisi menyamping, biarkan bayi condong sedikit ke depan. Letakkan tangan Bunda di bawah dagunya untuk menopang kepala dan dada bayi.
  • Baringkan si Kecil di atas paha. Tengkurapkan bayi di atas pangkuan Bunda dengan sudut yang tepat sehingga ia merasa nyaman saat berbaring di atas lutut.

2. Perbaiki Posisi Menyusui

Cara mengatasi perut kembung pada bayi berikutnya adalah memperbaiki posisi pelekatan saat menyusui. 

Untuk bayi yang menyusu langsung dari payudara, periksa kembali pelekatannya untuk memastikan si Kecil mengisap areola secara tepat.

Maka itu, penting bagi Bunda memastikan sebagian besar bagian bawah areola dimasukkan ke dalam mulut bayi saat menyusui.

3. Gerakkan Kaki Bayi Seperti Bersepeda

Menggerakkan kedua kaki bayi seperti sedang bersepeda juga menjadi cara aman mengatasi perut bayi kembung.

Baringkan si Kecil dalam posisi telentang dan angkatlah perlahan kedua kakinya ke atas. 

Kemudian, gerakkan kedua kakinya dengan gerakan seperti mengayuh sepeda. Ini dinilai cukup efektif membantu mengeluarkan gas di dalam perutnya.

Baca Juga: Bahayakah Bayi Gumoh Banyak Seperti Muntah?

4. Pijat Perut Bayi

Pijat bayi secara perlahan untuk bantu menenangkan perutnya. Caranya, teteskan baby oil pada perut bayi dan usap tangan Bunda pada perut si Kecil sambil membuat huruf “I”.

Selanjutnya, usap perut bayi bentuk huruf “L” terbalik dari sisi perut kiri ke kanan. Akhiri dengan “U” terbalik dari perut kiri bawah, menuju pusar, dan ke perut sebelah kanan. 

Bunda juga dapat memijat perut bayi dengan gerakan searah jarum jam, dari perut sebelah kiri ke kanan untuk menggerakkan gas menuju usus besar. 

5. Tengkurapkan Bayi

Cara mengatasi perut kembung pada bayi bisa pula dengan menengkurapkannya. Dengan begitu, udara di dalam ususnya dapat bergerak. 

Pastikan Bunda menunggu paling tidak 20-30 menit setelah si Kecil minum susu, supaya ia tidak muntah. Pastikan selalu awasi si Kecil saat ia sedang tengkurap atau tummy time

6. Perbaiki Pola Makan Ibu

Kondisi ASI dapat dipengaruhi oleh apa yang Bunda makan sehari-hari. 

Bila Bunda mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gas, besar kemungkinan si Kecil akan mengalami perut kembung.

Jadi, Bunda perlu memperbaiki pola makan dengan membatasi asupan makanan mengandung gas, seperti kacang-kacangan, bawang bombay, brokoli, kubis, gorengan, dan lainnya. 

Baca Juga: Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Sering Cegukan

7. Alihkan Perhatian si Kecil

Cara mengatasi perut kembung pada bayi bisa juga dengan mengalihkan perhatian si Kecil dengan mengajaknya bermain. 

Bunda bisa berikan mainan, bermain cilukba, bernyanyi, atau mengajaknya jalan-jalan di dalam dan luar rumah supaya rewel dan tangisannya mereda dari rasa tidak nyaman yang dialami.

8. Berikan ASI Sebelum Lapar

Bayi akan menangis saat dirinya merasa lapar. Saat ia menangis terlalu lama, udara akan masuk ke dalam perut dan menumpuk, sehingga menimbulkan rasa kembung.

Oleh sebab itu, Bunda perlu memahami isyarat lapar bayi agar ia bisa segera disusui sebelum menangis dan menelan terlalu banyak udara.

9. Mandikan Air Hangat

Mandikan si Kecil dengan air hangat juga bisa menjadi cara mengatasi perut kembung pada bayi yang aman. 

Air hangat suam-suam kuku dapat bantu merelaksasi otot dan mengurangi tekanan gas sekaligus meredakan rasa tidak nyaman di area perut. 

10. Ganti Botol Susu

Mengganti botol susu atau dot bisa bantu mencegah dan mengatasi perut kembung pada bayi. 

Pastikan dot yang digunakan sesuai dengan bentuk mulut bayi sehingga aliran susu lebih stabil dan udara tidak banyak masuk.

Saat menyusu dengan botol baru, pastikan posisi kepala bayi sedikit lebih tinggi dari perutnya agar udara tidak mudah tertelan.

Baca Juga: Bayi Sering Memasukkan Benda ke Mulut? Lakukan Hal Ini Bun!

Apakah Perut Kembung Berbahaya?

Perut kembung pada bayi tidak selalu berbahaya, terutama jika bayi masih tampak aktif dan menyusu dengan baik. Bunda perlu waspada jika perut kembung bayi disertai tanda-tanda berikut:

  • Kembung tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Perut tampak sangat tegang atau bayi tampak kesakitan.
  • Bayi tidak mau menyusu atau minum sama sekali.
  • Disertai muntah terus-menerus atau diare berat.
  • Bayi tampak lesu, demam tinggi, atau tidak responsif.
  • BAB bayi berdarah, atau tidak BAB sama sekali. 

Kondisi tersebut bisa menandakan adanya infeksi atau gangguan pencernaan serius yang memerlukan pemeriksaan medis segera.

Itulah beberapa hal yang perlu Bunda ketahui soal penyebab, gejala, dan cara mengatasi perut kembung pada bayi.

Jika ada indikasi masalah pencernaan lain yang membuat si Kecil semakin terlihat kesakitan dan rewel, baiknya Bunda segera konsultasi ke dokter anak untuk penanganan lebih lanjut.

Bunda juga dapat konsultasi langsung dengan Sahabat Bunda Generasi Maju, yang siap menjawab pertanyaan seputar kondisi kesehatan si Kecil selama 24/7. Yuk, hubungi Sahabat Bunda Generasi Maju sekarang!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya