Minum susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil dapat membantu mencegah anemia selama kehamilan. Anemia dapat meningkatkan risiko mengalami komplikasi dan stunting pada bayi.
Yuk, pahami lebih lanjut manfaat hingga cara mengoptimalkan penyerapannya!
Mengapa Ibu Hamil Membutuhkan Zat Besi?
Zat besi berperan penting dalam proses produksi hemoglobin. Hemoglobin sendiri berfungsi untuk membawa oksigen dan mengantarkan ke seluruh jaringan agar fungsi tubuh tetap optimal.
Kekurangan zat besi merupakan faktor utama penyebab anemia, terutama bagi ibu hamil. Saat ini, Bunda butuh lebih banyak sumber zat besi agar Bunda dan janin sehat.
Anemia pada ibu hamil akan meningkatkan risiko komplikasi pendarahan, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah (BBLR), dan panjang badan lahir rendah (PBLR).
Bayi yang lahir dini, Berat Badan Lahir Rendah, Panjang Badan Lahir Rendah, akan berisiko tinggi mengalami tumbuh pendek atau stunting. Itulah mengapa Bunda perlu susu dan makanan yang mengandung nutrisi ini.
Baca Juga: 11 Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil
Manfaat Susu yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
Selain membantu Bunda memenuhi kebutuhan zat besi, susu yang terfortifikasi nutrisi ini juga dapat meminimalisir risiko bayi lahir dini. Berikut manfaat selengkapnya:
1. Bantu Penuhi Kebutuhan Zat Besi Harian
Susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil sangat efektif dalam membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian, terutama bagi ibu yang mengalami kekurangan berat badan.
Kandungan nutrisi tambahan dalam susu ini memberikan energi ekstra yang dibutuhkan selama kehamilan.
Penelitian menunjukkan bahwa pemberian susu fortifikasi zat besi mampu meningkatkan berat badan ibu hamil lebih signifikan dibandingkan hanya dengan suplemen zat besi.
Hal ini menjadi solusi yang ideal untuk menjaga kesehatan ibu dan janin secara keseluruhan.
2. Mendukung Perkembangan Otak dan Organ Bayi
Susu yang mengandung zat besi bagi ibu hamil membantu menjaga pasokan zat besi tetap stabil selama kehamilan.
Kekurangan zat besi di trimester akhir bisa menyebabkan perubahan struktur otak bayi, terutama di bagian dendrit dan hipokampus.
Hal ini berisiko mengganggu fungsi memori serta proses metabolisme energi otak pada masa pertumbuhan si Kecil.
Oleh karena itu, konsumsi susu hamil fortifikasi zat besi adalah langkah pencegahan yang cerdas untuk mendukung perkembangan organ janin sejak dalam kandungan.
3. Mendukung Kesehatan Bayi Secara Jangka Panjang
Susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil tak hanya bermanfaat jangka pendek, tapi juga penting untuk kesehatan bayi hingga masa kanak-kanak.
Kekurangan zat besi sejak dalam kandungan dapat memengaruhi struktur otak dan sistem saraf, termasuk proses mielinisasi dan fungsi neurotransmiter.
Anak yang lahir dari ibu dengan defisiensi zat besi berisiko mengalami gangguan memori, bahasa, dan motorik halus.
Bahkan, efek ini bisa bertahan hingga usia dewasa dan berhubungan dengan masalah psikologis seperti kecemasan.
4. Bantu Menurunkan Risiko Kelahiran Dini dan BBLR
Saat tubuh kekurangan zat besi, peradangan dalam tubuh akan meningkat dan dapat membuat fungsi plasenta terganggu. Kondisi ini membuat transfer nutrisi penting dari ibu ke janin menjadi terhambat.
Akibatnya, janin kekurangan asupan asam amino, kolesterol, dan lemak yang esensial untuk pertumbuhan.
Dengan minum susu hamil yang mengandung zat besi, fungsi plasenta bisa menjadi lebih optimal sehingga perkembangan janin lebih terlindungi.
Oleh sebab itu, susu ibu hamil yang mengandung zat besi juga bantu meminimalkan risiko komplikasi seperti kelahiran prematur dan BBLR.
Baca Juga: 16 Buah yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
Cara Memilih Susu Tinggi Zat Besi yang Tepat untuk Ibu Hamil
Susu zat besi harus mampu memberikan manfaat optimal sesuai kebutuhan ibu hamil yang meningkat selama masa kehamilan. Begini cara memilihnya!
1. Periksa Kandungan Zat Besi pada Label Nutrisi
WHO menyatakan bahwa ibu hamil perlu konsumsi sekitar 30-60 mg zat besi setiap harinya, Bun. Jadi, langkah pertama memilih susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil adalah mengecek label informasi nilai gizi.
Perhatikan berapa persen Angka Kecukupan Gizi (AKG) zat besi yang tercantum dalam satu porsi susu.
Sebaiknya pilih produk dengan kandungan zat besi minimal 20% dari AKG agar manfaatnya maksimal.
Contohnya, satu sajian susu SGM Bunda High-Iron mencukupi 25% dari kebutuhan harian zat besi, artinya susu itu sudah memberikan kontribusi besar terhadap asupan zat besi harian Bunda.
2. Pilih Susu dengan Tambahan Vitamin C
Agar penyerapan zat besi lebih optimal, pastikan Bunda memilih susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil yang juga memiliki vitamin C di dalamnya.
Vitamin C berfungsi meningkatkan daya serap zat besi di dalam tubuh, sehingga manfaat zat besi bisa dirasakan lebih maksimal.
Beberapa makanan kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, atau melon juga bisa dikombinasikan saat minum susu.
Jadi, pastikan Bunda memilih susu yang juga mengandung vitamin C agar zat besi lebih mudah diserap oleh tubuh, ya.
Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Menyusui
3. Pilih yang Juga Tinggi Asam Folat
Tak hanya zat besi, Bunda juga perlu memastikan asam folat terkandung di dalam susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil.
Asam folat membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan mencegah terjadinya anemia selama kehamilan.
Susu yang kaya asam folat, seperti susu SGM Bunda, dapat bantu Bunda memenuhi hingga 20% kebutuhan harian asam folat.
4. Pastikan Tinggi Kandungan DHA
Kandungan DHA dalam susu juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. DHA adalah jenis lemak sehat omega-3 yang sangat penting untuk mendukung perkembangan otak dan mata janin.
Susu dengan kandungan ini akan membantu proses perkembangan sistem saraf janin berlangsung optimal.
Ini bisa membantu meningkatkan kecerdasan dan kesehatan visual bayi sejak dalam kandungan.
Susu kehamilan SGM Bunda High-Iron tinggi zat besi dan asam folat, serta diperkaya DHA, minyak ikan, dan protein. Dukung nutrisi lengkap untuk perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.
Cara Mengoptimalkan Penyerapan Zat Besi dari Susu
Lakukan cara-cara di bawah ini supaya Bunda bisa memaksimalkan penyerapan zat besi dari susu:
- Konsumsi bersama makanan sumber vitamin C, seperti mangga, jambu biji, pepaya matang, atau stroberi.
- Tidak disarankan mengonsumsinya bersamaan dengan teh atau kopi karena penyerapan zat besi akan terganggu. Beri jeda setidaknya 1-2 jam setelah konsumsi teh atau kopi.
- Pastikan Bunda juga mengonsumsinya bersamaan dengan sumber zat besi lain seperti daging merah, hati ayam, bayam, atau brokoli.
- Pastikan untuk minum susu yang mengandung zat besi secara rutin setiap hari sesuai petunjuk kemasan.
Susu yang mengandung zat besi untuk ibu hamil merupakan pilihan tepat untuk menunjang kesehatan ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin secara optimal.
Nutrisi lengkap dalam susu tersebut tidak hanya mencakup zat besi, tapi juga komponen penting lain yang dibutuhkan selama kehamilan.
Jangan lupa untuk bergabung menjadi member Klub Generasi Maju untuk mendapatkan informasi lebih banyak tentang kesehatan selama kehamilan!