Masa pertumbuhan dan perkembangan balita 1–5 tahun adalah periode emas yang menentukan masa depan si Kecil. Di fase ini, nutrisi dan stimulasi yang tepat sangat penting agar anak tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.
Mengapa Pertumbuhan dan Perkembangan Balita 1-5 Tahun Itu Penting?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 80% perkembangan otak terjadi pada usia 1–5 tahun. Di masa ini, otak anak berkembang paling cepat dan sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang ia alami setiap hari.
Pengalaman positif di tahun-tahun awal akan menjadi dasar penting bagi kesehatan, kemampuan belajar, dan kesuksesan anak di masa depan. Karena itu, fase usia 1–5 tahun disebut sebagai periode emas yang tidak bisa diulang.
Dengan dukungan nutrisi yang seimbang, stimulasi yang tepat, dan pola asuh penuh kasih, si Kecil dapat tumbuh optimal menjadi anak yang sehat, cerdas, dan percaya diri menghadapi masa depannya.
Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Usia 1 Tahun
Aspek pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun yang harus diperhatikan antara lain keterampilan berpikir (kognitif), fisik, bahasa, dan sosio-emosional.
1. Pertumbuhan Fisik Anak 1 Tahun
Menurut, Standar Antropometri Anak Kemenkes RI menunjukkan bahwa rata-rata tinggi dan berat badan anak usia 1 tahun adalah sebagai berikut.
- Laki-laki: Berat badan sekitar 7,7-10,8 kg, dengan tinggi badan mencapai 71-78,1 cm.
- Perempuan: Berat badan sekitar 7-10,1 kg, dengan tinggi badan mencapai 68,9-76,6 cm.
2. Perkembangan Kognitif Anak 1 Tahun
Dari segi perkembangan kognitifnya, si Kecil sudah bisa:
- Memindahkan atau menyimpan beberapa barang ke dalam wadah.
- Mengikuti dan memahami perintah sederhana sambil melakukan gerakan tertentu.
- Meniru ucapan dan tindakan yang dilakukan oleh orang tuanya.
2. Perkembangan Motorik Anak 1 Tahun
Dari aspek kemampuan motoriknya, beberapa anak ada yang sudah mampu:
- Berdiri serta berjalan sendiri dengan cara merambat atau sambil berpegangan.
- Menggenggam dan mengambil benda.
3. Perkembangan Bahasa & Komunikasi Anak 1 Tahun
Lalu, bagaimana dengan kemampuan bahasa anak umur 1 tahun? Pada usia 1 tahun ini, ia sudah mampu:
- Merespons berbagai pertanyaan.
- Menganggukan kepala atau melambaikan tangan untuk menyatakan “selamat tinggal”.
4. Perkembangan Sosial-Emosional Anak 1 Tahun
Perkembangan sosial-emosional anak 1 tahun sudah bisa:
- Merespon ketika diajak bicara dengan senyum atau lambaian tangan.
- Merasa antusias saat bersosialisasi dengan orang baru.
- Merasa malu saat bertemu orang baru sehingga cenderung diam.
Baca Juga: Perkembangan Anak Usia 1 Tahun, Sudah Bisa Apa Saja?
Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Usia 2 Tahun
Dalam pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun, usia 2 tahun merupakan usia terakhir untuk mencegah stunting. Jadi, maksimalkan seluruh upaya untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.
1. Pertumbuhan Fisik Anak 2 Tahun
Berikut kisaran tinggi dan berat badan normal anak 2 tahun:
- Laki-laki: Berat badan sekitar 9,7-13,6 kg, tinggi sekitar 82-92 cm.
- Perempuan: Berat badan sekitar 9,0-13,0 kg, tinggi badan sekitar 80-92 cm.
Pertambahan berat badannya bisa sebesar 2,27 kg dan tingginya bisa bertambah 10--12 cm.
2. Perkembangan Kognitif Anak 2 Tahun
Jika dilihat dari aspek kognitifnya, ia sudah mulai memahami:
- Paham konsep waktu, seperti “sekarang”, “nanti”, “sebentar lagi”.
- Mengerti perintah sederhana, seperti mengambil mainan dan menaruhnya kembali di tempatnya jika sudah selesai.
- Menunjuk nama-nama hewan, benda, atau warna yang terdapat dalam buku cerita.
3. Perkembangan Motorik Anak 2 Tahun
Perkembangan motorik anak umur 2 tahun tampak sangat pesat, contohnya:
- Berjalan stabil.
- Berlari.
- Melompat.
- Menaiki tangga dengan perlahan.
- Menendang bola.
- Menggunakan sendok dan garpu untuk makan sendiri.
4. Perkembangan Bahasa dan Komunikasi Anak 2 Tahun
Bentuk pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun pada aspek ini meliputi:
- Paham kata tanya “siapa,” “apa”, dan “di mana”.
- Menggunakan kata kepunyaan.
5. Perkembangan Sosio-Emosional Anak 2 Tahun
Menginjak usia 2 tahun menuju 3 tahun, si Kecil tampak:
- Lebih berani dalam mengungkapkan opininya.
- Tak segan untuk berkata “tidak” saat menanggapi perintah tertentu.
Baca Juga: Penyebab Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Bicara dan Cara Stimulasinya
Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Usia 3 Tahun
Pada usia 3 tahun, pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun ditandai dengan badan semakin tinggi, berat badan meningkat, dan berbagai milestone tercapai. Apa sajakah itu?
1. Pertumbuhan Fisik Anak 3 Tahun
Sama seperti sebelumnya, aspek perkembangan fisik balita usia 3 tahun yang harus diamati adalah pertambahan tinggi dan berat badan normal balita 3 tahun.
- Laki-laki: Berat badan sekitar 11,3-16,2 kg, tinggi badan sekitar 83-95 cm
- Perempuan: Berat badan sekitar 10,8-15,8 kg, tinggi badan sekitar 82-95 cm.
2. Perkembangan Kognitif Anak 3 Tahun
Perkembangan anak usia 3 tahun dari sisi kognitif ditandai dengan:
- Bermain peran dengan teman atau keluarga dan boneka.
- Membuat lingkaran menggunakan alat tulis.
- Mengikuti instruksi atau perintah, seperti menjauhi kompor setelah diperingatkan.
3. Perkembangan Motorik Anak 3 Tahun
Selain dari segi fisik dan kognitif anak 3 tahun, pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun dari segi motoriknya menunjukkan ia mampu:
- Berlari.
- Memanjat.
- Melompat.
- Naik turun tangga, bahkan hanya menggunakan satu kaki untuk setiap langkahnya.
- Mengayuh sepeda roda tiga.
- Membuat coretan dengan jelas dan bentuk tersendiri, seperti garis lurus, kotak, dan bentuk lainnya.
- Memegang pensil atau krayon yang semakin baik, yakni mengapit dengan jempol dan jari lain.
4. Perkembangan Bahasa & Komunikasi Anak 3 Tahun
Jika diperhatikan, anak sudah mulai fasih berbahasa di usia 3 tahun. Perkembangan yang terlihat, di antaranya:
- Paham lebih dari 200 kata dan dapat menggunakannya dalam sebuah kalimat panjang.
- Bisa menggunakan kata “aku”, “kita”, atau menyebut namanya sendiri.
- Dapat menjawab pertanyaan yang dimulai dengan siapa, apa, dan di mana.
- Gemar bercanda.
5. Perkembangan Sosio-Emosional Anak 3 Tahun
Dari sisi sosial dan emosional, anak juga sudah mulai bisa:
- Menunjukkan rasa empati dengan berinisiatif menghibur teman yang sedih.
- Membantu pekerjaan rumah dan bisa mengerti tentang rutinitas sehingga akan marah bila aktivitasnya diganggu.
Tantrum di fase ini wajar karena si Kecil masih sulit mengontrol emosinya. Tantrum juga bisa akibat anak kesulitan mengutarakan keinginannya, salah satunya karena keterbatasan bahasa.
Baca Juga: 6 Aspek Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Optimalkannya
Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Usia 4 Tahun
Pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun sudah hampir di fase akhir. Akan banyak kemajuan pesat yang bisa diperhatikan, apa saja?
1. Pertumbuhan Fisik Anak 4 Tahun
Berikut berat dan tinggi badan ideal si Kecil sesuai jenis kelaminnya.
- Laki-laki: Berat badannya di kisaran 12,7-18,6 kg dan tinggi badan ideal sekitar 84-97 cm.
- Perempuan: Berat badannya sekitar 12,3-18,5 kg dan tinggi badan ideal sekitar 83-96 cm.
2. Perkembangan Kognitif Anak 4 Tahun
Dari segi aspek keterampilan kognitifnya, si Kecil akan mulai:
- Banyak bertanya kepada orang tua.
- Mengucapkan nama-nama warna dengan benar.
- Membandingkan suatu hal, misalnya tinggi, ukuran, atau jenis kelamin.
- Memahami konsep waktu (kapan waktu pagi, siang, dan malam hari).
- Mengurutkan objek.
3. Perkembangan Motorik Anak 4 Tahun
Umumnya, perkembangan anak 4 tahun sudah bisa melakukan gerakan berikut tanpa bantuan orang dewasa:
- Berdiri.
- Berjalan.
- Berlari di atas kaki mereka sendiri.
Mereka juga sudah bisa:
- Bersepeda dengan lancar.
- Bermain bola.
- Naik turun tangga tanpa memegang apa pun.
Dari segi motorik halus anak 4 tahun, koordinasi antara mata dengan tangannya sudah semakin tajam. Bentuk pertumbuhan dan perkembangan balita di tahun ke-4 ini berupa:
- Mengambil benda yang sangat kecil, contohnya manik-manik atau kerikil.
- Menggambar dengan meniru bentuk yang dibuat orang lain meskipun bentuknya belum sempurna, misalnya bentuk lingkaran, kotak, segitiga, atau orang-orangan.
4. Perkembangan Bahasa & Komunikasi Anak 4 Tahun
Perkembangan bahasa anak usia 4 tahun juga sangat menarik untuk diperhatikan, apa saja?
- Mengucapkan nama dan umurnya sendiri.
- Memahami lebih dari 250 kata dan dapat menggunakannya dengan benar.
- Berbicara lima sampai enam kalimat dengan jelas.
- Mahir mengucapkan beberapa kata dari lagu atau cerita anak-anak.
- Bercerita tentang suatu kejadian hari itu.
- Menjawab pertanyaan sederhana yang dilontarkan oleh orang tuanya, seperti “Dik, kalo sendok untuk apa sih?” ia akan mantap menjawab sendok gunanya untuk makan.
5. Perkembangan Sosio-Emosional Anak 4 Tahun
Kemampuan emosional anak usia 4 tahun semakin baik, terlihat dari si Kecil yang:
- Mengerti dan bisa berempati dengan perasaan orang lain.
- Bekerja sama saat bermain.
- Tahu giliran yang tepat saat bermain bersama-sama.
- Tidak lagi akan tantrum ketika mainannya dipinjam atau digunakan oleh orang lain.
Perkembangan Balita Umur 5 Tahun
Pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun sudah mencapai titik ujung. Meski begitu, perkembangan dan stimulasi tetap harus berjalan.
1. Pertumbuhan Fisik Anak 5 Tahun
Bicara perkembangan fisiknya, berikut berat badan dan tinggi ideal anak 5 tahun berdasarkan jenis kelaminnya.
- Laki-laki: Berat idealnya sekitar 14,1-21,0 kg dan tinggi badannya sekitar 85-98 cm.
- Perempuan: Berat badan idealnya sekitar 13,7-21,2 kg dan tinggi badan sekitar 84-97 cm.
2. Perkembangan Kognitif Anak 5 Tahun
Semakin mendekati usia sekolah, perkembangan anak 5 tahun dari segi kognitif anak sudah lebih matang walaupun tetap butuh stimulasi. Hal ini ditandai dengan:
- Bisa menghitung angka lebih dari 10.
- Semakin paham konsep waktu, pun tentang “kemarin”, “hari ini”, dan “besok”.
3. Perkembangan Motorik Anak 5 Tahun
Dari segi kemampuan motorik anak, pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun di tahun terkakhirnya ini menunjukkan kemajuan berupa:
- Lompat dan berdiri dengan 1 kaki selama 10 detik atau lebih.
- Bermain ayunan.
- Memanjat.
- Menggambar 6-10 bagian tubuh manusia.
- Menulis beberapa angka atau huruf.
4. Perkembangan Bahasa & Komunikasi Anak 5 Tahun
Memasuki usia 5 tahun, tahapan perkembangan bahasa anak semakin baik, dilihat dari:
- Pelafalan dan pengucapan yang sudah sangat jelas.
- Senang bercerita.
- Mampu menjawab pertanyaan tentang apa yang ia ceritakan.
- Mampu membuat kalimat semakin lengkap, memiliki subjek, predikat, dan keterangan yang tepat.
5. Perkembangan Sosio-Emosional Anak 5 Tahun
Khusus untuk aspek emosional, si Kecil mulai:
- Mempelajari dan mengekspresikan perasaannya lewat kata-kata, gerakan, atau bentuk lainnya.
- Mengatur emosi lebih baik.
- Mampu berbicara tentang perasaan dengan mudah.
- Belajar sabar menunggu giliran saat melakukan permainan anak 5 tahun.
- Belajar menaati peraturan.
- Meminta maaf.
Jika Bunda masih punya pertanyaan seputar tumbuh kembang dan stimulasi yang tepat untuk si Kecil, yuk tanyakan langsung ke Sahabat Bunda Generasi Maju! Tim Careline kami siap membantu dengan pengetahuan dan informasi terpercaya tentang nutrisi dan perkembangan anak.
Baca Juga: Pentingnya Nutrisi untuk Optimalkan Perkembangan Otak Anak 1-5 Tahun
Tabel Tahap Pertumbuhan dan Perkembangan Balita 1-5 Tahun
Gambaran kemajuan tumbuh kembang balita 1-5 tahun bisa dilihat pada tabel berikut.
|
Usia
|
Kognitif
|
Motorik
|
Bahasa & Komunikasi
|
Sosial-Emosional
|
|
1 tahun
|
Paham perintah sederhana
|
Berdiri dan berjalan merambat
|
Gestur sederhana (dadah, angguk)
|
Senyum atau melambaikan tangan saat diajak bicara
|
|
2 tahun
|
Paham hewan, warna, benda
|
Makan sendiri pakai sendok/garpu
|
Paham kata tanya dasar (siapa, apa, di mana)
|
Berani bilang “tidak”
|
|
3 tahun
|
Bermain peran dan mengikuti instruksi
|
Kayuh sepeda roda tiga
|
Membuat sebuah kalimat panjang
|
Berempati dan membantu
|
|
4 tahun
|
Sering bertanya
|
Naik turun tangga tanpa bantuan
|
Menceritakan pengalaman
|
Bisa kerja sama dan menunggu giliran
|
|
5 tahun
|
Menghitung lebih dari 10 angka
|
Lompat 1 kaki dan menggambar manusia
|
Bicara dengan struktur lengkap
|
Mengungkapkan perasaan dengan kata-kata
|
Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Balita
Pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu:
- Asupan gizi yang cukup dan seimbang.
- Genetik.
- Hubungan dengan keluarga.
- Didikan dari Bunda dan Ayah.
- Pola tidur.
- Aktivitas fisik.
- Imunisasi.
- Sanitasi atau kebersihan lingkungan.
- Akses makanan, pendidikan, dan fasilitas kesehatan.
- Intensitas dan kualitas stimulasi.
Faktor di atas memengaruhi berbagai aspek, seperti kepribadian, kesehatan fisik, kesehatan mental, sistem imun, dan kondisi lainnya secara keseluruhan.
Selain memberikan ragam stimulasi untuk dukung tumbuh kembangnya agar optimal, bantu lengkapi kebutuhan asupan nutrisi harian anak dengan memberikan susu pertumbuhan yang difortifikasi nutrisi penting.
SGM Eksplor 1+, satu-satunya susu pertumbuhan anak 1-3 tahun dengan IronC™, kombinasi unik antara zat besi dan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi lebih optimal hingga 2x lipat. Dilengkapi juga dengan DHA 100% Berkualitas, Minyak Ikan Tuna, omega 3&6, vitamin D, kalsium, zinc, dan nutrisi penting lainnya untuk dukung tumbuh kembang maksimal si Kecil.
Baca Juga: Daftar Kebutuhan Gizi Balita Usia 1-5 Tahun yang Wajib Dipenuhi
Kapan Orang Tua Perlu Waspada?
Waspadai masalah pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun bila menjumpai tanda-tanda berikut.
- Gerakan tubuh tidak seimbang antara kiri dan kanan.
- Gerakan tak terkontrol.
- Masih sering memasukkan benda ke mulut setelah berusia 1 tahun 2 bulan ke atas.
- Perhatian penglihatan inkonsisten.
- Tidak bisa bermain pura-pura di usia 18 bulan.
- Sulit menunjuk sesuatu saat tertarik pada usia 20 bulan.
- Perkataan anak sulit dipahami saat ia berusia 30 bulan.
- Perhatian atau respons terhadap suara tidak konsisten, misalnya saat ia dipanggil.
- Sulit membagikan fokus atau tak tertarik dengan orang lain setelah usia 30 bulan.
- Sering membeo setelah berusia 30 bulan.
- Tidak bisa menyampaikan kata-kata pada usia 2 tahun.
- Tidak bisa merangkai 3 kata pada usia 3 tahun.
Pertumbuhan dan perkembangan balita 1-5 tahun dipengaruhi berbagai faktor. Selain nutrisi dan stimulasi, pastikan lingkungan si Kecil higienis dan penuh dukungan dari Ayah Bunda.
Jangan lupa, lakukan imunisasi wajib untuk mencegah infeksi yang bisa mengganggu tumbuh kembangnya.
Daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!