Facebook Pixel Code 8 Cara Mencegah Stunting Sejak Dini yang Efektif

8 Cara Mencegah Stunting Sejak Bayi Hingga Usia 2 Tahun

Foto Reviewer dr. Marlisye Marpaung, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: dr. Marlisye Marpaung, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Diterbitkan: 12 November 2018

Diperbarui: 11 Agustus 2025

4 - 6 Bulan
Tumbuh Kembang
Cover Image of 8 Cara Mencegah Stunting Sejak Bayi Hingga Usia 2 Tahun

 

Tahukah Bunda bahwa masa depan anak sudah dimulai sejak dalam kandungan? Maka itu, cara mencegah stunting juga harus dilakukan sedini mungkin untuk memastikan tumbuh kembang anak optimal hingga dewasa. 

Apa Itu Stunting dan Mengapa Harus Dicegah Sejak Dini?

Menurut WHO, stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. 

Kondisi ini dapat dimulai sejak dalam kandungan. Berbeda dengan gagal tumbuh yang bisa diperbaiki, stunting bersifat permanen jika tidak ditangani sebelum usia 2 tahun.

Stunting berdampak jangka panjang, mulai dari hambatan fisik, gangguan fungsi otak, hingga masalah perilaku anak. Kondisi ini juga meningkatkan risiko penyakit kronis di masa depan.

Baca Juga: Stunting pada Anak: Penyebab, Dampak, dan Penanganannya

Ciri dan Penyebab Stunting pada Bayi

Stunting adalah kondisi tinggi badan anak berada di bawah -2 SD pada grafik pertumbuhan WHO karena kekurangan gizi kronis dan gangguan perkembangan. 

Penyebab utama stunting pada bayi meliput:

  • Kurang gizi sejak kehamilan
  • Infeksi berulang seperti diare dan pneumonia
  • Sanitasi yang buruk
  • Faktor ekonomi rendah
  • Akses gizi yang minim

Tanda-tanda bayi stunting antara lain:

  • Berat dan tinggi badan di bawah rata-rata
  • Tubuh tampak lebih kecil dari usia sebenarnya
  • Mudah terserang infeksi 
  • Gangguan pertumbuhan tulang dan perkembangan

Gejala stunting sering muncul terlambat, jadi orang tua harus paham cara mencegah stunting sejak dini melalui asupan gizi yang tepat dan lingkungan yang sehat sejak masa kehamilan.

Baca Juga: Waspada Bahaya Stunting yang Bisa Berdampak Serius pada si Kecil

Kapan Waktu Terbaik Mendeteksi dan Mencegah Stunting?

Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, adalah fase paling krusial untuk mencegah stunting. 

Di masa ini, pertumbuhan dan perkembangan otak anak terjadi sangat pesat. Setelah usia 2 tahun, dampak stunting umumnya tidak dapat diperbaiki secara maksimal. 

Oleh karena itu, cara mencegah stunting harus dimulai sejak dini, termasuk dengan menjaga asupan gizi dan kesehatan ibu saat hamil.

Cara Mencegah Stunting yang Harus Dilakukan Orang Tua

Cara mencegah stunting pada anak perlu dilakukan selama periode emas 1000 HPK. Pencegahan dapat membantu anak tumbuh tinggi dan cerdas, sehingga bisa menjalani masa depannya secara optimal. 

1. Jaga Nutrisi Bunda Sejak Kehamilan

Asupan gizi yang Bunda dapat selama hamil dan menyusui juga penting untuk mencegah stunting.

Pastikan Bunda terus mengonsumsi makanan kaya protein, zat besi, dan asam folat selama kehamilan dan masa menyusui untuk membantu meningkatkan kualitas ASI dan mendukung pertumbuhan bayi yang sehat.

2. Berikan ASI Eksklusif Minimal 6 Bulan

ASI eksklusif selama 6 bulan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi awal bayi.

Kandungan protein whey dan kolostrum di dalam ASI berperan besar dalam mendukung pertumbuhan dan daya tahan tubuh si Kecil.

Protein whey lebih mudah dicerna dibandingkan protein lain, sehingga membantu penyerapan nutrisi secara optimal. Kolostrum juga kaya antibodi yang melindungi bayi dari infeksi.

Baca Juga: Tabel Berat Badan Bayi Normal Menurut WHO Sesuai Usianya

3. Cegah Anemia pada Ibu dan Bayi

Anemia yang terjadi pada Bunda selama kehamilan dan menyusui, atau anemia yang terjadi pada bayi dapat meningkatkan risiko stunting.

Maka itu, selalu cek kadar Hb secara rutin dan pastikan asupan zat besi cukup baik dari makanan maupun suplemen untuk Bunda dan si Kecil.

Cek JUGA apakah kebutuhan zat besi (iron) anak sudah cukup atau belum di Kalkulator Zat Besi, gratis! Hanya dengan menjawab 7 pertanyaan singkat, Bunda bisa langsung tahu seberapa besar risiko kekurangan zat besi pada si Kecil.

4. Mulai MPASI dengan Makanan Kaya Protein dan Zat Besi

Cara pencegahan stunting berikutnya adalah memberikan MPASI yang mengandung protein hewani seperti daging, ayam, ikan, dan telur di usia 6 bulan. 

Protein harian yang dibutuhkan anak usia 6–12 bulan adalah 1,2 gram per kg berat badan. Untuk anak usia 1–3 tahun, kebutuhan proteinnya sekitar 1,05 gram per kg berat badan.

Selain protein, zat besi juga penting agar bayi tidak mengalami anemia. Anemia bisa mengganggu perkembangan otak dan meningkatkan risiko stunting pada anak.

Dapatkan buku resep eksklusif Inspirasi Resep MPASI Kaya Zat Besi yang berisi kumpulan resep lezat bergizi dan mudah dibuat di rumah ala Chef Devina Hermawan dan dr. Brenda Shahnaz, CB, CIMI. Gratis!

5. Lakukan Imunisasi Dasar Lengkap

Imunisasi dasar melindungi bayi dari infeksi. Infeksi berulang juga dapat mengganggu penyerapan gizi dan memicu stunting.

Jadwal imunisasi dasar diberikan sejak lahir hingga usia 12 bulan, seperti vaksin hepatitis B, BCG, polio, DPT, dan campak. 

6. Stimulasi Dini

Stimulasi fisik, verbal, dan emosional juga mendukung perkembangan otak dan tumbuh kembang optimal. Ajak anak bermain, berbicara, bernyanyi, dan membaca buku sejak dini.

7. Rutin Pantau Tumbuh Kembang Anak

Pemantauan rutin penting untuk mendeteksi sejak dini jika ada keterlambatan pertumbuhan pada anak. 

Bawa anak ke posyandu atau puskesmas sesuai jadwal untuk cek tumbuh kembangnya.

Jika grafik pertumbuhan menunjukkan penurunan atau stagnasi, segera konsultasikan untuk pemeriksaan lanjutan.

8. Jaga Kebersihan dan Sanitasi Lingkungan

Cara mencegah stunting juga mencakup menjaga kebersihan makanan, peralatan makan, dan area bermain si Kecil.

Lingkungan yang bersih membantu mencegah diare dan infeksi saluran pencernaan, dua penyebab umum gangguan gizi pada anak. Pastikan anak mendapat akses air bersih dan dibiasakan mencuci tangan dengan sabun. 

Dengan langkah pencegahan stunting yang tepat sejak awal kehidupan anak, risiko stunting bisa ditekan secara signifikan. Mulailah dari rumah dengan pemberian ASI, makanan bergizi, lingkungan sehat, dan cinta kasih orang tua.

Punya pertanyaan seputar nutrisi dan tumbuh kembang si Kecil? Yuk, hubungi Sahabat Bunda Generasi Maju! Tim Careline kami siap membantu dengan pengetahuan dan informasi terpercaya tentang nutrisi dan perkembangan anak.

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya