Facebook Pixel Code 11 Manfaat Zat Besi dan Vitamin C untuk Anak + Tips Konsumsi

11 Manfaat Zat Besi dan Vitamin C untuk Anak + Tips Konsumsi

Foto Reviewer dr. Yuli Ariani, Sp.A(K)

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: dr. Yuli Ariani, Sp.A(K)

Diterbitkan: 15 Maret 2023

Diperbarui: 20 Oktober 2025

1 Tahun
Nutrisi
Cover Image of 11 Manfaat Zat Besi dan Vitamin C untuk Anak + Tips Konsumsi

 

Zat besi dan vitamin C penting untuk mendukung tumbuh kembang serta kesehatan anak. Apa saja pilihan makanan yang mengandung kombinasi zat besi serta vitamin C untuk si Kecil?

Mengapa Zat Besi dan Vitamin C (IronC) Penting untuk Anak?

Zat besi serta vitamin C tidak diproduksi secara alami oleh tubuh. Jadi, si Kecil perlu mendapatkannya dari makanan. Lantas, mengapa keduanya penting untuk si Kecil?

1. Penyerapan Zat Besi Lebih Optimal

Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi hingga 2x lipat, terutama untuk zat besi non-heme atau zat besi dari sumber nabati. 

Dengan begitu, zat besi bisa bekerja optimal dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil.

2. Mengatasi Defisiensi Zat Besi

Kombinasi manfaat zat besi dan vitamin C juga dapat bantu mencegah gejala defisiensi atau kekurangan zat besi. Beberapa gejala defisiensi zat besi yang bisa diamati, yaitu:

  • Rewel
  • Kurang tenaga atau mudah lelah
  • Detak jantung cepat
  • Lidah bengkak

Dampak kekurangan zat besi bisa berlangsung jangka panjang, terutama pada perkembangan otak. Gangguan ini dapat muncul sejak bayi usia 5 bulan hingga anak berusia 5 tahun.

3. Mencegah Anemia

Asupan zat besi yang dilengkapi dengan vitamin C dapat membantu mencegah risiko anemia pada anak

Zat besi diperlukan untuk membentuk hemoglobin dan vitamin C membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi. Alhasil, kadar hemoglobin terjaga karena jumlah zat besi dalam tubuh mencukupi.

Selain mencegah, kombinasi asupan makanan tinggi vitamin C dan zat besi juga direkomendasikan dokter sebagai penunjang pengobatan anemia. 

Baca Juga: 13 Ciri Anak Kekurangan Zat Besi yang Perlu Bunda Waspadai

4. Optimalkan Fungsi Kognitif

Memberikan makanan yang mengandung zat besi dan vitamin C membantu fungsi kognitif anak tetap optimal.

Otak mengatur seluruh aktivitas tubuh anak dengan bantuan sistem saraf. Untuk menjalankan fungsi ini, otak memerlukan sekitar seperlima dari oksigen yang masuk ke tubuh.

Zat besi penting untuk membentuk hemoglobin, yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak.

5. Dukung Daya Tangkap Anak

Zat besi dan vitamin C menghasilkan zat kimia yang mendukung koneksi saraf di otak si Kecil. Efeknya, si Kecil mudah menangkap pelajaran baru dan meningkatkan memori jangka panjang.

Anak dengan kemampuan kognitif yang baik dapat menyerap, memproses, dan mengingat informasi dengan cepat dan akurat, sehingga meningkatkan kemampuan belajarnya.

6. Meningkatkan Sistem Imun

Studi menyebutkan, sebanyak 40% anak dengan defisiensi zat besi rentan mengalami infeksi karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

Asupan zat besi penting untuk meningkatkan sistem imun anak. Bila zat besi dan vitamin C dikombinasikan, tentu tubuh si Kecil jadi lebih kuat melawan penyakit.

Terlebih, vitamin C membantu sel darah putih bekerja lebih efektif dan mempercepat penyembuhan luka.

7. Dukung Kualitas Tidur Anak

Zat besi bermanfaat dalam menjaga kualitas tidur si Kecil karena berpengaruh pada melatonin, yakni hormon yang mengatur siklus tidur si Kecil. 

Vitamin C mengurangi efek munculnya gangguan tidur sehingga durasi dan kualitas tidurnya terjaga.

8. Tingkatkan Semangat Anak

Sifat antioksidan vitamin C berperan penting menurunkan kadar hormon kortisol yang memicu stres.

Sementara itu, zat besi berpengaruh terhadap produksi dopamin, hormon yang mengatur suasana hati jadi lebih baik. Zat besi juga memastikan energi anak tetap tinggi.

Asupan zat besi yang dikombinasikan dengan vitamin C dapat menjaga suasana hati anak. Hal ini penting untuk dukung kegiatan bermain serta belajar.

9. Jaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Vitamin C merupakan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Bila si Kecil kulitnya terluka saat bermain, proses penyembuhan jadi lebih cepat dengan vitamin C. Asupan zat besi penting untuk mengganti kadarnya yang hilang saat luka dan berdarah.

Kebutuhan zat besi serta vitamin C juga bantu menjaga rambut dan kuku si Kecil tubuh sehat.

10. Dukung Motorik Anak

Di usia 1 tahun, kemampuan motorik anak sedang berkembang pesat dan mendukung perkembangan fisik, kognitif, maupun sosial.

Makanan yang mengandung zat besi dan vitamin C menjaga fungsi saraf berfungsi dengan optimal. Jadi, kemampuan motoriknya bisa berkembang dengan optimal.

11. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi 

Vitamin C berperan dalam pembuatan kolagen dan jaringan ikat, yakni tempat mineral melekat saat tulang terbentuk. Nah, pembentukan kolagen juga membutuhkan bantuan zat besi.

Apalagi, zat besi juga membantu mempertahankan massa tulang atau jumlah total mineral yang terkandung dalam tulang.

Baca Juga: 8 Peran Penting Zat Besi untuk Perkembangan Otak si Kecil

Kebutuhan Harian Zat Besi dan Vitamin C Anak

Agar tumbuh optimal, asupan zat besi dan sumber makanan vitamin C perlu dipenuhi berdasarkan usianya. 

Berikut rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Kementerian Kesehatan RI.

Usia Anak

Zat Besi (mg/hari)

Vitamin C (mg/hari)

6-12 bulan

11 mg

50 mg

1- 3 tahun

7 mg

40 mg

4-6 tahun

10 mg

45 mg

Daftar Makanan Kaya Zat Besi dan Vitamin C

Untuk memenuhi asupan zat besi sekaligus vitamin C, Ayah Bunda bisa memberikan berbagai sumber makanan tinggi zat besi serta vitamin C untuk MPASI.

No

Makanan

Kandungan Zat Besi

Kandungan Vitamin C

Keterangan Tambahan

1

Hati Ayam dan Hati Sapi

  • Hati ayam: 13 mg/100 gram
  • Hati sapi: 6,5 mg/100 gram

Rendah

Kaya protein, vitamin A, B, dan kolin untuk kesehatan otak dan hati

2

Bayam

6,4 mg per mangkuk matang

Tinggi

Kombinasi zat besi + vitamin C bantu penyerapan zat besi lebih optimal

3

Tempe dan Tahu

  • Tempe: 4,5 mg per mangkuk
  • Tahu: 3,4 mg per ½ mangkuk

Ada

Kaya protein, kalsium, dan omega-3

4

Daging Merah

2,7 mg/100 gram

Rendah

Sumber protein, zinc, selenium, vitamin B

5

Ubi

2,2 mg per buah besar

22,3 mg per buah sedang

Kombinasi zat besi + vitamin C, cegah anemia

6

Daging Putih (Ikan & Unggas)

  • Ikan: 1,4 mg/3 ons
  • Bebek: 2,3 mg/3 ons
  • Ayam: 1 mg/3 ons

Rendah

Sumber protein dan zat besi hewani yang mudah diserap tubuh

7

Brokoli

1 mg per mangkuk matang

50,6 mg per mangkuk

Mengandung folat, serat, dan vitamin K

8

Telur

0,9-1 mg per butir

Rendah

Kaya protein, vitamin, mineral, dan antioksidan

9

Jambu

Rendah

125 mg per buah

Kaya vitamin C, bantu penyerapan zat besi non-heme dari sumber nabati

10

Mangga

Rendah

122 mg per buah

Pilihan makanan pelengkap zat besi, bantu penyerapan optimal dalam MPASI

11

Paprika (Merah & Hijau)

Rendah

  • Merah: 95 mg per ½ mangkuk
  • Hijau: 60 mg per ½ mangkuk

Rasa manis cocok untuk MPASI

12

Pepaya

Rendah

88,3 mg per mangkuk

Tekstur lembut, cocok untuk puree MPASI

13

Nanas

0,48 mg per mangkuk

78,9 mg per mangkuk

Menambah cita rasa dan tingkatkan penyerapan zat besi 

14

Jeruk

Rendah

70 mg per buah

Bisa ditambahkan ke masakan untuk tingkatkan penyerapan zat besi

15

Kiwi

Rendah

64 mg per buah

Penuhi 71% kebutuhan vitamin C harian

Contoh Menu Kombinasi Zat Besi + Vitamin C

Setelah menemukan sumber zat besi dan vitamin C untuk si Kecil, saatnya mengolah menjadi menu MPASI yang kaya gizi. Berikut inspirasi menu yang bisa dicoba!

Menu Makan Anak

Sumber Zat Besi

Sumber Vitamin C

Nasi semur daging + jus jeruk

Daging sapi

Jeruk

Bubur hati ayam + tumis bayam tomat

Hati ayam dan bayam

Tomat

Tahu tempe bumbu kuning + tumis brokoli bawang bombay

Tahu dan tempe

Brokoli

Ubi kukus + potongan pepaya

Ubi

Pepaya

Sup ayam tomat + perasan lemon

Ayam

Tomat dan lemon

Bunda juga bisa bantu optimalkan asupan zat besi & vitamin C si Kecil dengan memberikan susu pertumbuhan tinggi zat besi dan vitamin C yang dilengkapi juga dengan DHA 100% Berkualitas, Minyak Ikan Tuna, omega 3&6, vitamin D, kalsium, zinc, dan nutrisi penting lainnya untuk dukung tumbuh kembang maksimal si Kecil.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kekurangan Zat Besi pada Anak yang Perlu Bunda Tahu

Cara Mengoptimalkan Penyerapan Zat Besi

Zat besi + vitamin C merupakan kombinasi zat gizi yang mendukung proses tumbuh kembang si Kecil. Agar penyerapannya optimal di dalam tubuh, berikut beberapa tips yang bisa Bunda terapkan di rumah:

  • Selalu sajikan protein hewani untuk membantu menyerap besi non-heme dalam sayuran.
  • Gunakan alat masak terbuat dari cast iron (besi cor) untuk meningkatkan kadar zat besi di dalam masakan.
  • Sajikan buah tinggi vitamin C setelah memberikan menu makan mengandung zat besi.
  • Jangan berikan teh saat sedang makan, teh mengandung polifenol yang menghambat penyerapan zat besi. 
  • Jangan berikan susu berbarengan dengan waktu makan, kalsium menghambat penyerapan zat besi. 
  • Rendam dan fermentasi kacang atau biji-bijian untuk meningkatkan penyerapan zat besi.

Jika Bunda masih punya pertanyaan seputar nutrisi, tumbuh kembang, dan kesehatan si Kecil, Bunda bisa langsung bertanya ke Sahabat Bunda Generasi Maju secara gratis, 24/7. Tim Careline kami siap membantu dengan pengetahuan dan informasi terpercaya tentang nutrisi dan perkembangan anak.

Jangan lupa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi

SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi

Image Banner SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi