Facebook Pixel Code Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 15 Oktober 2018

Diperbarui: 01 September 2025

Menyusui
Nutrisi
Cover Image of Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

 

Meski tidak ada larangan mutlak, ada makanan yang dilarang untuk ibu menyusui karena bisa berpengaruh pada kondisi si Kecil. Ini daftar pantangan makanan untuk ibu menyusui!

Mengapa Pemilihan Makanan Penting saat Menyusui?

Menyusui membutuhkan banyak energi dan nutrisi. Memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh penting untuk memastikan asupan nutrisi Bunda sudah terpenuhi dengan baik. 

Di sisi lain, makanan yang Bunda konsumsi juga berpengaruh pada kandungan gizi, rasa, hingga aroma ASI. 

Bayi yang menyusu ASI Bunda pun mendapatkan berbagai nutrisi dari makanan yang Bunda konsumsi untuk mendukung kesehatan dan perkembangan tubuhnya.

Daftar Makanan dan Minuman yang Dilarang untuk Ibu Menyusui

Agar Bunda lebih bijak dalam memilih asupan sehari-hari, berikut daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari ibu menyusui:

1. Kafein

Asupan kafein dari makanan maupun minuman untuk ibu menyusui dibatasi tidak boleh lebih dari 2-3 cangkir atau kurang dari 300 mg per hari. 

Ini karena kafein punya sifat stimulan, sehingga dapat membuat si Kecil gelisah, rewel, hingga memengaruhi pola tidurnya.

Kandungan kafein bukan hanya ada di dalam kopi ya, Bun, tapi juga pada teh, matcha, cokelat, minuman berenergi, minuman ringan, dan makanan berkafein.

2. Alkohol

Berapa pun kadar alkohol yang Bunda minum, tidak ada yang dianggap aman untuk bayi. Hindari menyusui setelah minum alkohol sampai kandungannya benar-benar hilang dari ASI.

Jika ibu menyusui baru saja minum satu gelas alkohol, maka butuh waktu sekitar dua jam sampai kandungannya hilang dari ASI. 

3. Ikan Tinggi Merkuri

Ikan tinggi merkuri menjadi makanan yang dilarang untuk ibu menyusui. Ini termasuk ikan tuna mata besar, hiu, makarel raja, todak, dan tilefish.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak, kandungan merkuri bisa menjadi racun yang berisiko buruk untuk perkembangan si Kecil. 

Bunda bisa memilih ikan rendah merkuri seperti salmon, nila, serta trout. Konsumsi makanan laut matang 2 kali seminggu untuk dapatkan asupan omega-3 dan protein yang dibutuhkan tubuh. 

Baca Juga: 8 Cara Menyusui Bayi yang Benar agar Bunda dan si Kecil Nyaman

4. Makanan Ultra Proses

Makanan olahan dan kalengan masuk dalam daftar makanan yang dilarang untuk ibu menyusui karena kandungan serat, vitamin, dan mineralnya yang rendah. 

Makanan-makanan seperti ini tinggi kalori, gula tambahan, lemak, dan tentu tidak sehat untuk tubuh. 

5. Makanan Pedas

Makanan pedas memang nikmat ya, Bun? Sayangnya, tidak semua bayi bisa menerima makanan pedas dari menu makanan harian Bunda. 

Beberapa bayi khususnya dengan pencernaan yang sensitif bisa saja mengalami kembung, kolik, bahkan diare setiap kali Bunda makan makanan yang terlalu pedas. 

Jika ini terjadi, coba kurangi frekuensi makan makanan pedas lalu pantau ada atau tidaknya perbaikan pada kondisi si Kecil.

6. Sayuran Bergas 

Makanan yang dilarang untuk ibu menyusui lainnya atau sebaiknya dihindari adalah sayur-sayuran yang mengandung gas. Contohnya, brokoli, kubis/kol, serta kembang kol. 

Bila si Kecil menyusu setelah Bunda mengonsumsi makanan bergas, perhatikan apakah ia mengalami perut kembung ataupun kolik yang membuatnya rewel dan tampak tidak nyaman.

Jika ini terjadi, coba hindari sayuran bergas selama beberapa waktu dan lihat apakah gejalanya membaik.

7. Sayuran atau Herbal Penghambat ASI 

Herbal memang kaya rasa. Namun, beberapa jenis herbal, seperti peterseli, sage, dan peppermint dapat menurunkan produksi ASI

Jadi, agar produksi ASI tetap terjaga, bahan herbal menjadi makanan yang dilarang untuk ibu menyusui.

Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Menyusui

8. Buah Asam atau Tinggi Gula

Buah-buahan dengan rasa asam dan tinggi gula, seperti jeruk, kiwi, stroberi, nanas, dan ceri, dapat memicu kembung. Meski begitu, hal ini belum dapat dipastikan sepenuhnya. 

Namun, jika Bunda melihat bayi tampak rewel, perutnya kembung, dan tidak nyaman usai Bunda mengonsumsi berbagai buah-buahan tersebut, maka hentikan sementara konsumsinya. 

Lihat apakah ada efek berulang bila kemudian Bunda mengonsumsinya kembali.

Nah, Bun, selain perlu menghindari berbagai pantangan makanan ibu menyusui di atas, Bunda bisa melengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan minum susu SGM Bunda High-Iron.

SGM Bunda High-Iron adalah susu untuk ibu hamil dan menyusui yang tinggi zat besi & asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan tuna, sekaligus sumber protein. Dukung ​nutrisi lengkap mengoptimalkan pertumbuhan & perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.

Bunda ingin tahu lebih banyak seputar nutrisi ibu menyusui, kualitas ASI, dan jadwal makan yang optimal? Yuk, daftar di Klub Generasi Maju dan dapatkan tips serta promo menarik dari SGM Eksplor!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya