Facebook Pixel Code 15 Makanan untuk Ibu Menyusui agar ASI Banyak & Berkualitas

15 Makanan untuk Ibu Menyusui agar ASI Banyak & Berkualitas

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 04 April 2022

Diperbarui: 04 Desember 2025

Menyusui
Nutrisi
Cover Image of 15 Makanan untuk Ibu Menyusui agar ASI Banyak & Berkualitas

 

Untuk membantu meningkatkan produksi ASI, Bunda bisa memilih sayuran hijau seperti bayam, brokoli, daun katuk, atau daun kelor; sumber karbohidrat kompleks dari oat, beras merah, dan biji-bijian, kacang-kacangan seperti almond dan kenari, serta protein (telur, ikan salmon, daging tanpa lemak, tahu, tempe).

Yuk, catat rekomendasi makanan untuk ibu menyusui agar ASI banyak dan bayi cepat gemuk!

Tabel Kandungan Nutrisi Penting untuk Ibu Menyusui

Menurut Kemenkes RI, kebutuhan energi ibu menyusui meningkat 330 kkal per hari di 6 bulan pertama dan 400 kkal per hari di bulan berikutnya.

Berikut ringkasan jenis nutrisi beserta fungsi dan contoh sumber makanannya sebagai panduan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian:

Jenis Nutrisi

Fungsi Utama

Contoh Sumber Makanan

Protein

Bantu pembentukan jaringan di tubuh bayi

Ikan, daging ayam, daging sapi, telur

DHA dan omega-3

Perkembangan otak dan penglihatan bayi

Ikan serta susu fortifikasi

Zat besi

Mencegah anemia dan meningkatkan energi

Daging merah, bayam

Kalsium

Pembentukan tulang dan gigi yang kuat

Susu, keju, brokoli, yogurt

Vitamin C

Meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu penyerapan zat besi

Jeruk, tomat, stroberi

Kolin

Perkembangan otak dan saraf

Telur, kedelai

Serat

Melancarkan pencernaan

Sayuran hijau, pisang, ubi

Untuk memenuhi kebutuhan kalori dan sumber nutrisi lainnya, seperti protein, zat besi, kalsium, DHA, omega-3, dan sebagainya Bunda bisa mencukupinya dari asupan makanan yang tepat. 

Pilihan Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui

ASI adalah sumber makanan terbaik untuk bayi dari lahir sampai setidaknya berusia 6 bulan. Agar Bunda tetap sehat dan kualitas ASI juga terus bagus selama masa menyusui, berikut beberapa makanan yang direkomendasikan:

1. Ikan Tuna

Ikan tuna merupakan sumber makanan yang baik untuk ibu menyusui pasca melahirkan karena mengandung protein tinggi, DHA, EPA, vitamin A, D, serta vitamin B kompleks. 

Nutrisi ini berperan penting dalam mendukung perkembangan otak bayi dan menjaga kualitas ASI. Kandungan omega-3 tuna juga lebih tinggi dibandingkan banyak sumber protein lain. 

Kombinasi mineral seperti kalsium, magnesium, dan zinc turut membantu kesehatan ibu dan bayi. Agar aman, ibu menyusui dianjurkan mengonsumsi ikan rendah merkuri, contohnya tuna, sebanyak 2-3 porsi per minggu. 

Baca Juga: 12 Penyebab ASI Berkurang dan Cara Ampuh Mengatasinya

2. Telur

Telur adalah pilihan makanan bergizi untuk ibu menyusui karena kaya kolin yang berfungsi untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Kandungan kolin tertinggi terdapat pada kuning telur.

Telur juga mengandung protein serta vitamin D yang membantu pertumbuhan tulang dan gigi bayi agar lebih kuat. Nutrisi seperti asam folat dan vitamin B12 juga mendukung kesehatan ibu dan si Kecil.

Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, Bunda bisa pilih telur yang dimasak matang sempurna dan hindari konsumsi telur mentah agar terhindar dari risiko infeksi.

3. Daging Merah

Daging merah adalah sumber zinc dan zat besi yang penting untuk ibu menyusui karena membantu mencegah anemia dan mendukung produksi sel darah merah. 

Kombinasi asupan zinc, protein, dan zat besi dari daging membantu menjaga energi dan mencegah anemia, sehingga tubuh ibu tetap kuat untuk memproduksi ASI.

Saat metabolisme dan kondisi fisik stabil, hormon menyusui bekerja lebih optimal dan produksi ASI cenderung lebih lancar.

Agar lebih sehat, pilihlah daging merah rendah lemak dan konsumsi dalam porsi yang sesuai kebutuhan harian.

4. Bayam dan Daun Kelor

Bayam dan daun kelor adalah contoh makanan laktogenik terbaik. Makanan laktogenik adalah kelompok makanan yang mengandung galaktagog, yaitu zat alami yang merangsang hormon pembentuk ASI, seperti prolaktin.

Mengonsumsi makanan laktogenik dapat membantu memperbanyak ASI.

5. Daun Katuk

Daun katuk juga dikenal sebagai makanan untuk ibu menyusui yang kaya galaktagog guna membantu memperbanyak ASI dan dan memperlancar keluarnya ASI. Menarik, bukan?

Selain itu, daun katuk kaya vitamin A, B, C, K serta mineral penting seperti kalsium, kalium, fosfor, dan zat besi.

Bunda bisa mengolah daun katuk menjadi sayur bening atau tumisan ringan sebagai menu sehat pendukung menyusui.

6. Susu

Susu kaya kalsium dan vitamin D yang penting untuk memperkuat tulang ibu menyusui serta mendukung pertumbuhan tulang dan gigi bayi.

Kalsium juga membantu fungsi saraf, otot, dan peredaran darah bayi, sekaligus mencegah risiko tulang rapuh pada ibu menyusui.

Nah untuk bantu mencukupi kebutuhan kalsium selama masa menyusui, Bunda bisa pilih susu khusus ibu menyusui yang terfortifikasi minyak ikan tuna, DHA, zat besi, dan nutrisi penting lainnya.

SGM Bunda

Susu untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Tinggi Zat Besi dan Asam Folat
Dengan Rasa yang Lezat 

Cari Tahu di Sini!

SGM Bunda High-Iron adalah susu untuk ibu hamil dan menyusui yang tinggi zat besi & asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan tuna, sekaligus sumber protein. Dukung ​nutrisi lengkap mengoptimalkan pertumbuhan & perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.

7. Pisang

Pisang termasuk salah satu makanan yang bagus untuk ibu menyusui karena kaya kandungan kalium dan serat. Nutrisi ini membantu menjaga tekanan darah, keseimbangan cairan, serta mencegah sembelit pada ibu menyusui.

Buah ini juga mengandung vitamin A, C, B6, zat besi, dan kalsium yang mendukung energi dan kesehatan tubuh.

Pisang mudah dijadikan camilan sehat yang mengenyangkan, baik dimakan langsung, ditambahkan ke salad, atau diolah menjadi jus dan smoothie.

8. Jeruk

Jeruk bagus sebagai makanan untuk ibu menyusui karena kandungan vitamin C yang membantu meningkatkan energi dan membantu jaga daya tahan tubuh dengan mengoptimalkan penyerapan zat besi dari makanan. 

Buah ini juga mengandung zat besi dan asam folat yang penting untuk perkembangan otak serta saraf bayi.

Bunda bisa mengonsumsi jeruk secara langsung atau mengolahnya menjadi jus segar selama masa menyusui.

Baca Juga: 11 Cara Alami Memperlancar Produksi ASI

9. Ubi Jalar

Untuk meningkatkan asupan vitamin A, Bunda bisa mengonsumsi ubi jalar sebagai menu makanan untuk ibu menyusui. Ubi jalar dapat membantu menjaga fungsi berbagai organ tubuh, seperti jantung, paru-paru, dan ginjal.

Satu ubi ukuran sedang sudah dapat memenuhi kebutuhan vitamin A harian ibu menyusui, sekaligus memberi vitamin C, B, kalium, mangan, dan serat.

Bunda bisa menikmatinya dengan cara direbus, dipanggang, atau dikukus sebagai menu sehat sehari-hari.

10. Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, dan kedelai adalah sumber protein, zat besi, magnesium, kalium, vitamin E, serat, dan asam folat yang baik untuk ibu menyusui.

Nutrisi dan lemak tak jenuhnya membantu melancarkan produksi ASI sekaligus memenuhi kebutuhan gizi bayi.

Bunda bisa mengonsumsinya sebagai camilan atau dalam bentuk olahan seperti tempe, tahu, bubur kacang hijau, hingga sayur kacang merah.

11. Bawang Putih

Bawang putih mengandung galactagogue yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI secara alami.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bawang putih membuat bayi menyusu lebih lama karena aromanya yang khas.

Jika aromanya terasa kuat, Bunda bisa menambahkannya ke sup atau tumisan agar rasanya lebih ringan dan tetap nyaman dikonsumsi.

12. Kurma

Kurma menjadi salah satu makanan untuk ibu menyusui yang dipercaya dapat mendorong peningkatan hormon prolaktin. 

Kurma juga kaya akan kalsium, kalium, asam lemak tak jenuh, dan vitamin K. Berkat kandungannya tersebut, kurma dinilai dapat meningkatkan energi tubuh, melancarkan sistem pencernaan, hingga mencegah anemia. 

Selain itu, nilai glikemik kurma tergolong rendah sehingga bisa bantu menstabilkan kadar gula darah Bunda.

13. Alpukat

Makanan untuk ibu menyusui lainnya dengan rasa enak, bertekstur lembut, dan kaya gizi adalah alpukat. 

Alpukat mengandung hampir 80% lemak sehat yang bisa membuat Bunda kenyang lebih lama. 

Tak hanya itu, alpukat juga tinggi vitamin B, K, C, dan E, serta mineral folat dan kalium yang baik untuk kesehatan Bunda dan bayi.

14. Daging Ayam

Setiap potongan ayam punya kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Namun, semuanya punya kesamaan karena tinggi protein, lemak, vitamin, hingga mineral. 

Kandungan protein yang tinggi pada ayam dapat membantu Bunda menjaga masa otot tubuh sekaligus memberikan nutrisi yang cukup untuk bayi melalui ASI.

15. Gandum (Oats)

Gandum atau oats mengandung beta-glukan, yang diyakini dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin (hormon utama produksi ASI)

Oat juga kaya zat besi, serat, dan energi, yang bantu menjaga stamina ibu menyusui. Saat energi tubuh stabil, produksi ASI biasanya ikut lebih lancar.

Selain gandum, beras merah juga bisa jadi pilihan makanan laktogenik agar ASI Bunda banyak dan lancar.

Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Pada dasarnya, hampir semua jenis makanan untuk ibu menyusui itu baik. Meski begitu, memang ada berbagai makanan yang harus dihindari selama masa menyusui karena berisiko memicu masalah kesehatan.

Contoh makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh ibu menyusui adalah:

  • Makanan dan minuman tinggi kafein (kopi, teh, cokelat): Batasi maksimal 2-3 gelas per hari. Asupan kafein dapat masuk ke ASI dan mengganggu tidur bayi.
  • Ikan laut tinggi merkuri. Merkuri dapat masuk ke ASI dan menimbulkan gangguan pada sistem saraf bayi.
  • Alkohol dan pemanis buatan. 
  • Makanan mentah, baik daging, ikan atau telur, karena bisa menyebabkan infeksi dan keracunan.
  • Makanan yang menimbulkan alergi (sesuai riwayat keluarga).

Mitos vs Fakta Seputar Makanan Ibu Menyusui

Asupan makanan untuk ibu menyusui sangat memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Namun, tak sedikit mitos yang beredar dan justru membuat Bunda bingung dalam memilih makanan.

Berikut mitos yang perlu diluruskan:

Mitos 1: Ibu Menyusui Harus Makan Dua Kali Lebih Banyak

Faktanya, salah. Ibu menyusui memang butuh tambahan kalori, tapi bukan berarti harus makan dua kali lipat. Cukup tambahkan sekitar 330-400 kalori per hari dari makanan bergizi seimbang.

Mitos 2: Makanan Pedas Membuat ASI Jadi Pedas

Faktanya, tidak benar. Rasa pedas tidak ditransfer langsung ke ASI. Namun, beberapa bayi mungkin jadi rewel jika sensitif terhadap perubahan komposisi ASI akibat makanan tertentu.

Mitos 3: Minum Es Membuat ASI Dingin

Faktanya, mitos ini cukup populer. Suhu makanan atau minuman ibu tidak berpengaruh pada suhu ASI. Bayi pilek bukan karena ASI dingin, tapi bisa jadi karena infeksi virus.

Mitos 4: Ikan Harus Dihindari karena Mengandung Merkuri

Faktanya, merkuri memang berbahaya bagi kesehatan. Tapi tidak semua jenis ikan mengandung merkuri tinggi.

Ibu menyusui dianjurkan makan ikan berlemak dan rendah merkuri seperti salmon atau tuna yang dimasak matang sempurna sekitar 2–3 porsi per minggu. Kandungan DHA-nya baik untuk perkembangan otak bayi.

Mitos 5: Daun Katuk Satu-satunya Pelancar ASI

Faktanya, daun katuk memang bisa jadi makanan pelancar ASI alami, tapi bukan satu-satunya. Produksi ASI bisa dilancarkan dengan makan seimbang, menyusui rutin, cukup istirahat, dan minum cukup air.

Ibu juga bisa dapatkan panduan lengkap menyusui eksklusif, solusi untuk tantangan menyusui, serta panduan nutrisi bagi Bunda dan si Kecil selama masa menyusui dengan mengunduh Panduan Bunda Menyusui. Download GRATIS, sekarang!

Baca Juga: Pantangan Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Tips Pola Makan Sehat Selama Menyusui

Agar proses menyusui berjalan optimal dan kebutuhan nutrisi Bunda serta bayi terpenuhi dengan baik, berikut tips pola makan sehat yang bisa diterapkan:

  • Makan teratur setiap hari dengan 3 kali makanan utama dan camilan bergizi.
  • Hindari diet ekstrem selama menyusui.
  • Cukupi cairan tubuh.
  • Pastikan tidur cukup dan kelola stres.
  • Batasi asupan kafein dari makanan dan minuman. 
  • Hindari minum alkohol, merokok, dan obat-obatan terlarang.

Daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya