Facebook Pixel Code Harus USG Berapa Kali Selama Kehamilan? Cek Jadwalnya di Sini!

Harus USG Berapa Kali Selama Kehamilan? Cek Jadwalnya di Sini!

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 16 Juli 2018

Diperbarui: 15 Desember 2025

Trimester 1
Tumbuh Kembang
Cover Image of Harus USG Berapa Kali Selama Kehamilan? Cek Jadwalnya di Sini!

 

Pemeriksaan USG saat hamil umumnya dianjurkan 2–3 kali pada trimester pertama, kedua, dan ketiga untuk memantau perkembangan janin. Pertanyaan seperti USG berapa kali yang ideal sering muncul karena kebutuhannya bisa berbeda bila ada kondisi tertentu.

Apa Itu USG dan Fungsinya untuk Kehamilan?

USG atau ultrasonografi adalah teknik pencitraan yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound) untuk menampilkan gambar bagian dalam tubuh, termasuk organ dan jaringan lunak.

Pemeriksaan USG membantu dokter serta Ayah dan Bunda memantau tumbuh kembang janin sepanjang kehamilan. Beberapa fungsi USG dalam kehamilan, antara lain:

  • Mengonfirmasi tanda-tanda kehamilan.
  • Memantau tumbuh kembang janin.
  • Mengetahui usia kehamilan dan HPL.
  • Mengecek seberapa banyak cairan ketuban yang dimiliki.
  • Mengetahui posisi plasenta dan bayi di dalam rahim.
  • Mendeteksi adanya kelainan pada bayi.

Kapan USG Kehamilan Pertama Kali Dilakukan?

USG kehamilan pertama umumnya dianjurkan saat usia kehamilan memasuki 6–8 minggu, atau setelah lewat 7 minggu.

USG pertama selambat-lambatnya harus dilakukan dalam 14 minggu setelah Bunda telat haid atau hasil test pack mandiri menyatakan positif hamil.

Pada periode ini, detak jantung janin biasanya sudah terlihat, dan pemeriksaan membantu memastikan kehamilan berada di dalam rahim, bukan di luar kandungan.

Baca Juga: Perkembangan Bayi dalam Kandungan Tiap Trimester

Harus USG Berapa Kali Selama Kehamilan?

Melansir WHO dan Kementerian Kesehatan RRI, ibu hamil disarankan melakukan setidaknya 2-3 kali USG, masing-masing di trimester pertama, kedua, dan ketiga.

Berikut detail frekuensi pemeriksaan USG di masing-masing trimester:

Trimester

Waktu pemeriksaan

Jumlah USG

Tujuan Pemeriksaan

Trimester 1 (0-13 minggu)

Sebelum usia 15 minggu

1 kali

  • Menentukan usia kehamilan
  • Menilai kemampuan janin untuk berkembang
  • Mengetahui letak dan jumlah janin
  • Mendeteksi abnormalitas janin berat

Trimester 2 (14-27 minggu)

Sekitar usia 20 minggu 

1 kali

  • Mendeteksi kelainan pembentukan organ pada janin
  • Memeriksa posisi plasenta dan aliran darah menuju janin
  • Memantau tumbuh kembang janin

Trimester 3 (28-42 minggu)

Antara minggu ke 32-34

1 kali

  • Memantau posisi janin
  • Menilai kecukupan cairan ketuban
  • Memeriksa posisi plasenta
  • Persiapan kelahiran

Seberapa sering Bunda harus USG mungkin dapat bertambah sesuai anjuran dokter jika ada kondisi risiko tinggi atau komplikasi.

Apakah Boleh USG Sering-Sering?

Pemeriksaan USG aman, tidak menimbulkan rasa sakit, dan bebas radiasi sehingga dapat dilakukan berulang kali selama ada indikasi medis dan sesuai anjuran dokter.

Lalu, bolehkah USG 2 kali dalam seminggu? Jika kehamilan Bunda normal dan sehat, USG 2 kali dalam seminggu tidak diperlukan. Terkadang, terlalu sering USG dapat menyebabkan stres fisik dan emosional yang tidak perlu.

USG sering-sering lebih disarankan apabila Bunda memiliki kehamilan risiko tinggi, seperti riwayat keguguran, perdarahan, atau tekanan darah tinggi.

Pada kehamilan risiko tinggi, USG mungkin diperlukan setiap 2 minggu hingga 1 bulan sekali.

USG Trimester 1 Sebaiknya Dilakukan Kapan?

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, USG trimester 1 sebaiknya dilakukan pada usia 6–13 minggu. Pemeriksaan ini membantu menentukan usia kehamilan dan perkiraan lahir yang lebih akurat. 

USG awal juga penting untuk memastikan kehamilan berada di dalam rahim dan melihat detak jantung janin. Ini menjadi langkah awal untuk menilai kondisi kehamilan secara menyeluruh.

Dalam situasi tertentu, dokter bisa menyarankan NT scan pada usia 11–13 minggu. Pemeriksaan ini bertujuan menilai risiko Down syndrome pada janin.

Pada trimester pertama, dokter umumnya memakai USG transvaginal karena hasilnya lebih jelas. Bunda juga bisa mencocokkan hasil USG dengan Kalkulator Kehamilan untuk tambahan informasi.

Baca Juga: Pemeriksaan Kehamilan Pertama Kali Dengan Dokter Kandungan 

USG Trimester 2 Sebaiknya Dilakukan Kapan?

Pada trimester 2, Bunda dianjurkan melakukan setidaknya satu USG pada usia 18–22 minggu. Selambat-lambatnya tetap dapat dilakukan sampai minggu ke-25.

Idealnya, Bunda dianjurkan menjalani USG sebelum usia kehamilan 21 minggu, tepatnya pada minggu ke-19 atau ke-20. 

Pemeriksaan ini dikenal sebagai USG anatomi atau level II untuk menilai janin dan seluruh organ vitalnya, seperti otak, jantung dan ginjal, sekaligus posisi plasenta dan jumlah air ketuban.

USG Trimester 3 Sebaiknya Dilakukan Kapan?

Menurut Kemenkes RI (2024), USG trimester 3 sebaiknya dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu pada usia kehamilan 28 minggu, 32 minggu, dan 36 minggu. 

Setelah usia kehamilan 37 minggu, frekuensinya bisa menjadi seminggu sekali hingga persalinan tiba, tergantung kondisi janin dan rekomendasi dokter. 

Apakah Setiap Pemeriksaan Kehamilan Harus USG?

Pemeriksaan kehamilan sebaiknya dilakukan sedikitnya 6-8 kali selama masa hamil, sesuai anjuran WHO, satu kali di trimester pertama, dua kali di trimester kedua, dan 3-4 kali pada trimester ketiga.

Namun, tidak setiap pemeriksaan kehamilan memerlukan USG. Sebab, WHO, Kemenkes, dan Asosiasi OBGYN di Amerika Serikat pun merekomendasikan hanya minimal 3 kali USG selama kehamilan.

Dokter akan menyesuaikan kondisi kehamilan Bunda dan perlu tidaknya melakukan USG.

Baca Juga: 6 Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasi Posisi Bayi 

Tips agar Pemeriksaan USG Lebih Nyaman

Pemeriksaan USG kehamilan adalah proses yang sederhana, terlebih dengan USG abdomen. USG transvaginal mungkin terasa agak tidak nyaman bagi sebagian orang.

Ada beberapa tips yang dapat Bunda lakukan agar pemeriksaan USG berlangsung lancar dan nyaman:

  • Cukup minum sebelum USG trimester 1, kandung kemih penuh membantu USG tampak lebih jelas.
  • Datang bersama pasangan atau orang yang Bunda percaya.
  • Mengenakan baju yang nyaman, terutama jika melakukan USG transvaginal 
  • Datang tepat waktu
  • Siapkan daftar pertanyaan untuk dokter kandungan

Selain itu, menjaga asupan nutrisi juga penting agar perkembangan si Kecil tetap optimal sejak hari pertama dalam kandungan. Untuk mendukung kebutuhan harian ibu hamil, Bunda bisa mempertimbangkan susu hamil yang terfortifikasi nutrisi penting 

SGM Bunda High-Iron adalah susu untuk ibu hamil dan menyusui yang tinggi zat besi & asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan tuna, sekaligus sumber protein. Dukung ​nutrisi lengkap mengoptimalkan pertumbuhan & perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.

Yuk, Bunda, daftar dan gabung jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk mendapatkan akses gratis ke ratusan artikel kehamilan dan parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya