Penting untuk memenuhi asupan asam folat untuk ibu hamil dari menu makanan sehari-hari dan suplemen untuk menunjang kehamilan yang sehat. Cari tahu lebih banyak mengenai manfaat, sumber makanan, hingga cara memenuhinya, Bun!
Apa Itu Asam Folat untuk Ibu Hamil?
Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat atau vitamin B9 yang berperan penting dalam pembentukan sel-sel baru, seperti sel darah, kulit, rambut, kuku, serta tabung saraf, termasuk otak dan sumsum tulang belakang.
Bunda amat disarankan untuk memenuhi kebutuhan asam folat sejak sebelum merencanakan kehamilan atau segera setelah Bunda mengetahui sedang hamil.
Baca Juga: Kebutuhan Asam Folat Ibu Hamil Trimester 1 & Sumber Makanannya
Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil
Asam folat adalah satu-satunya bentuk folat yang terbukti membantu mencegah cacat lahir serius yang disebut cacat tabung saraf atau neural tube defects (NTD). Berikut adalah beberapa manfaat asam folat selama kehamilan:
1. Mencegah Cacat Tabung Saraf pada Janin
Folat atau asam folat mendukung pembentukan tabung saraf pada bulan pertama kehamilan yang nantinya berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang. Proses ini juga membentuk sistem saraf pusat janin.
Asupan asam folat yang cukup terbukti dapat menurunkan risiko cacat tabung saraf, seperti spina bifida dan anensefali. Spina bifida terjadi saat tulang belakang bayi tidak menutup sempurna dan dapat menyebabkan gangguan fisik maupun intelektual.
Sementara anensefali adalah kondisi serius sebagian besar otak dan tengkorak bayi tidak berkembang, sehingga dapat menyebabkan kematian segera setelah lahir.
2. Mencegah Anemia
Di antara berbagai jenis anemia pada ibu hamil, anemia megaloblastik menjadi salah satu yang paling sering muncul setelah anemia defisiensi zat besi.
Anemia megaloblastik terjadi karena tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B12. Jenis anemia ini dapat menimbulkan komplikasi berupa gangguan fungsi plasenta dan hambatan suplai oksigen ke janin.
Nah untuk mengetahui seberapa besar risiko anemia Bunda selama kehamilan, yuk langsung cek di Kalkulator Zat Besi secara gratis! Cukup jawab 7 pertanyaan singkat, Bunda juga bisa tahu apakah kebutuhan zat besi selama kehamilan sudah tercukupi atau belum.
3. Mengurangi Risiko Komplikasi Kehamilan
Memenuhi kebutuhan asam folat sebelum dan sepanjang masa kehamilan juga dapat mencegah janin di dalam kandungan mengalami kondisi berikut:
- Bibir sumbing (terbentuknya celah pada bibir dan langit-langit mulut).
- Kelahiran prematur.
- Berat lahir rendah (BBLR).
- Hambatan pertumbuhan janin atau IUGR (intrauterine growth restriction), yang dapat menyebabkan bayi berukuran lebih kecil dari usia kehamilannya.
4. Menekan Risiko Preeklamsia dan Keguguran
Beberapa penelitian menemukan, ibu hamil yang rutin mengonsumsi asam folat memiliki risiko lebih rendah mengalami preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urine setelah usia kehamilan 20 minggu.
Komplikasi ini bisa berbahaya karena meningkatkan risiko kejang dan berat bayi lahir rendah (BBLR). Mengonsumsi asam folat sejak sebelum hamil juga membantu menurunkan risiko keguguran dini pada ibu hamil.
Ini karena asam folat membantu pembentukan dan perbaikan DNA serta mencegah kelainan kromosom. Vitamin ini juga menurunkan kadar homosistein, yakni zat yang dapat mengganggu aliran darah ke plasenta.
Baca Juga: Kebutuhan Asam Folat Ibu Hamil Trimester 2 & Cara Optimalkannya
5. Mendukung Pertumbuhan Janin
Salah satu manfaat asam folat untuk ibu hamil adalah membantu pembentukan sel darah merah, perbaikan DNA, dan perkembangan sel.
Hal ini dapat membantu menjaga kehamilan sehat dan mendukung pertumbuhan janin dalam kandungan, termasuk pembentukan organ-organ vital janin seperti otak, jantung, dan sistem saraf.
6. Mendukung Pertumbuhan Otak
90% pertumbuhan otak janin terjadi dalam 5 tahun pertama kehidupan dan perkembangannya sudah dimulai sejak dalam kandungan.
Asupan asam folat yang cukup selama kehamilan mendukung perkembangan otak janin karena folat berperan dalam pembentukan dan pembelahan sel otak serta volume otak bayi.
Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil dengan kadar folat rendah memiliki risiko anak dengan volume otak yang lebih kecil dan kemampuan kognitif yang lebih rendah di kemudian hari.
7. Menjaga Kesehatan Jantung Ibu
Pentingnya asam folat untuk ibu hamil lainnya bermanfaat bagi kesehatan jantung, seperti menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Asam folat juga membantu menurunkan kadar homosistein dalam darah karena bila terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, gangguan aliran darah ke plasenta, dan komplikasi kehamilan seperti preeklamsia.
Jadi, selain penting untuk perkembangan janin, asam folat juga membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah ibu selama hamil.
Baca Juga: Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil Trimester 3 & Kebutuhannya
Ciri-Ciri Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat
Salah satu gejala pertama dari kekurangan folat saat hamil adalah kelelahan yang ekstrim. Gejala lain mungkin termasuk:
- Wajah, bibir, dan kulit tubuh pucat.
- Sesak napas.
- Mudah marah atau tersinggung.
- Pusing.
- Lidah bengkak dan memerah.
- Sering sariawan.
- Fungsi indera pengecap berkurang.
- Susah mengingat.
- Sulit berkonsentrasi.
- Suka bingung.
- Kelemahan otot.
- Depresi.
- Diare.
- Penurunan berat badan.
Jadi, jika Bunda menemukan gejala-gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter kandungan untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Makanan yang Mengandung Asam Folat untuk Ibu Hamil
Asam folat untuk ibu hamil bisa diperoleh dari beragam sumber makanan, seperti berikut:
|
Jenis Makanan
|
Kandungan Folat
|
Tips Aman Konsumsi
|
|
Bayam
|
58,2 mcg per 30 gram
|
Kukus/rebus sebentar agar nutrisinya tidak hilang
|
|
Alpukat
|
82 mcg per ½ buah alpukat
|
Nikmati sebagai smoothie atau campuran salad
|
|
Jeruk
|
55 mcg per 1 buah jeruk ukuran besar
|
Pilih jeruk segar, bukan jus kemasan
|
|
Hati sapi
|
212 mcg per 85 gram
|
Konsumsi secukupnya karena tinggi kolesterol
|
|
Kacang kenari
|
28 mcg per 28 gram
|
Rebus hingga empuk, cocok untuk sup
|
|
Brokoli masak
|
84 mcg per 78 gram
|
Kukus sebentar agar kandungan gizinya terjaga
|
|
Pisang
|
23,6 mcg pisang ukuran sedang
|
Camilan sehat tinggi energi
|
Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung Asam Folat untuk Ibu Hamil
Cara Memenuhi Kebutuhan Asam Folat Harian saat Hamil
Ada tiga cara utama untuk mencukupi kebutuhan asam folat Bunda setiap hari, yakni:
|
Sumber
|
Kandungan Utama
|
Keunggulan
|
Tips Konsumsi
|
|
Makanan alami (sayuran hijau, buah, kacang)
|
Folat alami
|
Mudah didapat dan tinggi serat
|
Butuh variasi setiap hari
|
|
Suplemen asam folat
|
Asam folat sintetis ataupun folat alami (methylfolate)
|
Dosis tepat dan cepat diserap
|
Sesuaikan dengan resep dokter
|
|
Susu hamil fortifikasi
|
Asam folat, zat besi, dan DHA
|
Nutrisi lengkap untuk ibu hamil dan janin
|
1 gelas per hari
|
Bunda bisa lengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan segelas SGM Eksplor Bunda setiap hari. SGM Bunda High-Iron adalah susu untuk ibu hamil dan menyusui yang tinggi zat besi & asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan tuna, sekaligus sumber protein. Dukung nutrisi lengkap mengoptimalkan pertumbuhan & perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.
Kapan Sebaiknya Ibu Mulai Minum Suplemen Asam Folat?
Ibu disarankan mulai mengonsumsi asam folat sejak merencanakan kehamilan, idealnya sekitar 1-3 bulan sebelum hamil dan dilanjutkan hingga usia kehamilan 12 minggu.
Di masa ini, asam folat berperan membantu pembentukan tabung saraf janin, seperti otak dan tulang belakang, agar berkembang normal.
Setelah 12 minggu, asam folat tetap boleh diminum karena membantu pembentukan sel darah, terutama jika Bunda mengalami anemia atau berisiko anemia.
Baca Juga: 7 Kebutuhan Gizi Ibu Hamil per Trimester dan Sumbernya
Aturan Minum Asam Folat untuk Ibu Hamil
Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, dosis suplemen asam folat yang dibutuhkan ibu hamil adalah 600 mikrogram (mcg) per hari.
Dokter bisa menyarankan dosis lebih tinggi bila ibu hamil berisiko melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf, seperti spina bifida. Namun ingat, Bun, peningkatan dosis suplemen apa pun harus atas rekomendasi dokter, ya.
Selain mengetahui dosisnya, Bunda juga sebaiknya memperhatikan panduan aturan minum asam folat untuk ibu hamil berikut ini:
- Konsumsi asam folat bersama makanan tinggi zat besi dan vitamin B12 agar penyerapannya lebih maksimal.
- Hindari konsumsi asam folat berlebih karena dapat menutupi kekurangan vitamin B12 serta meningkatkan risiko resistensi insulin dan gangguan perkembangan otak anak.
- Konsumsi suplemen asam folat sesuai anjuran dokter dan hindari minum bersamaan dengan kopi atau teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi.
Jangan lupa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!