Mendekati waktu persalinan, banyak ibu hamil merasa cemas jika belum juga merasakan tanda-tanda kontraksi. Tenang dulu, Bun. Ada beberapa cara alami yang bisa dicoba untuk memancing kontraksi agar cepat melahirkan.
Kapan Perlu Mulai Memicu Kontraksi Secara Alami?
Memicu kontraksi secara alami dapat dilakukan saat usia kehamilan di atas 37 minggu, untuk meminimalisir risiko kelahiran prematur dan gangguan perkembangan organ janin.
Jika HPL sudah lewat tapi belum ada tanda-tanda kontraksi, beberapa ibu hamil dapat mempertimbangkan kontraksi alami.
Namun, penting memastikan kondisi ibu dan janin sehat, tanpa risiko komplikasi. Dokter juga akan memeriksa apakah kepala bayi sudah berada di bawah dan leher rahim mulai melunak.
Kondisi tersebut menandakan bahwa tubuh sudah siap menghadapi proses persalinan, sehingga metode alami bisa lebih efektif dan aman untuk dilakukan.
Cara Alami Memancing Kontraksi agar Cepat Melahirkan
HPL yang mundur dari prediksi sebetulnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Berikut beberapa cara alami yang bisa dilakukan guna memancing kontraksi agar bisa lebih cepat melahirkan:
1. Jalan Kaki
Jalan kaki merupakan pilihan bagi Bunda yang ingin mulai aktif berolahraga saat hamil dan sebagai cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan.
Gerakan pinggul saat berjalan kaki disebut-sebut dapat mendorong posisi bayi turun ke jalan lahir.
Aktivitas fisik yang ringan ini dapat membantu meningkatkan denyut jantung sekaligus melatih pernapasan guna mempersiapkan persalinan.
Bunda juga bisa menghalau stres sembari berjalan-jalan dan mendapatkan udara pagi yang lebih segar bila rutin berjalan kaki.
2. Hubungan Seks
Melakukan hubungan seksual diketahui dapat bantu Bunda merangsang produksi hormon oksitosin, yang memicu kontraksi rahim dan meningkatkan mood agar lebih bahagia.
Selain itu, air mani pria mengandung hormon prostaglandin. Hormon ini dapat membantu melembutkan dan membuka leher rahim sehingga mempercepat pembukaan persalinan.
Meski begitu, ternyata tidak semua bumil boleh berhubungan intim menjelang hari persalinan. Konsultasikan dengan dokter kandungan dulu bila ingin coba cara induksi alami ini.
Baca Juga: Perkembangan Janin di Trimester 3 Kehamilan
3. Stimulasi Puting Payudara
Stimulasi puting payudara juga bisa jadi cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan.
Dengan begitu, hormon oksitosin di dalam tubuh Bunda secara alami akan merangsang rahim berkontraksi.
Cara mempercepat kontraksi ini juga bisa dilakukan untuk merangsang produksi ASI.
Stimulasi puting bisa dilakukan dengan memijat area sekitar payudara secara langsung dengan lembut. Bunda juga bisa menggunakan pompa ASI, baik manual maupun elektronik.
4. Konsumsi Kurma Muda
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi buah kurma muda menjelang hari persalinan terbukti dapat jadi cara memancing kontraksi agar cepat melahirkan.
Asam lemak jenuh dan tak jenuh yang terdapat dalam kurma diketahui dapat merangsang produksi prostaglandin, yaitu zat yang dibutuhkan tubuh untuk memicu proses persalinan.
Kurma juga kaya akan asam folat, vitamin K, zat besi, kalium, dan magnesium yang penting untuk kesehatan ibu dan bayi.
5. Akupunktur
Akupunktur dilakukan dengan menusukkan jarum ke beberapa titik tertentu pada tubuh. Cara alami mempercepat proses melahirkan ini diyakini dapat merangsang oksitosin.
Namun, pada studi lain disebutkan bahwa akupunktur belum terbukti efektif sebagai cara merangsang kontraksi agar bayi cepat lahir.
Meski efektivitasnya dalam mempercepat persalinan masih diperdebatkan, banyak wanita merasa lebih rileks setelah akupunktur. Jadi, konsultasikan dulu ke dokter sebelum melakukannya.
Baca Juga: Bayi Sungsang, Bagaimana Mengatasinya?
6. Akupresur
Akupresur dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu menggunakan siku, tangan, atau alat bantu khusus, tapi tidak menggunakan jarum.
Sama halnya akupunktur, akupresur belum terbukti ilmiah menjadi cara mempercepat kontraksi sebagai tanda-tanda melahirkan sudah dekat.
Namun, akupresur cukup berguna mengurangi nyeri dan rasa tidak nyaman selama proses persalinan. Jika ingin melakukan akupresur sebagai induksi alami, konsultasikan ke dokter dulu ya, Bun.
7. Membrane Stripping
Membrane stripping adalah cara mempercepat kontraksi dan melebarkan serviks dengan membuka membran dalam vagina secara manual tanpa membutuhkan obat kimia apa pun.
Prosedur ini dilakukan oleh dokter dengan cara memisahkan membran ketuban dari dinding serviks menggunakan jari.
Hal ini akan memicu pelepasan prostaglandin yang dapat mempercepat pembukaan dan kontraksi.
8. Makan Makanan Pedas
Mengonsumsi makanan pedas juga dipercaya sebagai cara alami memancing kontraksi agar cepat melahirkan.
Metode induksi alami ini dipercaya dapat membantu melepaskan hormon prostaglandin sehingga mempercepat proses persalinan.
Namun, Bunda perlu berhati-hati bila ingin makan makanan pedas jelang persalinan, karena bisa menyebabkan heartburn, diare, dan masalah pencernaan lainnya pada ibu hamil.
Baca Juga: Persiapan Melahirkan di Air (Water Birth) dan Plus Minusnya
Untuk persiapan menjadi ibu baru, Bunda bisa mendapatkan panduan lengkap seputar perawatan bayi, tips bonding dengan si Kecil, hingga tips menghadapi hari-hari pertama sebagai ibu baru di E-Book Panduan Bunda Baru. Unduh GRATIS sekarang agar Bunda bisa mulai perjalanan menjadi ibu baru dengan lebih tenang dan percaya diri!
Apakah Aman Melakukan Induksi Alami?
Metode induksi alami aman dilakukan dan bisa menjadi alternatif pilihan apabila kondisi kehamilan Bunda sebagai berikut:
- Usia kehamilan memasuki minggu ke-37 atau lebih.
- Dokter kandungan memperbolehkan Bunda melakukan induksi persalinan alami sesuai anjuran.
- Posisi kepala bayi sudah berada di bawah atau di jalan lahir.
- Ibu dan bayi sehat atau tidak mengalami komplikasi kehamilan seperti plasenta previa, preeklampsia, ketuban pecah dini, atau riwayat kelahiran prematur.
Tanda Tubuh Siap Melahirkan
Selain mengetahui cara mempercepat kontraksi, penting bagi Bunda juga mengenali tanda-tanda tubuh siap melahirkan berikut ini:
- Leher rahim mulai melunak (effacement): serviks mulai menipis sebagai persiapan untuk terbuka.
- Kepala bayi turun ke jalan lahir: posisi bayi bergerak lebih rendah ke panggul Bunda.
- Keputihan meningkat: lendir serviks yang lebih banyak dan lebih kental.
- Keluar lendir bercampur darah: tanda bahwa serviks mulai membuka.
- Kontraksi semakin kuat dan teratur: tanda-tanda kontraksi akan dimulai terasa lebih sering dan intens, pertanda proses persalinan sudah dekat.
Baca Juga: Ini Alasan yang Mengharuskan Bunda Menjalani Induksi Persalinan
Kapan Harus ke Rumah Sakit?
Bunda perlu segera menuju rumah sakit bila tanda-tanda berikut muncul, karena bisa jadi ini tanda persalinan akan segera dimulai:
- Kontraksi terjadi setiap 5 menit dan berlangsung selama 1 jam.
- Air ketuban pecah, baik sedikit maupun banyak.
- Terjadi perdarahan seperti menstruasi.
- Gerakan janin terasa jauh berkurang dari biasanya.
Jika usia kehamilan sudah lebih dari 42 minggu dan Bunda belum merasakan tanda-tanda kontraksi akan dimulai, segera konsultasi ke dokter untuk dapat penanganan lebih lanjut.
Terapkan langkah memancing kontraksi agar cepat melahirkan di atas sebagai cara induksi alami.
Daftar juga jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!