Facebook Pixel Code 17 Manfaat Minyak Ikan untuk Anak dan Sumber Terbaiknya

17 Manfaat Minyak Ikan untuk Anak dan Sumber Terbaiknya

Foto Reviewer Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH

Diterbitkan: 16 Oktober 2020

Diperbarui: 22 September 2025

1 Tahun
Nutrisi
Cover Image of 17 Manfaat Minyak Ikan untuk Anak dan Sumber Terbaiknya

 

Manfaat minyak ikan untuk anak sangat banyak, yang paling utama adalah untuk mengoptimalkan perkembangan otak. Bunda bisa simak manfaat penting lainnya di sini!

Mengapa Minyak Ikan Penting untuk Anak?

Minyak ikan adalah sumber asam lemak omega-3. Di dalamnya ada dua jenis omega-3 penting, yaitu DHA dan EPA. 

DHA berperan penting dalam menjaga kesehatan otak, retina mata, serta kulit anak. DHA juga bertugas mengirim sinyal antar sel saraf serta membantu sel merespons sinyal yang datang. 

DHA dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak, proses belajar, hingga kemampuan bahasa anak. Sementara, EPA menjaga kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan mendukung fungsi otak.

Untuk anak-anak, asupan EPA yang cukup bisa membantu daya tahan tubuh lebih baik, menjaga konsentrasi, dan mendukung tumbuh kembang secara optimal bersama DHA.

Kandungan Utama dalam Minyak Ikan

Minyak ikan memiliki kandungan utama berupa:

  • DHA (docosahexaenoic acid)
  • EPA (eicosapentaenoic acid). 

Namun, dalam minyak hati ikan, biasanya tidak hanya mengandung DHA dan EPA, tapi juga ada tambahan:

  • Vitamin A
  • Vitamin D

Semua kandungan tersebut menawarkan berbagai manfaat baik untuk dukung tumbuh kembang dan kesehatan anak.

Manfaat Minyak Ikan untuk Anak

Berikut ini berbagai manfaat minyak ikan untuk anak yang wajib Bunda ketahui: 

1. Optimalkan Perkembangan Otak

Omega 3 yang terkandung di dalam minyak ikan dapat tingkatkan fungsi otak, khususnya dalam hal pembelajaran dan memori. Inilah manfaat minyak ikan untuk kecerdasan otak anak.

2. Mendukung Pembelajaran Verbal

Salah satu manfaat omega-3 dalam minyak ikan untuk kecerdasan otak anak adalah mengoptimalkan kemampuan pembelajaran secara verbal.

Kemampuan belajar verbal adalah proses belajar abstrak yang terdiri dari pemecahan masalah, kemampuan menalar, dan kemampuan menghubungkan dua hal berbeda.

Sederhananya, pembelajaran verbal membantu anak lebih lancar menyampaikan pemikirannya secara verbal, sekaligus mengingat sebuah teori atau prinsip tertentu untuk disampaikan kembali dengan kata-kata.

3. Mengurangi Masalah Fokus pada Anak

DHA dan omega 3 yang terdapat dalam minyak ikan mampu mengendalikan gejala gangguan fokus dan perhatian, serta mengurangi hiperaktivitas pada anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). 

Dengan begitu, si Kecil dapat lebih fokus dan perhatian dalam mempelajari sesuatu. 

4. Menjaga Kesehatan Mata

Dengan kandungan omega 3-nya, manfaat minyak ikan untuk anak dapat mengoptimalkan produksi air mata dan mengurangi peradangan di sekitar mata, sehingga mencegah mata kering. 

Mata kering perlu mendapatkan perhatian Bunda karena selain tidak nyaman, kondisi ini bisa memicu penglihatan kabur dan sensitivitas berlebihan pada cahaya. 

5. Meningkatkan Nafsu Makan 

Suplementasi minyak ikan untuk anak susah makan dapat Bunda lakukan selama 3 minggu berturut-turut. 

Setelah periode pemberian itu, biasanya efek minyak ikan menambah nafsu makan anak sudah mulai terlihat. 

6. Mengurangi Gejala ADHD

Sebuah studi menyebutkan suplemen minyak ikan membantu mengurangi gejala ADHD yang merupakan gangguan perilaku yang membuat anak sulit fokus dan tenang. 

Manfaat minyak ikan untuk anak dinilai mampu meningkatkan rentang perhatian anak dan mengurangi hiperaktivitas. Alhasil kemampuan belajar dan fungsi sosial anak jadi lebih baik. 

7. Meringankan Gejala Asma

Konsumsi makanan dengan kandungan asam lemak omega 3 dapat mengurangi produksi IgE, antibodi yang menyebabkan reaksi alergi dan gejala asma ringan.

Bunda bisa memberikan si Kecil makanan padat kaya omega 3 seperti salmon, tuna, dan ikan teri. 

8. Membantu Anak Tidur Lebih Nyenyak

Sebuah studi melaporkan konsumsi suplementasi minyak ikan yang mengandung 600 mg DHA selama 16 minggu berturut-turut dapat membantu anak tidur lebih nyenyak di malam hari.

Jadi, ketika anak sering susah tidur atau tidurnya tidak nyenyak, Bunda bisa menengok kembali pada menu hariannya dan memastikan sudahkah asupan omega 3 si Kecil sudah terpenuhi.

9. Membantu Pertumbuhan Tulang

Manfaat minyak ikan untuk anak​ lainnya adalah membantu pertumbuhan sel yang berperan dalam pembentukan tulang berkat kandungan asam lemak omega-3.

Selain itu, omega-3 yang berasal dari minyak ikan tuna juga dapat membantu mengendalikan peradangan yang menyebabkan pengeroposan tulang (osteoporosis) di masa depan.

Baca Juga: 10 Vitamin Anak untuk Perkembangan Otak dan Daya Ingat

10. Menjaga Kesehatan Kulit Anak

Omega 3 di dalam minyak ikan bantu mengoptimalkan nutrisi yang masuk ke dalam membran sel kulit. Dengan begitu, kulit si Kecil lebih lembab dan lembut. 

Fungsi minyak ikan untuk anak juga berperan sebagai antioksidan sehingga sel-sel kulit terlindung dari radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan kulit berkat kandungan vitamin A-nya. 

11. Bantu Jaga Suasana Hati si Kecil

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat minyak ikan untuk anak​ juga dapat bantu menjaga suasana hati anak, dengan mencegah depresi dan gangguan mood.

Lebih lanjut, omega 3 juga berfungsi sebagai anti peradangan yang mungkin dapat menurunkan perasaan buruk si Kecil seperti sedih ataupun cemas berlebihan. 

12. Mengendalikan Gula Darah Anak Obesitas

Obesitas dapat memicu resistensi insulin, yakni kondisi ketika sel-sel tubuh tidak bisa menggunakan gula darah dengan baik karena sensitivitasnya berkurang. 

Hasil penelitian menunjukkan omega 3 yang ada dalam minyak ikan dapat bantu tingkatkan sensitivitas insulin sehingga kadar gula darah lebih terkendali. 

13. Mencegah Diabetes 

Obesitas pada anak-anak dapat berkembang menjadi diabetes melitus tipe dua saat mereka dewasa nanti.

Untuk mencegah terjadinya diabetes di masa depan, Bunda perlu menerapkan pola makan sehat diiringi dengan suplementasi minyak ikan untuk anak. 

14. Mencegah Alergi pada Anak

Makanan yang kaya omega-3, termasuk minyak ikan, diketahui bisa mengurangi risiko alergi pada anak, seperti rhinitis dan eksim.

Rhinitis biasanya menyebabkan bersin-bersin, pilek, hidung tersumbat, hidung gatal, dan mata berair. 

Sementara eksim (dermatitis atopik) menimbulkan gejala kulit kering, bersisik, kemerahan, dan gatal yang sangat tidak nyaman.

15. Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat minyak ikan untuk anak terbukti dapat bantu menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang karena: 

  • Mendukung penurunan kadar kolesterol. 
  • Menurunkan kadar lemak jahat dalam darah. 
  • Mencegah pembentukan plak yang berpotensi menyumbat pembuluh darah. 
  • Mengurangi tekanan darah. 

16. Mendukung Kesehatan Sendi

Selain manfaat di atas, kandungan omega-3 pada minyak ikan juga mendukung kesehatan dan fleksibilitas sendi si Kecil.

Fungsi ini sangat penting, Bun, mengingat si Kecil sedang aktif bergerak dan menjalani proses tumbuh kembang yang pesat.

17. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi

Manfaat minyak ikan untuk anak, terutama yang mengandung DHA, dapat mendukung perkembangan otak balita, termasuk kemampuan bicara dan bahasa.

DHA berperan penting dalam membangun struktur otak yang diperlukan untuk pengolahan informasi dan pemahaman bahasa.

Selain itu, asupan omega-3 yang cukup juga dapat meningkatkan keterampilan komunikasi balita untuk lebih mudah mengungkapkan pikiran dan perasaannya. 

Dengan demikian, minyak ikan berperan dalam membentuk dasar keterampilan verbal yang akan sangat berguna dalam perkembangan sosialnya.

Baca Juga: Minyak Ikan Kod dan Minyak Ikan Tuna, Mana yang Lebih Baik?

Daftar Sumber Minyak Ikan Terbaik untuk Anak

Setelah mengetahui manfaat minyak ikan untuk anak​, berikut pilihan makanan sehat yang tinggi akan minyak ikan untuk anak: 

1. Ikan Tuna

Minyak ikan dari tuna memiliki kadar omega 3 serta DHA dan EPA yang lebih tinggi daripada minyak ikan kod biasa. 

Minyak ikan tuna juga memiliki protein, zat besi, zinc, fosfor, magnesium, vitamin A , D, E, B12, B3, B6, B2, dan B1 yang lebih tinggi ketimbang minyak ikan kod.

2. Ikan Sarden

Ikan sarden mengandung asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) yang tinggi, lho. Kandungan DHA-nya sebanyak 0,74 gram dan EPA-nya sebanyak 0,45 gram. 

Di samping itu, masih banyak nutrisi penting lagi di dalamnya seperti protein, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, zinc, selenium, vitamin D, vitamin B6, vitamin A, dan folat.

3. Ikan Kembung

Rekomendasi makanan mengandung sumber minyak ikan selanjutnya adalah ikan kembung atau dikenal juga dengan nama mackerel. 

Jenis ikan lokal satu ini memiliki kandungan DHA sebanyak 0,59 gram dan EPA sebanyak 0,43 gram. Tak hanya itu, ikan kembung juga kaya akan selenium dan vitamin B12.

4. Ikan Teri

Ikan teri mengandung omega-3 yang tinggi. Menurut penelitian, satu porsi ikan teri menawarkan 0,45 gram EPA dan 0,77 gram DHA. 

Selain kaya omega 3, ikan ini juga kaya akan protein, kalsium, selenium, kalium, vitamin B3, vitamin B12, dan vitamin A. 

5. Susu Pertumbuhan

Bunda juga bisa berikan si Kecil susu pertumbuhan fortifikasi minyak ikan yang mengandung lebih banyak nutrisi dengan zat besi 3x​ lipat, DHA 100%, minyak ikan tuna​, dan double protein​. Dukung si Kecil lebih cepat tanggap dan tumbuh lebih tinggi​.

6. Sayuran Hijau

Walau bukan minyak ikan, sayuran berdaun hijau juga merupakan sumber asam lemak omega 3 ALA, serat, dan vitamin yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. 

Beberapa di antara jenis sayuran hijau yang bisa Bunda berikan antara lain bayam, kangkung, brokoli, sawi hijau, kembang kol, dan pakchoy.

Baca Juga: 5 Pilihan Makanan agar Anak Cerdas dan Pintar

Lebih Baik Mana, Minyak Ikan Tuna atau Kod?

Minyak ikan bisa diperoleh dari ikan laut berlemak, misalnya ikan kod (diekstraksi dari hati ikan kod) dan ikan tuna (diekstraksi dari daging ikan tuna). Mana yang lebih baik untuk anak?

Minyak ikan tuna memiliki rasio DHA:EPA 4:1 yang menurut Functional Neurological Center pada tahun 2022 bagus untuk perkembangan dan pertumbuhan otak anak.

Kandungan nutrisi minyak ikan tuna cenderung lebih banyak daripada minyak ikan kod. Namun, keduanya memiliki manfaat yang sama baiknya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Ini perbandingan nutrisi dalam 100 gram ikan kod dan ikan tuna sebagai gambaran:

Nutrisi

Ikan Kod

Ikan Tuna

Omega-3

3 mg

5 mg

DHA

2 mg

4 mg

EPA

1 mg

1 mg

Vitamin A

401 IU

2520 IU

Vitamin D

0,9 mcg

3,2 mcg

Vitamin E

0,64 mg

1 mg

Zat Besi

0,38 mg

1,02 mg

Zinc

0,1 mg

5,7 mg

Aturan Minum Minyak Ikan untuk Anak

Kebutuhan omega 3 pada bayi hingga anak usia 1 tahun adalah sekitar 500 mg, dan jumlah ini perlahan meningkat hingga ia berusia 14 tahun.

Berikut ini dosis minyak ikan untuk anak:

  • Anak-anak usia 1-3 tahun: 700 mg
  • Anak-anak usia 4-8 tahun: 900 mg
  • Anak perempuan usia 9-13 tahun: 1000 mg
  • Anak perempuan usia 14 tahun ke atas: 1100 mg
  • Anak laki-laki usia 9-13 tahun: 1200 mg 
  • Anak laki-laki usia 14 tahun ke atas: 1600 mg

Demi mendapatkan manfaat minyak ikan untuk anak yang optimal, pastikan Bunda memilih produk berdasarkan usia anak agar kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhannya.

Bunda bisa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi

SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi

Image Banner SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi