Facebook Pixel Code 12 Makanan Penambah Nafsu Makan Anak yang Ampuh

12 Makanan Penambah Nafsu Makan Anak yang Ampuh

Foto Reviewer dr. Marlisye Marpaung, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: dr. Marlisye Marpaung, M.Ked(Ped), Sp.A(K)

Diterbitkan: 21 Juni 2024

Diperbarui: 11 September 2025

1 Tahun
Nutrisi
Cover Image of 12 Makanan Penambah Nafsu Makan Anak yang Ampuh

 

Menyajikan makanan penambah nafsu makan anak bisa jadi solusi tepat ketika si Kecil sedang melancarkan aksi gerakan tutup mulut atau GTM-nya. Cari tahu rekomendasi makanan agar anak lahap makan!

Penyebab Nafsu Makan Anak Menurun

Sebelum mencari penambah nafsu makan anak, penting untuk Bunda mengenali dulu penyebab anak susah makan. 

Ada beberapa faktor yang bisa membuat nafsu makan anak menurun, seperti:

  • Faktor fisik: mengalami sariawan, sakit gigi, demam, hingga anemia defisiensi zat besi.
  • Faktor psikologis: stres, suasana makan tidak nyaman, bosan dengan menu yang itu-itu saja, tidak suka dengan menu yang disajikan.
  • Faktor lingkungan: jam makan tidak teratur serta merasa masih kenyang karena terlalu banyak camilan atau minuman manis sebelum makan.

Rekomendasi Makanan Penambah Nafsu Makan Anak

Kunci utama agar anak mau makan lahap adalah memberikan makanan yang bisa memicu nafsu makannya. Beberapa pilihan makanan agar anak lahap makan, di antaranya:

1. Ikan

Ikan seperti kembung, salmon, tuna, sarden, teri, nila dan lele bantu menambah nafsu makan karena mengandung omega-3.

Selain itu, masih banyak manfaat lain dari konsumsi ikan kaya omega 3 seperti bantu optimalkan perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan si Kecil. 

2. Kacang-Kacangan

Selain seafood, kacang-kacangan seperti mete, almond, dan kacang tanah juga tinggi akan mineral zinc yang bagus untuk menambah nafsu makan anak.

Perlu selalu diingat juga, Bun, anak 1 tahun sebaiknya jangan dulu diberikan kacang bulat-bulat sebagai camilan karena berisiko membuat tersedak. 

Olah dulu kacang-kacangannya menjadi selai atau digerus halus sebagai taburan topping.

3. Daging Sapi

Masalah tidak nafsu makan sering kali disepelekan atas alasan bosan dengan menu makan yang itu-itu saja.

Namun, tidak nafsu makan bisa jadi perwujudan gejala anemia defisiensi zat besi yang tidak terdeteksi. 

Untuk mengatasinya, berikanlah menu makanan tinggi zat besi seperti daging sapi. Barengi dengan makanan kaya vitamin C agar penyerapan zat besi semakin optimal. 

4. Minyak Ikan

Hasil penelitian menunjukkan, konsumsi makanan sehari-hari pada umumnya belum dapat memenuhi kebutuhan omega-3 anak

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan itu sekaligus memancing nafsu makan anak adalah dengan pemberian minyak ikan.

Omega-3 dalam minyak ikan bisa merangsang nafsu makan pada anak dan mengurangi kembung yang bisa membuat anak tidak selera makan.

Baca Juga: Berbagai Kebaikan dan Manfaat Minyak Ikan untuk Anak

5. Seafood

Menurut hasil penelitian yang diterbitkan oleh National Library of Medicine menunjukkan, anak yang kekurangan zinc memiliki selera makan yang lebih rendah. 

Untuk memenuhi asupan zinc si Kecil, Bunda bisa memberikan berbagai jenis seafood alias makanan laut. Contohnya adalah kerang-kerangan, kepiting, sarden, dan salmon. 

6. Temulawak

Temulawak mengandung zat kurkumin dan minyak atsiri, yang terbukti mampu mendukung kinerja pankreas dan empedu untuk membuat proses pencernaan berjalan lebih baik. 

Proses pencernaan yang baik akan bantu memicu keinginan anak untuk makan ketika waktu makan tiba.

Zat kurkumin juga dipercaya dapat mempercepat pengosongan lambung sehingga memicu perasaan lapar dan meningkatkan nafsu makan pada anak yang susah makan.

Namun, sebaiknya tetap konsultasikan dulu ke dokter jika ingin memberikan jamu temulawak untuk anak, ya, agar Bunda tahu pasti berapa dosisnya.

7. Madu

Madu merupakan penambah nafsu makan anak yang manjur karena kaya gula alami bernama glukosa dan fruktosa. Namun, madu harus diberikan setelah si Kecil berusia 1 tahun ya, Bun. 

Kedua zat gizi tersebut dapat bantu meningkatkan kemampuan sistem pencernaan si Kecil dalam menyerap makanan. 

Ketika penyerapan makanan berlangsung optimal, selera makan anak akan menjadi lebih baik. Dengan demikian ia akan lebih lahap makan. 

8. Kunyit

Sama seperti temulawak, kunyit juga mengandung zat kurkumin yang dapat membantu proses pencernaan berjalan optimal. 

Kunyit juga efektif mengurangi rasa mual, perut kembung, dan peradangan dalam usus. Oleh karena itu, kunyit dapat bantu meningkatkan nafsu makan si Kecil.

Bunda bisa berikan kunyit dalam bentuk jamu kunyit asam, atau dicampur pada bahan makanan yang lain seperti nasi kuning untuk menambah nafsu makan anak.

9. Jahe

Terkadang anak kehilangan nafsu makan karena perutnya merasa tidak nyaman. Mungkin ia merasa mual atau kembung. 

Sejumlah penelitian menunjukkan jahe bisa jadi herbal penambah nafsu makan karena efektif untuk mengurangi rasa tidak nyaman di perut. 

Untuk menjadikan jahe sebagai penambah nafsu makan anak 1 tahun, Bunda dapat memberikannya dalam bentuk teh. Seduh jahe, lalu tambah dengan satu sendok teh madu. 

Baca Juga: Anak 1 Tahun Susah Makan? Ini 10 Cara Mengatasinya!

10. Gandum Utuh

Ketika jumlah vitamin B1 di dalam tubuh anak kurang, otaknya dapat terganggu dalam mengenali rasa lapar dan kenyang. 

Hal ini membuat si Kecil cenderung merasa perutnya sudah penuh, padahal sebetulnya ia masih kekurangan asupan makanan.

Untuk bantu memenuhi kebutuhan nutrisi ini, Bunda bisa memberikan makanan yang terbuat dari gandum utuh. Contohnya roti gandum, sereal, pasta, oatmeal, atau beras merah. 

11. Telur

Telur adalah salah satu super food berkat kandungan nutrisi di dalamnya, seperti vitamin B kompleks, vitamin D, kolin, zat besi, zinc, protein, dan masih banyak lagi yang sangat penting untuk perkembangan otak anak. 

Kabar baiknya, kandungan vitamin B12 serta zat besi yang cukup tinggi di dalam telur dapat membantu mencegah maupun mengatasi anemia pada anak. Sebab, anemia bisa membuat anak mengalami penurunan nafsu makan. 

Nah, telur, yang dapat diolah menjadi berbagai menu menarik, dapat bantu mengatasi anemia sekaligus mengoptimalkan kembali nafsu makan si Kecil. 

12. Keju dan Olahan Susu

Salah satu alasan nafsu makan anak menurun bisa jadi karena kekurangan mineral zinc. 

Bunda bisa bantu penuhi dan optimalkan kebutuhan zinc anak melalui makanan harian, seperti keju, yogurt, dan olahan susu lainnya. 

Selain itu, sumber makanan ini juga bisa bantu menjaga kesehatan gigi dan tulang si Kecil karena kandungan nutrisi di dalamnya, Bun.

Itulah sejumlah makanan alami yang dapat menjadi penambah nafsu makan anak. Selain dari makanan, Bunda juga bisa memberikan susu untuk anak susah makan agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi.

Tips Mengoptimalkan Nafsu Makan Anak

Menghadapi anak GTM dan susah makan tentu membuat Bunda bingung dan khawatir. Agar si Kecil lebih tertarik makan, berikut tips mengatasi anak GTM dan cara tingkatkan nafsu makannya:

  • Membuat jadwal makan.
  • Mengatur porsi untuk sekali makan. 
  • Menghindari pemberian camilan berdekatan dengan jam makan utama agar anak tidak kekenyangan.
  • Membuat menu dan tampilan makanan yang bervariasi supaya anak lebih semangat dan tertarik makan. 
  • Biarkan anak memilih peralatan makannya sendiri. 
  • Buat suasana makan yang menyenangkan, bila memungkinkan makan bersama anggota keluarga lainnya.
  • Menyajikan makanan yang mengandung kombinasi berbagai vitamin dan mineral pendukung, seperti zinc, vitamin B, omega-3, dan lainnya.

Baca Juga: 6 Resep Makanan Anak 1 Tahun Susah Makan, Dijamin Lahap!

Kapan Perlu Penambah Nafsu Makan dari Suplemen atau Vitamin?

Anak yang sehat sebenarnya tidak membutuhkan suplemen atau vitamin khusus untuk nafsu makan. Sebab, kebutuhan nutrisi anak sudah bisa terpenuhi dari asupan makanan sehari-hari.

Hanya saja, terkadang ada kondisi tertentu yang membuat si Kecil butuh bantuan dari suplemen atau vitamin penambah nafsu makan anak, seperti:

  • Atas rekomendasi dokter setelah dilakukan pemeriksaan.
  • Ada indikasi medis yang menyatakan anak kekurangan gizi atau berat badannya tidak naik sesuai grafik pertumbuhan.
  • Anak memiliki kondisi medis tertentu seperti anemia defisiensi zat besi, kekurangan zinc, atau gangguan penyerapan nutrisi.
  • Anak sedang dalam masa pemulihan setelah sakit panjang, sehingga butuh tambahan nutrisi.

Pada intinya, penting untuk tetap mengutamakan variasi sumber makanan sebagai penambah nafsu makan anak yang alami. Jika nafsu makannya meningkat, kebutuhan gizi si Kecil pun dapat tercukupi. 

Namun, apabila kondisi susah makan si Kecil sudah berkepanjangan dan mengkhawatirkan, jangan ragu langsung konsultasi ke dokter ya, Bun!

Bunda juga bisa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi

SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi

Image Banner SGM Eksplor Lebih Banyak Nutrisi