Facebook Pixel Code Kebutuhan Zat Besi Anak 1-5 Tahun dan Cara Memenuhinya

Kebutuhan Zat Besi Anak 1-5 Tahun dan Cara Memenuhinya

Foto Reviewer dr. Yuli Ariani, Sp.A(K)

Disusun oleh: Tim Penulis

Ditinjau oleh: dr. Yuli Ariani, Sp.A(K)

Diterbitkan: 23 Maret 2021

Diperbarui: 13 Juni 2025

3 Tahun
Nutrisi
Cover Image of Kebutuhan Zat Besi Anak 1-5 Tahun dan Cara Memenuhinya

Kebutuhan zat besi anak perlu tercukupi dengan baik agar tumbuh kembangnya optimal. Ayo cari tahu berapa minimal kebutuhan zat besi (iron) anak 1-5 tahun per hari dan cara memenuhinya!

Berapa Kebutuhan Zat Besi Anak per Hari? 

Berikut pedoman kebutuhan zat besi anak per hari berdasarkan pedoman AKG Kemenkes RI:

  • Anak 1-3 tahun: 7 mg
  • Anak 4-5 tahun: 10 mg

Dalam 2 tahun pertama, anak membutuhkan zat besi yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang otak, daya tahan tubuh, dan kemampuan belajar. 

Zat besi penting untuk pembentukan mielin dan neurotransmitter yang mendukung fungsi kognitif. Kekurangan zat besi dapat mengganggu konsentrasi, memori, dan perkembangan otak anak yang berdampak jangka panjang.

Jadi, segera cek kecukupan asupan zat besi harian si Kecil lewat Kalkulator Zat Besi! Cukup isi 7 pertanyaan singkat, Bunda bisa langsung tahu seberapa besar risiko si Kecil kekurangan zat besi.

Baca Juga: Peran Penting Zat Besi untuk Optimalkan Perkembangan Otak Anak

Apa Akibat Kekurangan Zat Besi pada Anak?

Kebutuhan zat besi anak yang tak terpenuhi menimbulkan berbagai masalah serius, apa saja?

1. Gangguan Kognitif

Kekurangan zat besi bisa mengganggu fungsi kognitif anak, termasuk daya ingat (memori), fokus, dan kemampuan mempelajari informasi baru.

Penelitian melaporkan, anak dengan defisiensi zat besi memiliki skor IQ 6–7 poin lebih rendah dibanding anak dengan zat besi cukup, bahkan setelah mendapat suplementasi.

2. Lambat Berpikir

Defisiensi zat besi juga menghambat kemampuan otak untuk menyimpan dan mengolah informasi dalam waktu singkat. Fungsi ini penting untuk konsentrasi, belajar, dan pengambilan keputusan sehari-hari.

Anak yang kekurangan zat besi saat masih bayi cenderung jadi lebih lambat tanggap, mudah lupa, dan kurang fokus saat sudah besar.

Sebaliknya, anak yang cukup zat besi sejak kecil bisa lebih cepat memproses informasi dan berpeluang punya kecerdasan lebih baik.

3. Keterlambatan Tumbuh Kembang

Anak yang kekurangan zat besi berisiko mengalami keterlambatan komunikasi dan motorik halus atau kemampuan mengoordinasikan jari dan pergelangan tangan.

Zat besi berperan penting dalam perkembangan saraf yang penting untuk fungsi motorik si Kecil.

Mineral ini juga penting untuk menjaga fungsi hipokampus atau bagian otak yang mengatur memori, pembelajaran, dan fungsi kognitif.

Baca Juga: Hati-Hati, Defisiensi Zat Besi bisa Ganggu Kemampuan Belajar Anak!

Cara Memenuhi Kebutuhan Zat Besi Anak

Kekurangan zat besi dapat berkembang menjadi anemia pada anak jika tidak ditangani dengan baik. Bantu cukupi zat besi anak lewat langkah-langkah berikut:

1. Berikan Makanan Kaya Zat Besi

Memenuhi asupan zat besi anak paling baik dari makanan sumber protein hewani seperti daging sapi, daging kambing, hati sapi, hati ayam, ikan tuna dan kerang. 

Zat besi dari protein hewani lebih cepat diserap dan lebih mudah digunakan tubuh. Namun, penting juga lengkapi zat besi anak dari sumber protein nabati seperti tahu, bayam, brokoli, dan ubi jalar.

Berikan makanan tinggi zat besi hewani 2 kali sehari yang dikombinasikan dengan sumber nabatinya.

Baca Juga: 8 Cara Menambah Zat Besi pada Anak yang Tepat

2. Tambah Sumber Makanan Vitamin C

Untuk memastikan kebutuhan zat besi anak terpenuhi sekaligus mencegah gejala anemia, kombinasikan makanan sumber zat besi dengan makanan tinggi vitamin C, seperti jeruk, stroberi, brokoli, dan paprika.

Vitamin C dapat bantu maksimalkan penyerapan zat besi hingga 2x lipat sehingga lebih mudah digunakan tubuh, terutama zat besi non-heme yang berasal dari buah dan sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

3. Olah Makanan dengan Tepat

Untuk menjaga kandungan zat besi tetap optimal, Bunda perlu memperhatikan cara mengolah makanan dengan benar.

Proses menggoreng, merebus, atau memanggang bisa mengurangi kandungan zat besi, sementara metode seperti mengukus atau microwave lebih aman untuk menjaga nutrisi.

Jika ingin menggoreng atau merebus, gunakan api kecil hingga sedang dan hindari memasak terlalu lama.

4. Berikan Susu Fortifikasi Zat Besi

Asupan zat besi anak juga bisa Bunda lengkapi setiap hari dengan memberikan susu tinggi zat besi, terutama yang mengandung lebih banyak nutrisi dengan zat besi 3x​ lipat, DHA 100%, minyak ikan tuna​, dan double protein​. Dukung si Kecil lebih cepat tanggap dan tumbuh lebih tinggi​.

Batasi konsumsi susu anak usia 1-5 tahun cukup 2 gelas per hari (masing-masing 200-250 ml) agar tidak berlebihan.

5. Hindari Kebiasaan Minum Teh atau Susu Saat Makan

Lewat konsumsi susu terfortifikasi zat besi, Bunda dapat menambah asupan zat besi anak yang mungkin kurang dari makanan. Namun, penting untuk memperhatikan waktu pemberiannya.

Hindari memberi minum susu saat anak makan makanan tinggi zat besi, karena kalsium bisa menghambat penyerapannya. Beri jeda 2-3 jam sebelum atau sesudah makan jika anak ingin minum susu.

Selain itu, hindari memberi teh saat makan karena zat tanin dalam teh dapat mengganggu penyerapan zat besi. Berikan air putih saja jika si Kecil haus di tengah waktu makan.

6. Berikan Suplemen Zat Besi

Untuk mengoptimalkan kebutuhan zat besi anak, Bunda bisa memberinya suplemen zat besi.

Pada anak usia 2-5 tahun, dosis suplemen zat besi yang direkomendasikan adalah 1 mg/kg berat badan/hari untuk 2x/minggu selama 3 bulan.

Namun, sebaiknya tetap konsultasi dulu ke dokter terkait dosis dan aturan minumnya sebelum memberikan suplemen zat besi untuk anak karena mungkin tidak semua anak membutuhkannya. 

Suplemen zat besi biasanya direkomendasikan pada anak yang kekurangan zat besi hingga menyebabkan anemia. Penggunaan suplemen dapat bantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah dengan cepat. 

Yuk, dapatkan beragam artikel terbaru tentang pentingnya zat besi untuk anak dan cara mencegah anemia defisiensi zat besi pada anak dengan daftar gratis di Klub Generasi Maju. Daftar sekarang, Bun!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi

SGM 3+

Image Banner SGM 3+