Menurut IDAI, hampir 50% anak usia 1-5 tahun di Indonesia mengalami anemia defisiensi besi. Maka itu, si Kecil perlu minum susu yang mengandung zat besi tinggi untuk melengkapi asupan hariannya.
Kenapa Zat Besi Penting untuk Anak?
Zat besi berperan besar membantu pembentukan sel darah merah, mendukung fungsi otak, mendukung daya ingat dan proses pembelajaran, serta menjaga daya tahan tubuh anak.
Asupan zat besi yang cukup membuat anak lebih aktif, fokus belajar, serta tidak mudah lelah. Sebaliknya, kekurangan zat besi bisa mengganggu energi, imunitas, dan perkembangan otaknya.
Jika asupan zat besi kurang, anak berisiko mengalami anemia. Orang tua perlu peka karena gejala anemia defisiensi besi pada anak sering tidak disadari, yaitu wajah dan kuku pucat, mudah sakit, dan penurunan nafsu nafsu makan.
Yuk, langsung cek kebutuhan zat besi anak sudah cukup atau belum secara gratis di Kalkulator Zat Besi! Hanya dengan menjawab 7 pertanyaan singkat, Bunda bisa langsung tahu seberapa besar risiko si Kecil kekurangan zat besi.
Cara Memilih Susu yang Mengandung Zat Besi Tinggi untuk Anak
Untuk mencukupi zat besi anak, Bunda bisa memberikan makanan tinggi zat besi yang disertai susu fortifikasi setiap hari. Namun, tidak semua susu dengan zat besi tinggi memiliki kualitas yang sama.
Berikut cara memilih susu yang mengandung zat besi tinggi terbaik untuk anak:
1. Cek Kandungan Zat Besinya
Baca label komposisi yang ada pada kemasan susu. Pilihlah produk susu yang kandungan zat besinya paling sesuai dengan kebutuhan si Kecil.
Sebagai acuan, anak usia 1-3 tahun membutuhkan asupan zat besi sebesar 7 mg, sedangkan anak usia 4-5 tahun membutuhkan sekitar 10 mg.
Susu SGM Eksplor 1+ memiliki kandungan zat besi yang bisa mencukupi 25% kebutuhan harian si Kecil di usia 1-3 tahun.
2. Pastikan Diperkaya Vitamin C
Susu tinggi zat besi untuk anak haruslah diperkaya vitamin C untuk membantu memaksimalkan penyerapan zat besi dan nutrisi penting lainnya hingga 2x kali lipat.
SGM Eksplor adalah satu-satunya susu pertumbuhan anak yang diperkaya formula IronC™, yaitu kombinasi antara zat besi dan vitamin C dengan rasio 1:4 untuk mendukung penyerapan zat besi lebih optimal.
3. Pastikan Kandungan DHA 100% Berkualitas
Anak usia prasekolah membutuhkan asupan omega 3, omega 6, dan DHA untuk bantu maksimalkan perkembangan kognitifnya.
Semua nutrisi ini dapat Bunda temukan di SGM Eksplor 1+ yang tidak hanya dilengkapi omega 3 & omega 6, tapi juga DHA yang 100% berkualitas dari minyak ikan tuna.
Minyak ikan tuna telah terbukti memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dari minyak ikan lainnya.

Baca Juga: 9 Manfaat Susu yang Mengandung Minyak Ikan untuk Anak
4. Pilih yang Diperkaya Nutrisi Penting
Dalam masa emas tumbuh kembangnya, anak tidak hanya membutuhkan zat besi, tapi juga protein, kalsium, vitamin D, serat pangan sehat, dan zinc.
Seluruh nutrisi tersebut bisa didapatkan dari susu pertumbuhan yang sudah terfortifikasi 14 vitamin dan 9 mineral penting.
Manfaat Susu Tinggi Zat Besi untuk Anak
Zat besi berperan penting dalam perkembangan otak dan membantu meningkatkan prestasi belajar anak di sekolah. Manfaat minum susu terfortifikasi zat besi adalah:
1. Meningkatkan Kemampuan Belajar
Zat besi merupakan zat gizi mikro yang berperan penting dalam banyak proses perkembangan otak, terutama dalam aspek kognitif.
Kognitif mengacu pada cara berpikir anak yang berkaitan dengan mengolah dan memahami informasi, mengingat, mengambil keputusan, dan menyelesaikan masalah.
Studi menunjukkan, rutin minum susu tinggi zat besi dapat membantu anak lebih fokus dan berpikir tajam. Anak juga mampu memproses informasi lebih cepat dibanding yang minum susu non-fortifikasi.
2. Meminimalisir Risiko Anemia Defisiensi Besi
Kekurangan zat besi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah penyebab anemia defisiensi besi pada anak yang paling umum.
Nah, susu fortifikasi adalah metode yang efektif untuk mengantarkan mikronutrien penting seperti zat besi dan zinc pada anak-anak.
Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi susu yang mengandung zat besi tinggi untuk anak sebanyak tiga kali sehari dalam periode 1 tahun membantu meningkatkan kadar simpanan zat besi dalam tubuh.
Studi yang sama juga menyimpulkan, anak-anak yang rutin mengonsumsi susu tinggi zat besi memiliki risiko 88% lebih rendah terhadap anemia, dibanding yang hanya minum susu biasa.
Baca Juga: 7 Manfaat Zat Besi untuk Anak dan Cara Penuhi Asupannya
3. Menguatkan Daya Tahan Tubuh
Pemberian susu fortifikasi dapat menjadi salah satu alternatif untuk Bunda bantu mencukupi kebutuhan si Kecil, karena susu mudah dikonsumsi anak.
Menurut penelitian oleh University of Florida, asupan zat besi bantu mengoptimalkan kinerja sel imun langka yang hanya terdapat di dalam usus untuk melindungi anak dari infeksi kuman penyakit.
Sebuah studi dari Indonesia juga menunjukkan, pemberian susu fortifikasi zat besi bantu meningkatkan kebugaran fisik anak sehingga bisa menghabiskan waktu lebih panjang untuk beraktivitas fisik.
4. Bantu Optimalkan Pertumbuhan Fisik
Sebuah studi menunjukkan bahwa anemia defisiensi besi selama enam tahun pertama kehidupan berdampak negatif pada tinggi dan berat badan anak.
Namun, efek ini dapat diatasi dengan mencukupi asupan zat besi dari makanan dan susu tinggi zat besi untuk anak.
Konsumsi zat besi tambahan dari makanan yang terfortifikasi terbukti meningkatkan pertumbuhan tinggi dan berat badan anak usia prasekolah yang memiliki anemia defisiensi zat besi.
5. Anak Tidur Lebih Nyenyak
Anak usia prasekolah yang kekurangan zat besi cenderung lebih sulit tidur nyenyak setiap malam.
Masalah kurang tidur yang terjadi sejak dini dan dibiarkan dalam jangka panjang dapat berdampak buruk pada pertumbuhan fisik anak.
Sebab, hormon pertumbuhan hanya akan diproduksi secara optimal ketika si Kecil tidur nyenyak di malam hari.
6. Menjaga Suasana Hati Anak
Minum susu yang mengandung zat besi tinggi bisa bantu jaga suasana hati anak, karena nutrisi satu ini memengaruhi metabolisme enzim bernama monoamina di dalam otak.
Ketika metabolisme monoamina stabil, si Kecil menjadi lebih energik, ceria, dan bersemangat tinggi untuk bermain sambil belajar.
Baca Juga: 10 Manfaat Minum Susu Sebelum Tidur untuk Anak
Cara Memaksimalkan Penyerapan Zat Besi dari Susu
Ada beberapa cara untuk bisa mengoptimalkan penyerapan zat besi dari susu formula yang mengandung zat besi tinggi.
1. Konsumsi Bersamaan dengan Makanan Tinggi Vitamin C
Agar tubuh lebih optimal menyerap zat besi dari susu, kombinasikan dengan makanan kaya vitamin C dalam menu makan sehari-hari anak, seperti jeruk, stroberi, melon, atau sayuran hijau gelap.
Vitamin C berfungsi mengikat zat besi non-heme dan mengubahnya menjadi bentuk yang lebih mudah diserap tubuh.
2. Berikan Jarak Saat Minum Teh
Agar manfaat susu tinggi zat besi tidak terganggu, penting untuk memperhatikan waktu konsumsi teh. Ini termasuk teh hitam, teh herbal, kopi, dan cokelat
Teh mengandung polifenol sedangkan kopi dan cokelat mengandung kafein yang bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan.
Bunda disarankan memberi jeda beberapa jam antara waktu minum susu atau makan makanan kaya zat besi dengan minum teh.
3. Jangan Berikan Susu Bersamaan dengan Makanan Penghambat Zat Besi
Beberapa makanan seperti sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, buah apel, buah anggur, buah beri, sayur bayam, dan sayur kale mengandung zat aktif yang dapat menghambat penyerapan zat besi susu.
Jadi, idealnya beri jeda 2 jam sebelum atau setelah minum susu jika anak mau makan makanan di atas agar penyerapan zat besi dari susu bisa tetap optimal.
Baca Juga: 10 Akibat Kekurangan Zat Besi pada Anak
Ingat, Bun, susu yang mengandung zat besi tinggi merupakan pelengkap kebutuhan harian si Kecil. Untuk tumbuh kembang optimal, utamakan makanan bergizi seimbang dan stimulasi yang tepat.
Bunda juga bisa daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!