Facebook Pixel Code Daftar Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Trimester 1–3

Daftar Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Trimester 1–3

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 24 Juli 2020

Diperbarui: 24 November 2025

Trimester 1
Nutrisi
Cover Image of Daftar Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Trimester 1–3

 

Makanan yang dilarang untuk ibu hamil meliputi makanan mentah, ikan tinggi merkuri, kafein berlebih, serta makanan ultra-proses dan terlalu asin. Menghindarinya membantu mencegah infeksi, gangguan tumbuh kembang janin, dan tekanan darah tinggi.

Mengapa Ibu Hamil Perlu Menghindari Makanan Tertentu?

Makanan dapat menjadi salah satu perantara kuman penyebab penyakit, terutama jika tidak disimpan dan diolah dengan benar.

Apalagi sistem imun Bunda selama hamil cenderung melemah sehingga lebih rentan terinfeksi bakteri, parasit atau virus dari makanan. 

Beberapa makanan juga mengandung zat tertentu yang yang dapat mengganggu kesehatan tubuh serta perkembangan janin. Contohnya merkuri atau kandungan vitamin A yang terlalu tinggi.

Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Trimester 1

Trimester 1 adalah fase kehamilan paling krusial dan sensitif karena di masa inilah awal mula pembentukan organ vital janin sedang berlangsung. Janin juga masih sangat sensitif terhadap zat berbahaya. 

Berikut makanan yang berbahaya untuk Bunda dan bayi dalam kandungan selama trimester 1:

1. Makanan Mentah atau Setengah Matang

Daging, telur dan seafood mentah atau setengah matang seperti steak rare-medium rare, sushi, dan sashimi adalah makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester 1.

Makanan setengah matang masih mungkin membawa bakteri Salmonella dan parasit Toxoplasma gondii hidup yang bisa memicu infeksi penyebab cacat janin hingga keguguran.

Jadi, pastikan mengolah semua jenis makanan hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi ya, Bun.

2. Susu dan Olahannya yang Tidak Dipasteurisasi

Susu dan produk olahannya yang tidak dipasteurisasi berisiko tinggi terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes.

Jika dikonsumsi, bakteri ini dapat tersalurkan ke janin. Infeksi listeria saat hamil dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, hingga sepsis dan meningitis pada janin.

Ini bukan berarti Bunda tidak boleh minum susu atau makan produk olahannya seperti eskrim, yogurt, atau keju. Pilihlah produk susu yang sudah dipasteurisasi. Bunda juga bisa minum susu hamil yang lebih lengkap nutrisinya dan sudah terjamin keamanannya.

SGM Bunda High-Iron adalah susu untuk ibu hamil dan menyusui yang tinggi zat besi & asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan tuna, sekaligus sumber protein. Dukung ​nutrisi lengkap mengoptimalkan pertumbuhan & perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.

3. Hati Ayam dan Sapi

Hati ayam dan hati sapi termasuk contoh makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester 1 karena kadar vitamin A di dalamnya sangat tinggi.

Jika dikonsumsi berlebihan, vitamin A dapat menumpuk di dalam tubuh dan berpotensi membahayakan janin. Overdosis vitamin A saat hamil bisa mengakibatkan cacat bawaan pada janin. 

Selain hati, batasi konsumsi suplemen vitamin A tanpa anjuran dokter.

Baca Juga: 7 Kebutuhan Gizi Ibu Hamil per Trimester dan Sumbernya

Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Trimester 2

Di trimester 2, organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan otak janin terus berkembang. Maka, konsumsilah makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan janin.

Berikut makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester kedua:

1. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

Melansir laman NHS (2023), ikan bermerkuri tinggi seperti hiu, mackerel, tuna sirip biru, dan swordfish adalah pantangan makanan untuk ibu hamil.

Pasalnya, ikan jenis ini berisiko memicu gangguan otak dan saraf pada janin akibat kandungan merkuri di dalamnya.

Sebagai alternatif, makanlah ikan kembung, salmon segar, lele, atau ikan patin yang bergizi tinggi dan bebas merkuri.

2. Makanan dan Minuman Berkafein Tinggi

Batas aman konsumsi kafein setiap hari saat hamil adalah ≤200 mg/hari, yaitu setara 1 cangkir kopi kecil. Batas aman tersebut sudah termasuk kafein dalam teh, cokelat, dan soda.

Lebih dari itu, ada banyak risiko kesehatan yang mengintai, seperti detak jantung janin yang tidak stabil, risiko keguguran, dan berat bayi lahir rendah.

Konsumsi kafein berlebihan juga dapat meningkatkan risiko anemia saat hamil karena kafein mengikat zat besi yang dibutuhkan tubuh. 

Yuk, cek seberapa besar risiko Bunda kekurangan zat besi secara gratis hanya dengan menjawab 7 pertanyaan singkat di Kalkulator Zat Besi. Bunda juga bisa tahu apakah kebutuhan zat besi selama kehamilan sudah tercukupi atau belum.

3. Makanan Manis dan Ultra-Proses

Makanan manis dan ultra proses cenderung rendah gizi, tinggi kalori, gula, dan lemak tambahan dan menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Kombinasi ini semua bisa memicu kenaikan gula darah dan tekanan darah yang menjadi penyebab preeklampsia. 

Preeklampsia adalah salah satu komplikasi kehamilan yang bisa membahayakan Bunda dan janin di kandungan.

Untuk itu, ganti asupan harian Bunda dengan makan camilan sehat seperti buah segar, kurma, atau kacang rebus.

Baca Juga: 10 Daftar Makanan Ibu Hamil Muda agar Anak Cerdas

Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Trimester 3

Di trimester akhir, Bunda perlu waspada terhadap makanan yang bisa memicu kontraksi dini serta gangguan pencernaan.

Berikut makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester 3:

1. Makanan Asin dan Bersodium Tinggi

Makanan instan, keripik, hingga saus botolan memang menggugah selera. Namun, ini menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil terutama di trimester akhir.

Makanan asin bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi yang memicu preeklampsia. Selain itu, terlalu banyak garam di dalam tubuh juga membuat penumpukan cairan

Tak heran, banyak ibu hamil mengalami pembengkakan di kaki atau tangan saat hamil yang bisa membuat Bunda tidak nyaman.

2. Minuman Berkarbonasi dan Bersoda

Kandungan gula yang tinggi dan minuman karbonasi bisa memicu masalah pencernaan seperti kembung dan asam lambung naik. Hal ini akan membuat kehamilan menjadi tidak nyaman.

Oleh karena itu, sebaiknya perbanyak minum air putih untuk menjaga fungsi organ tetap normal dan mencegah dehidrasi.

3. Makanan Pedas Berlebihan

Terakhir, makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester 3 ialah makan pedas secara berlebihan. Makan pedas berlebihan bisa memicu gangguan pencernaan seperti asam lambung atau nyeri perut.

Untuk itu, makan sewajarnya ya, Bun. Jangan lupa imbangi dengan air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.

Lengkapi kebutuhan harian dengan SGM Bunda High-Iron. SGM Bunda High-Iron adalah susu untuk ibu hamil dan menyusui yang tinggi zat besi & asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan tuna, sekaligus sumber protein. Dukung ​nutrisi lengkap mengoptimalkan pertumbuhan & perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.

SGM Bunda

Susu untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Tinggi Zat Besi dan Asam Folat
Dengan Rasa yang Lezat 

Cari Tahu di Sini!

Daftar Pantangan Makanan untuk Ibu Hamil Secara Umum

Untuk memudahkan, berikut makanan yang dilarang untuk ibu hamil beserta alternatifnya yang lebih aman.

Jenis Makanan

Alasan Dihindari

Alternatif Aman

Sushi mentah

Risiko terinfeksi bakteri Salmonella

Sushi vegetarian/sushi matang sempurna

Hati sapi

Vitamin A berlebih

Daging ayam matang

Susu mentah

Bakteri Listeria

Susu UHT

Kafein berlebih

Risiko keguguran

Cokelat hangat tanpa kafein

Daging setengah matang

Infeksi toksoplasma

Daging matang sempurna

Alkohol

Cacat janin, Fetal Alcohol Syndrome

Jus buah alami

Baca Juga: 8 Vitamin yang Perlu Dikonsumsi Ibu Hamil untuk Kecerdasan Otak Bayi

Tips Aman Mengatur Pola Makan Saat Hamil

Selain menghindari makanan yang dilarang untuk ibu hamil, sebaiknya Bunda menjaga kebersihan dan asupan makanan lebih ekstra dari biasanya. Berikut tips yang bisa dijadikan panduan:

  • Cucilah tangan sebelum, saat, dan setelah menyiapkan bahan masakan.
  • Gunakan pisau serta talenan berbeda untuk makanan matang dan mentah.
  • Simpan bahan makanan di suhu aman, yaitu <5°C untuk daging mentah
  • Pilihlah sumber protein hewani yang matang sempurna.
  • Bersihkan sayuran dan buah sebelum dikonsumsi hingga benar-benar bersih.
  • Cukupi kebutuhan air putih setiap hari dari sumber yang terjamin kebersihannya.

Bunda juga bisa gunakan Kalkulator Kehamilan untuk tahu kebutuhan nutrisi sesuai usia kandungan. 

Semoga artikel ini bisa menjadi pengingat untuk selalu makan sehat dan aman selama hamil ya, Bun!

Daftar jadi member Klub Generasi Maju sekarang untuk dapatkan akses gratis ke ratusan artikel parenting yang terverifikasi ahli, fitur pendukung tumbuh kembang anak, hingga konsultasi 24 jam bersama para ahli. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM!

Informasi yang Wajib Bunda Ketahui

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya